Jakarta -(teropongrakyat.co) IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) kembali memperkuat komitmen pemberdayaan masyarakat dengan memberikan pelatihan soft skill dan sertifikasi profesi kepada 25 pemuda di wilayah Cilincing–Kalibaru, Jakarta Utara. Program ini membekali peserta dengan kompetensi di bidang Content Creator, Digital Marketing, dan Web Developer yang tersertifikasi resmi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Program ini merupakan kelanjutan dari pelatihan sebelumnya yang telah diikuti oleh 30 peserta dari bidang desain grafis, digital marketing, dan content creator. Pada pelaksanaan terdahulu, mayoritas peserta berhasil menyelesaikan pelatihan dan memperoleh sertifikasi kompetensi.
Sejumlah peserta bahkan mengalami peningkatan pendapatan setelah memiliki keterampilan tambahan di bidang digital. Melihat hasil positif tersebut, IPC TPK memperluas jangkauan program agar semakin banyak pemuda usia produktif di kawasan pesisir Jakarta Utara mendapatkan akses peningkatan kompetensi.
Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, mengatakan bahwa pengembangan kapasitas generasi muda merupakan bagian dari strategi sosial perusahaan dalam menciptakan dampak jangka panjang di sekitar wilayah operasional.
“Kami ingin program TJSL ini memberikan manfaat berkelanjutan. Dengan sertifikasi resmi, para peserta memiliki bekal kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, sekaligus membuka peluang untuk bekerja maupun berwirausaha secara mandiri,” ujar Pramestie.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri oleh Lurah Kalibaru, Rektor Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Jakarta Utara, serta Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Cilincing sebagai bentuk dukungan kolaboratif dalam mendorong penguatan kapasitas generasi muda di sekitar kawasan pelabuhan.
Pelatihan dilaksanakan secara hybrid dengan pendekatan berbasis praktik. Selain pembekalan materi teknis, peserta juga mengerjakan proyek riil sebagai portofolio sebelum mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi resmi dari BNSP.
Skema ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki bukti kompetensi yang dapat meningkatkan daya saing di dunia kerja.
Dalam pelaksanaannya, IPC TPK menggandeng Pemuda Muhammadiyah Cabang Cilincing sebagai mitra organisasi masyarakat serta melibatkan mentor profesional dan lembaga sertifikasi kompetensi.
Kolaborasi antara perusahaan, organisasi masyarakat, dan institusi pendidikan menjadi pendekatan strategis dalam membangun ekosistem community development yang berkelanjutan.
Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Jakarta Utara, Rizki, mengapresiasi konsistensi program tersebut. “Sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan sektor swasta sangat penting dalam mendorong pengembangan kapabilitas generasi muda. Kami mengapresiasi dukungan Pelindo Group melalui IPC TPK yang menghadirkan program peningkatan keterampilan bagi masyarakat sekitar pelabuhan,” ujarnya.
Program ini menjadi bagian dari pendekatan community development IPC TPK yang tidak hanya menyasar peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tetapi juga aspek lingkungan dan keselamatan.
Sebelumnya, IPC TPK telah menjalankan program Kebun Kompos di Kelurahan Papanggo untuk pengelolaan sampah organik serta Pelatihan Tanggap Darurat Kebakaran di Kelurahan Warakas.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui skema Joint Corporate Social Responsibility (CSR) bersama entitas di lingkungan Pelindo Group sebagai bentuk sinergi dalam memperluas dampak pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Dengan total 55 pemuda yang telah mengikuti program dalam dua periode pelaksanaan, IPC TPK berharap inisiatif ini dapat mendorong kemandirian ekonomi generasi muda sekaligus menciptakan lingkungan sosial yang lebih produktif dan kondusif di kawasan pesisir Jakarta Utara.

























































