FRB dan Keluarga Besar Mamiq Kalsum Geruduk Kantah BPN/ATR Lombok Tengah

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah, 29 September 2025, teropongrakyat.co — Ratusan massa dari Forum Rakyat Bersatu (FRB) bersama keluarga besar Mamiq Kalsum menggeruduk Kantor Pertanahan (Kantah) BPN/ATR Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka menuntut Kepala Kantah Lombok Tengah menindaklanjuti permohonan pendaftaran tanah seluas 6,5 hektare yang diajukan sejak 2018.

Massa menuding adanya praktik melampaui prosedur dan pengabaian SOP dalam pengurusan tanah. Mereka juga mempersoalkan terbitnya pendaftaran baru atas lahan 1,5 hektare di titik yang sama atas nama Lalu Amanah pada 2024.

“Kantor BPN/ATR ini sarang penyamun, senang dengan duit,” teriak orator aksi, Eko Rahady, S.H.

Menurutnya, tindakan Kantah BPN justru memecah belah masyarakat. “Ada pengajuan di atas pengajuan, sertifikat di atas sertifikat. Anda digaji dari rakyat, tapi malah memecah belah rakyat,” tambahnya.


Sengketa Lahan Inkrah yang Diabaikan

Kuasa hukum keluarga Mamiq Kalsum, Lalu Abdoul Madjeed, S.H., M.H., menegaskan bahwa sengketa tersebut seharusnya telah selesai melalui putusan hukum yang berkekuatan tetap (inkrah). Namun, BPN Lombok Tengah justru tetap memproses pengajuan baru dari pihak lain.

Baca Juga:  Staff Desa Saparwadi Menyangkal Terima Pungli Rp 100.000 Tapi Mengakui Hanya Rp 25.000

“Ini bukan perkara pribadi Mamiq Kalsum dengan Lalu Amanah. Ini soal pemerintah yang tidak konsisten menjalankan aturan. Padahal permohonan pelepasan hak sudah diputuskan dan dimenangkan oleh klien kami,” ujarnya.

Madjeed juga menyoroti fakta bahwa permohonan serupa dari Lalu Amanah sebanyak empat kali ke Pemprov NTB selalu ditolak, namun Kantah Lombok Tengah tetap membuka ruang pendaftaran baru.

FRB dan Keluarga Besar Mamiq Kalsum Geruduk Kantah BPN/ATR Lombok Tengah - Teropong Rakyat


Mediasi Ricuh, Polisi dan TNI Redam Massa

Dalam aksi tersebut sempat terjadi kericuhan saat mediasi di ruang Kantah Lombok Tengah. Penyebabnya, pihak BPN menghadirkan Lalu Amanah secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan, sehingga memicu protes keras dari keluarga besar Mamiq Kalsum.

Beruntung, aparat kepolisian dan TNI segera meredam situasi sehingga keributan tidak meluas ke ratusan massa di luar gedung.

Baca Juga:  Pemkab Bekasi Serahkan Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi Kepada Pemkot Bekasi

Janji Kantah dan Tuntutan Massa

Kepala Kantah Lombok Tengah, Subhan, akhirnya berkomitmen memblokir pengajuan belakangan dan memprioritaskan permohonan tahun 2018 dari pihak Mamiq Kalsum.

“Kami akan segera mengajukan kembali permohonan yang diperbaharui sesuai kaidah hukum yang telah inkrah,” ujar Madjeed.

Massa juga menuntut agar Kepala Kantah Lombok Tengah dicopot, serta meminta Presiden Prabowo menindak tegas Menteri ATR/BPN karena kebijakan kementerian dianggap menyengsarakan rakyat.


Lahan Strategis di Mandalika

Lahan seluas 6,5 hektare yang disengketakan berada di kawasan strategis perbukitan sekitar Sirkuit Mandalika. Menurut kuasa hukum, kasus tumpang tindih lahan di wilayah Lombok Tengah bukan hanya terjadi pada klien mereka, melainkan juga banyak pemohon lain.

“Mungkin sudah saatnya pejabat Kantah BPN/ATR Lombok Tengah dievaluasi. Kami juga mendesak Kanwil BPN NTB dan Kementerian ATR/BPN di Jakarta turun tangan,” pungkas Madjeed.


(tim/red)

 

Berita Terkait

Ratusan Jamaah Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Karangpandan Pakisaji ,Pesan Keteladanan Rasul Menggema
Ribuan Warga Padati Spectacular Carnival Wonokerto, 21 Peserta Tampilkan Kreasi Terbaik
Gencarkan Tracing TBC, Warga Wagir Jalani X-Ray Gratis
Bawang Putih Lumbu Hijau di Sumbersuko Dikembangkan sebagai Benih, 6 Hektare Disiapkan
Kekeringan Mengancam, 85 Pompa Air Disiapkan untuk Selamatkan Lahan Pertanian Malang
Peduli Warga Kekurangan Air, PMI Malang Distribusikan 20 Ribu Liter Air Bersih
Penjaringan Perangkat Desa Rejoyoso Berlangsung Transparan, Koramil dan Polsek Bantur Lakukan Pengawasan
LSM LIRA Jatim Soroti Dugaan Kongkalikong Proyek Pembangunan Barak Dalmas Polres Pasuruan Kota

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Ratusan Jamaah Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Karangpandan Pakisaji ,Pesan Keteladanan Rasul Menggema

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:31 WIB

Ribuan Warga Padati Spectacular Carnival Wonokerto, 21 Peserta Tampilkan Kreasi Terbaik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Gencarkan Tracing TBC, Warga Wagir Jalani X-Ray Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Bawang Putih Lumbu Hijau di Sumbersuko Dikembangkan sebagai Benih, 6 Hektare Disiapkan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Kekeringan Mengancam, 85 Pompa Air Disiapkan untuk Selamatkan Lahan Pertanian Malang

Berita Terbaru

TNI – Polri

Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

Selasa, 15 Sep 2026 - 17:14 WIB