PASURUAN, teropongrakyat.co – Kontingen Persinas ASAD Kota Pasuruan menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Madinah Van Java 2 yang berlangsung pada 19–20 September 2026. Sebanyak 19 atlet Persinas ASAD Kota Pasuruan yang ambil bagian dalam kompetisi tersebut berhasil membawa pulang medali.
Dari 19 atlet yang diturunkan, seluruhnya berhasil meraih prestasi dengan koleksi 3 medali emas, 9 medali perak, dan 7 medali perunggu.
Capaian tersebut menjadi hasil positif sekaligus pengalaman berharga bagi para atlet muda Persinas ASAD Kota Pasuruan. Keikutsertaan dalam kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi sarana mengasah mental bertanding, pengalaman, serta kemampuan para atlet menghadapi lawan dari berbagai kontingen.
Ketua Persinas ASAD Kota Pasuruan, Ust. Tri Fahmi Harsono, menyampaikan apresiasi kepada IPSI atas terselenggaranya kompetisi Madinah Van Java 2. Menurutnya, kompetisi semacam ini sangat penting untuk memberikan ruang bagi atlet-atlet pencak silat, khususnya generasi muda, untuk berkembang.
“Kami mengapresiasi IPSI yang telah menyelenggarakan kompetisi ini. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara reguler sehingga menjadi wadah pembinaan sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi atlet-atlet muda,” ujar Tri Fahmi.
Ia menambahkan, pelaksanaan Madinah Van Java 2 menjadi momentum berharga bagi para atlet generasi penerus Persinas ASAD Kota Pasuruan.
“Kegiatan yang berlangsung tanggal 19–20 September kemarin menjadi momentum berharga bagi atlet generasi penerus Persinas ASAD Kota Pasuruan. Mereka mendapatkan pengalaman bertanding yang sangat penting untuk proses pembinaan ke depan,” imbuhnya.
Tri Fahmi juga memberikan perhatian khusus kepada salah satu atlet Persinas ASAD Kota Pasuruan, Qolun Dai Persada, yang tetap memilih memperkuat kontingen Kota Pasuruan meskipun saat ini sedang menempuh pendidikan di luar kota.
Menurutnya, komitmen tersebut merupakan sikap positif yang patut menjadi contoh bagi atlet-atlet muda lainnya.
“Saya sangat mengapresiasi Qolun Dai Persada yang tetap memperkuat kontingen Persinas ASAD Kota Pasuruan meskipun sedang bersekolah di luar kota. Semangat dan komitmennya perlu dicontoh dan diteladani oleh atlet muda lainnya,” kata Tri Fahmi.
Qolun Dai Persada sendiri turut memberikan kontribusi bagi kontingen Persinas ASAD Kota Pasuruan dengan berhasil meraih medali perunggu pada ajang tersebut. Prestasi itu menambah catatan pencapaiannya yang sebelumnya juga telah meraih sejumlah medali dalam berbagai ajang pencak silat.
Tri Fahmi berharap capaian 19 atlet tersebut dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas latihan dan pembinaan secara berkelanjutan.
“Prestasi ini jangan hanya dilihat dari jumlah medali, tetapi juga dari proses dan pengalaman yang diperoleh para atlet. Semoga menjadi motivasi untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, menjaga disiplin, dan siap menghadapi kompetisi-kompetisi berikutnya,” pungkasnya.
Dengan seluruh 19 atlet berhasil meraih medali, Persinas ASAD Kota Pasuruan menunjukkan bahwa proses pembinaan atlet muda terus berjalan dan memberikan hasil positif. Capaian tersebut sekaligus menjadi modal penting untuk mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kejuaraan pencak silat di masa mendatang. (Gf)


























































