Terkesan Kebal Hukum, Dugaan Penimbunan BBM Solar Subsidi di Serang Masih Beroperasi

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang, teropongrakyat.co, 26 Desember 2025 | Terkesan Kebal Hukum, Dugaan Penimbunan BBM Solar Subsidi di Serang Masih Beroperasi
Serang – Gudang yang diduga menjadi lokasi penimbunan BBM jenis solar bersubsidi di Jalan Tasikardi, Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, hingga kini diduga masih beroperasi. Aktivitas tersebut dinilai jelas merugikan konsumen serta keuangan negara.

Sebelumnya, telah ditayangkan pemberitaan serupa pada 2 Desember 2025 terkait dugaan penimbunan BBM solar subsidi di sebuah lahan kosong yang berlokasi di Jalan Raya Serang–Cilegon, Pelamun, Kecamatan Kramatwatu. Gudang tersebut diduga milik pihak berinisial TD dan PWT, dan perihal ini telah dilaporkan langsung ke Polda Banten.

Berdasarkan keterangan salah satu anggota Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Banten, Yoga, kepada awak media, pihak kepolisian telah mendatangi lokasi gudang di Jalan Raya Serang–Pelamun.

“Pihak kepolisian sudah ke lokasi dan tempat tersebut sudah kosong, tidak ada aktivitas,” tegas Yoga.

Baca Juga:  Eks Kapolda NTT yang Terpilih Menjadi Ketua KPK 2024-2024, Berikut Profilnya
Terkesan Kebal Hukum, Dugaan Penimbunan BBM Solar Subsidi di Serang Masih Beroperasi - Teropong Rakyat
Foto: Lokasi diduga penimbun Solar Subsidi

Namun sangat disayangkan, jika para pelaku usaha ilegal tersebut ternyata masih beroperasi dengan cara berpindah lokasi, yang masih berada di wilayah hukum Polda Banten. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa aparat penegak hukum, khususnya Polda Banten, kecolongan terhadap aktivitas penimbunan BBM solar subsidi yang diduga masih berjalan.

Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, solar subsidi diduga diambil dari SPBU lalu ditampung menggunakan mobil transporter yang setiap hari keluar-masuk gudang. Aktivitas ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat sekitar.

“Kami sebagai masyarakat sangat resah. Oleh karena itu, temuan ini akan segera kembali kami laporkan ke Polda Banten agar segera ditindaklanjuti,” ujar salah satu warga.

Warga sekitar juga menyebutkan bahwa hampir seluruh masyarakat mengetahui aktivitas tersebut, namun tidak ada yang berani melapor. Hal ini menimbulkan dugaan adanya pihak tertentu yang dianggap “kebal hukum”.

Baca Juga:  Memperingati Hari Bakti Adhyaksa ke 64, ini Target Kejari Kota Bekasi

“Padahal aturan hukumnya sudah sangat jelas. Penimbunan solar ilegal merupakan tindak pidana,” ungkap warga lainnya.

Terkesan Kebal Hukum, Dugaan Penimbunan BBM Solar Subsidi di Serang Masih Beroperasi - Teropong Rakyat

Jerat Hukum Penimbunan BBM Subsidi
Penimbunan BBM solar ilegal merupakan pelanggaran hukum berat di Indonesia. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 menyebutkan bahwa setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga BBM yang disubsidi pemerintah dapat dipidana dengan penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar.

Ketentuan tersebut berlaku baik bagi individu maupun badan usaha yang melakukan kegiatan penimbunan, pengangkutan, atau niaga BBM subsidi tanpa izin yang sah, karena secara nyata merugikan masyarakat dan negara.

Berita Terkait

Soal Skandal Saham PT Bososi Pratama: Polda Sultra Tetapkan Kariatun sebagai Tersangka, 1 Orang Masuk DPO
Kejari Batu Catat Kinerja Gemilang, Selamatkan Keuangan Negara Rp522 Miliar
Korban Tagih Keadilan, Kuasa Hukum Dorong Polda Metro Tuntaskan Kasus Penganiayaan
Utang Rp 2,4 Juta Berujung Maut, Polisi Ungkap Pembunuhan di Gondanglegi Malang
Satu Hari, Tiga Operasi, Bea Cukai Malang Tindak BKC Ilegal Tanpa Henti
Operasi Gabungan Konsisten Tekan Peredaran BKC Ilegal di Kabupaten Malang
Penjualan Obat Keras Daftar G Diduga Marak di Warung Aceh Pekalongan, Warga Minta Aparat Bertindak
Lagi! Satresnarkoba Polres Malang Bongkar Peredaran 19 Poket Sabu dan Ganja di Bululawang

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 13:27 WIB

Soal Skandal Saham PT Bososi Pratama: Polda Sultra Tetapkan Kariatun sebagai Tersangka, 1 Orang Masuk DPO

Senin, 29 Desember 2025 - 19:34 WIB

Kejari Batu Catat Kinerja Gemilang, Selamatkan Keuangan Negara Rp522 Miliar

Jumat, 26 Desember 2025 - 16:17 WIB

Terkesan Kebal Hukum, Dugaan Penimbunan BBM Solar Subsidi di Serang Masih Beroperasi

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:22 WIB

Korban Tagih Keadilan, Kuasa Hukum Dorong Polda Metro Tuntaskan Kasus Penganiayaan

Selasa, 23 Desember 2025 - 19:49 WIB

Utang Rp 2,4 Juta Berujung Maut, Polisi Ungkap Pembunuhan di Gondanglegi Malang

Berita Terbaru