Sering Eror, Sistem Ciesa 4.0 Bea Cukai Tanjung Priok Merugikan Perusahaan Logistik

- Jurnalis

Selasa, 7 Januari 2025 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta7 Januari 2025, Teropongrakyat.co | Sistem Ciesa 4.0 yang digunakan di Kantor Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Priok kini menghadapi sejumlah masalah, hingga mengganggu kelancaran operasional.

Banyak pengguna melaporkan bahwa sistem ini sering mengalami error, sehingga proses pengurusan dokumen menjadi terhambat.

Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, pengguna di Pelabuhan Tanjung Priok sering kali mengalami kesulitan dalam mengakses sistem, yang berdampak pada pengurusan dokumen seperti deklarasi impor dan ekspor. Hal ini menimbulkan kekhawatiran kembali di kalangan perusahaan yang bergantung pada layanan Bea Cukai.

Baca Juga:  Residivis Bertato, Diringkus Polsek Tambora, Jakarta Barat.

Dampak dari gangguan ini tidak hanya dirasakan oleh pegawai Bea Cukai, tetapi juga oleh para pelaku usaha.

Baca Juga:  Pasangan RIDHO Tiba Ambil Nomor Urut Pasangan Calon Pilkada Kota Bekasi

“Keterlambatan dalam pengurusan dokumen dapat menyebabkan penundaan pengiriman barang, yang pada akhirnya menghambat komitmen bisnis kami,” keluh Wiwik, pemilik sebuah perusahaan logistik yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok.

Di saat dikonfirmasi melalu pesan WhatsApp, blm ada jawaban dari perwakilan Bea Cukai pelabuhan tanjung priok.

Berita Terkait

Joane Win Pendiri Regina Art, Kecam Keras Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan oleh Taufik Hidayat
Kuasa Hukum Percetakan Mau Print Ajak Masyarakat Menunggu Proses Hukum dan Tidak Terpengaruh Opini Sepihak
Gudang Obat Keras Ilegal Terbongkar, Polisi Sita 916 Karton dan Tangkap Dua Pelaku
Gubernur Jabar Bahas Mekanisme Sayembara Rp250 Juta Setelah Taufik Hidayat Ditangkap
Sidang Sengketa Lahan Sherwood Masuk Tahap Krusial, Penggugat Pertanyakan Logika Hukum AJB Terbit Tiga Tahun Setelah Penjual Meninggal
Babinsa Bandungrejo Aktif Kawal Musdes dan Penyusunan RKPDes 2027, Wujudkan Pembangunan Desa Partisipatif
Gerakan Sehat dan Berkah Sunatan Massal Tahun 2026 Hadirkan Kebahagiaan bagi 50 Anak di Momen HUT Jakarta dan Libur Sekolah
Gelombang Aksi Mahasiswa Dinilai Cerminkan Kegelisahan Publik, Yohanes Oci: Jangan Bungkam Kritik

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:54 WIB

Joane Win Pendiri Regina Art, Kecam Keras Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan oleh Taufik Hidayat

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:25 WIB

Kuasa Hukum Percetakan Mau Print Ajak Masyarakat Menunggu Proses Hukum dan Tidak Terpengaruh Opini Sepihak

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:39 WIB

Gudang Obat Keras Ilegal Terbongkar, Polisi Sita 916 Karton dan Tangkap Dua Pelaku

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:32 WIB

Gubernur Jabar Bahas Mekanisme Sayembara Rp250 Juta Setelah Taufik Hidayat Ditangkap

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:01 WIB

Sidang Sengketa Lahan Sherwood Masuk Tahap Krusial, Penggugat Pertanyakan Logika Hukum AJB Terbit Tiga Tahun Setelah Penjual Meninggal

Berita Terbaru