Antisipasi Potensi Kerawanan Pilkada, Mendagri Serukan Kolaborasi dan Tindakan Proaktif

- Jurnalis

Rabu, 13 November 2024 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TeropongRakyat.co– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyampaikan, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 akan menjadi pengalaman pertama bagi masyarakat dalam memilih pemimpin daerah secara serentak pada hari yang sama di seluruh wilayah Indonesia. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya persiapan yang lebih matang serta kerja sama dari berbagai pihak.

“Seluruh Indonesia, semua melaksanakan Pilkada. 38 provinsi. Nah, untuk itu, karena ini pengalaman pertama, maka kita harus betul-betul ekstra hati-hati dalam penanganannya,” ujar Mendagri saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penyelenggaraan Layanan Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) di Hotel Movenpick, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2024).

Baca Juga:  HUT ke-58, Danyonif 411 Kostrad Pimpin Ziarah ke Makam Prajurit Yang Gugur di Medan Tugas

Mendagri menekankan pentingnya memperhatikan setiap aspek dalam pelaksanaan Pilkada dan tidak menganggapnya sebagai rutinitas biasa. Dengan cakupan yang begitu luas, Pilkada serentak memerlukan koordinasi yang intensif dari semua elemen pemerintahan, aparat keamanan, hingga intelijen untuk mengidentifikasi potensi kerawanan sejak dini.

Mendagri menjelaskan, tindakan antisipatif yang proaktif sangat dibutuhkan untuk mencegah konflik, mengingat situasi setiap daerah berbeda-beda. Ia pun mengingatkan pentingnya memperkuat koordinasi intelijen antar-lembaga seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Badan Intelijen Negara (BIN), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar pemetaan potensi kerawanan dapat dilakukan dengan lebih akurat.

Baca Juga:  Wamenkes Apresiasi Kota Malang, Capaian Terapi Pencegahan TB Tembus 68 Persen

“Sekali lagi, selain akurasi intelijen, [juga perlu] melakukan langkah-langkah proaktif,” ujar Mendagri.

Selain itu, Mendagri menekankan pentingnya belajar dari pelaksanaan Pilkada 2020 yang sukses diselenggarakan meskipun di tengah pandemi Covid-19. Menurutnya, perencanaan yang matang dan penerapan protokol kesehatan yang ketat menjadi faktor utama keberhasilan Pilkada tersebut.

“Pelajaran penting, artinya sesuatu yang baru, kalau kita betul-betul cermati, dan tidak menganggapnya biasa-biasa saja, ini sebetulnya bisa diatasi,” tandasnya.

Sumber Berita: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Grand Design SIF Giripurno Rampung, Kota Batu Siapkan Pertanian Berbasis Teknologi
Suku Dinas GULKARMAT Jakarta Pusat Distribusikan 21 APAR di RW 08 Kelurahan Utan Panjang
Rumah dan Kandang Terbakar di Kalipare, Seekor Sapi Mati Terpanggang
Kebakaran Gunung Kawi Capai 1.534 Hektare, Tim Gabungan Terus Pantau dan Lakukan Pendinginan
Perubahan APBD Batu Tembus Rp1 Triliun, Nurochman Minta Program Tak Sekadar Ubah Angka
Kebakaran Gunung Kawi Meluas, 1.459 Hektare Area Terbakar
Wali Kota Nurochman Ajak KTNA Perkuat Regenerasi Petani Muda lewat Inovasi dan Gagasan
Pemerintah Kota Batu Resmi Luncurkan Logo Hari Jadi ke-25, Bawa Tema Bangkit Bersama, Menjaga Alam Raya, mBatu SAE Berkelanjutan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:40 WIB

Grand Design SIF Giripurno Rampung, Kota Batu Siapkan Pertanian Berbasis Teknologi

Senin, 21 September 2026 - 16:27 WIB

Suku Dinas GULKARMAT Jakarta Pusat Distribusikan 21 APAR di RW 08 Kelurahan Utan Panjang

Senin, 21 September 2026 - 14:31 WIB

Rumah dan Kandang Terbakar di Kalipare, Seekor Sapi Mati Terpanggang

Minggu, 20 September 2026 - 21:27 WIB

Kebakaran Gunung Kawi Capai 1.534 Hektare, Tim Gabungan Terus Pantau dan Lakukan Pendinginan

Sabtu, 19 September 2026 - 12:01 WIB

Perubahan APBD Batu Tembus Rp1 Triliun, Nurochman Minta Program Tak Sekadar Ubah Angka

Berita Terbaru