Program Jejak Pelabuhan Merupakan Inisiatif IPC TPK Untuk Membuka Akses Pembelajaran Industri

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta -(teropongrakyat.co), 13 Mei 2026. Di balik aktivitas bongkar muat, pelabuhan merupakan simpul utama rantai pasok nasional sekaligus pusat konektivitas ekonomi yang membuka ruang besar bagi berbagai disiplin ilmu dan talenta masa depan. Berangkat dari semangat tersebut, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menerima kunjungan industri dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sebagai bagian dari Program Jejak Pelabuhan pada Jumat (8/5) lalu.

Program Jejak Pelabuhan merupakan inisiatif IPC TPK untuk membuka akses pembelajaran industri sekaligus menjembatani teori akademik dengan realita operasional di lapangan. Melalui program ini, mahasiswa diperkenalkan secara langsung pada ekosistem kepelabuhanan modern yang kini berkembang jauh melampaui aktivitas operasional konvensional.

Selama kunjungan, peserta berkesempatan melihat langsung alur kerja logistik modern dengan mengunjungi Integrated Planning & Control Room serta Terminal Operasi 3 di Pelabuhan Tanjung Priok. Tidak hanya menyaksikan proses bongkar muat peti kemas, mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai bagaimana pelabuhan menjadi simpul penting rantai pasok global, pusat pengambilan keputusan bisnis, hingga bagian dari transformasi digital dan sustainability dalam industri logistik nasional.

Baca Juga:  Dari Museum Maritim, Pelindo Regional 2 Kirim Sinyal Perubahan: Apa yang Baru di Pelabuhan Sunda Kelapa, Panjang, Bengkulu, dan Jambi

Pada kunjungan ini, mahasiswa turut menggali lebih dalam mengenai peran digitalisasi dalam operasional pelabuhan modern, mulai dari pemanfaatan sistem terintegrasi untuk mendukung efisiensi layanan hingga upaya mitigasi risiko terhadap potensi gangguan operasional. Selain itu, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai pengelolaan customer relation, struktur organisasi di lingkungan pelabuhan, serta pentingnya koordinasi lintas sektor dan fungsi dalam memastikan kelancaran proses bongkar muat sebagai bagian penting dari rantai pasok nasional.

Corporate Secretary IPC TPK, Daniel Setiawan, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membuka wawasan generasi muda terhadap industri kepelabuhanan dan logistik yang terus berkembang.

“Dunia kepelabuhanan hari ini bukan lagi industri yang eksklusif atau hanya dipahami kalangan tertentu. Industri ini sangat terbuka dan membutuhkan banyak perspektif keilmuan, mulai dari ekonomi, bisnis, teknologi, data, sustainability, hingga komunikasi. Karena itu, kami ingin membuka wawasan bahwa pelabuhan adalah industri masa depan yang relevan bagi generasi muda,” ujar Daniel.

Berbeda dengan kunjungan akademik pada umumnya, Program Jejak Pelabuhan dirancang untuk memberikan pengalaman industri yang lebih kontekstual dan strategis. Mahasiswa diajak memahami bagaimana efisiensi logistik memengaruhi biaya distribusi nasional, bagaimana arus perdagangan internasional bergerak melalui pelabuhan, hingga bagaimana terminal petikemas bertransformasi melalui digitalisasi dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Baca Juga:  Peringati Bulan K3 Nasional, PT API Laksanakan Medical Check Up (MCU) Untuk Seluruh Pekerja

Sebagai operator terminal petikemas di bawah naungan Pelindo Group, IPC TPK menilai bahwa pengenalan industri sejak dini menjadi penting untuk memperkecil kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Keterbukaan akses terhadap dunia kepelabuhanan juga diharapkan dapat mengubah perspektif generasi muda bahwa sektor ini merupakan bidang yang dinamis, modern, dan memiliki prospek besar di masa depan.

“Melalui Program Jejak Pelabuhan, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan realita industri. Mahasiswa tidak hanya melihat proses operasional, tetapi juga memahami bagaimana pelabuhan bekerja sebagai penghubung rantai pasok dan penggerak aktivitas ekonomi. Harapannya, mahasiswa dapat melihat langsung bahwa sektor ini terus berkembang dan membutuhkan banyak talenta dengan beragam latar belakang keilmuan,” tutup Daniel Setiawan.

Berita Terkait

Komitmen PT API: Jamin Mutu Terbaik Pembangunan Jalan Akses Terminal Kijing
IPC Terminal Petikemas: Keterampilan Jadi Jembatan Perempuan Disabilitas Kalbar Menuju Kemandirian
Kolaborasi Strategis Indonesia – Australia: Tingkatkan Standar Keselamatan Transportasi Nasional dan Regional
Dukung Hilirisasi, Pelindo Sinergi Bangun KIKT: Kawasan Industri Terintegrasi di Jalur Selat Malaka
Uji Kesiapan Lewat Simulasi: Kolaborasi Global Sempurnakan Penanganan Tumpahan Minyak RI
IPC TPK Jambi Perkuat Ekspor Kayu Manis, Komoditas Unggulan
Perkuat Fungsi Pengawasan, BOC & BOD PT API Tinjau Pembangunan Fly Over Teluk Lamongan
Pengerukan Pelabuhan Tanjung Perak Sesuai Prosedur,FSO BUMN Bersatu Meminta Hakim Objektif

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:32 WIB

Program Jejak Pelabuhan Merupakan Inisiatif IPC TPK Untuk Membuka Akses Pembelajaran Industri

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:16 WIB

Komitmen PT API: Jamin Mutu Terbaik Pembangunan Jalan Akses Terminal Kijing

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:03 WIB

IPC Terminal Petikemas: Keterampilan Jadi Jembatan Perempuan Disabilitas Kalbar Menuju Kemandirian

Senin, 11 Mei 2026 - 19:18 WIB

Kolaborasi Strategis Indonesia – Australia: Tingkatkan Standar Keselamatan Transportasi Nasional dan Regional

Senin, 11 Mei 2026 - 18:39 WIB

Dukung Hilirisasi, Pelindo Sinergi Bangun KIKT: Kawasan Industri Terintegrasi di Jalur Selat Malaka

Berita Terbaru