Kemenhub Dan PT Pelabuhan Buana Reja Tandatangani Konsesi Terminal di Pelabuhan Satui

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 02:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta -(teropongrakyat.co), Jumat 16/5/2025. Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memberikan penunjukan kepada PT Pelabuhan Buana Reja untuk melaksanakan pengusahaan Jasa Kepelabuhanan Terminal Pelabuhan Buana Reja di Pelabuhan Satui, Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut dilakukan secara resmi dalam agenda Penandatanganan Perjanjian Konsesi Tentang Kegiatan Pengusahaan Jasa Kepelabuhanan yang terselenggara pada Kamis, 15/5/2025, di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan.

 

Agenda penunjukan tersebut meliputi penyediaan fasilitas pelabuhan dan pengoperasian Terminal Pelabuhan Buana Reja yang dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 125 tahun 2024 tentang Penunjukan Badan Usaha Pelabuhan PT. Pelabuhan Buana Reja untuk melaksanakan kegiatan pengusahaan di Pelabuhan Satui.

 

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi jasa kepelabuhanan di Indonesia. Apalagi mengingat, Pelabuhan Satui memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu gerbang logistik bagi komoditas unggulan, khususnya di sektor pertambangan dan industri di Kalimantan Selatan.

Baca Juga:  Terpilihnya Pimpinan KPK yang Baru, Aktivis 98: Khawatir Bawa Dampak Buruk

 

“Investasi dalam pelayanan jasa kepelabuhanan tidak hanya akan meningkatkan kapasitas dan efisiensi operasional pelabuhan, tetapi juga akan menciptakan lapangan kerja baru. Hal ini akan membantu mengurangi angka pengangguran khususnya di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ungkap Masyhud.

 

Selain itu, pihaknya mengatakan, dengan adanya pelabuhan yang modern dan efisien, arus barang dan jasa akan menjadi lebih lancar.

 

“Dengan demikian, hal ini akan selaras dengan peningkatan pertumbuhan sektor perdagangan dan industri lokal, sehingga masyarakat sekitar dapat bersaing khususnya pada industri perdagangan yang menggunakan transportasi laut,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, PT Pelabuhan Buana Reja turut berkomitmen untuk melaksanakan investasi di bidang kepelabuhanan dengan nilai investasi secara keseluruhan mencapai empat ratus enam puluh tiga miliar rupiah dengan masa waktu selama 28 tahun dan fee konsesi sebesar 5% dari pendapatan kotor.

 

“Saya berharap dengan dilaksanakannya konsesi ini dapat memberikan pendapatan konsesi dari Badan Usaha Pelabuhan yaitu PT. Pelabuhan Buana Reja kepada Pemerintah sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak,” tutur Masyhud.

Baca Juga:  Sistem Tilang Berbasis Poin Mulai Berlaku, Simak Skemanya

 

Ia berpesan kepada PT Pelabuhan Buana Reja selaku pelaku usaha agar senantiasa merangkul stakeholder, termasuk masyarakat sekitar dalam melaksanakan kegiatan usaha. Dengan menjaga keharmonisan dengan masyarakat akan lebih baik daripada menangani gejolak sosial yang mungkin terjadi apabila kerukunan tidak terjalin dengan baik.

 

“Perjanjian konsesi ini akan berlangsung lama, oleh karenanya perlu ada inovasi pada setiap konsesi, yakni sebuah gagasan atau ide yang bisa diimplementasikan untuk jangka panjang,” pungkasnya.

 

Tak lupa Masyhud menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah berkolaborasi dengan baik diantaranya Direktur Kepelabuhanan, KSOP Kelas III Satui, maupun PT Pelabuhan Buana Reja sehingga penandatanganan konsesi ini dapat terlaksana dengan baik.

 

“Dengan kolaborasi dan kerja sama yang kuat, kita dapat menghadapi berbagai tantangan di masa depan, termasuk dalam pengelolaan sumber daya, inovasi teknologi, dan keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, saya berharap agar semua pihak dapat terus menjalin komunikasi dan koordinasi yang efektif,” tutup Masyhud. (AD/JOE/HJ)

Berita Terkait

Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu
Memo Dr. Rahman Sabon Nama: Dorong Republik Semi-Kerajaan dan Kembali ke UUD 1945 Asli
Tangis Bocah 7 Tahun: PT NPR Diduga Gelembungkan Lahan, 68 Hektare Diklaim 140 Hektare
Dari Tangan Kreatif Guru Pasuruan, Noliart Sulap Mahar dan Hantaran Jadi Karya Berkelas
PWJU Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Ucapkan Terima Kasih kepada Para Donatur
UPN “Veteran” Jawa Timur Dorong ASN Akademik Berdampak Melalui Latsar CPNS 2026
Belajar Disiplin di Era Digital, Siswa SMK Islamic Qon GKB Gresik Dapat Pembekalan Khusus
Beredar Surat Pernyataan Dukungan Transaksi Jual Beli Lapak Antar PKL Alun-Alun Kota Batu Diduga Sengaja Dibuat, Bagas: untuk Halangi Hukum?  

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:08 WIB

Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:44 WIB

Memo Dr. Rahman Sabon Nama: Dorong Republik Semi-Kerajaan dan Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:50 WIB

Tangis Bocah 7 Tahun: PT NPR Diduga Gelembungkan Lahan, 68 Hektare Diklaim 140 Hektare

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:37 WIB

Dari Tangan Kreatif Guru Pasuruan, Noliart Sulap Mahar dan Hantaran Jadi Karya Berkelas

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:11 WIB

PWJU Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Ucapkan Terima Kasih kepada Para Donatur

Berita Terbaru