Senam Bersama, WBP Rutan Pekalongan Jaga Fisik dan Mental Tetap Prima

- Jurnalis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Pekalongan – Teropong Rakyat. co – Suasana lapangan Rutan Kelas IIA Pekalongan tampak semarak pada Sabtu pagi, (14/6/2025). Puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan penuh semangat mengikuti kegiatan senam bersama dalam rangka pembinaan fisik rutin yang digelar oleh jajaran Rutan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan menjaga kesehatan jasmani dan kebugaran WBP. Di bawah koordinasi Seksi Pelayanan Tahanan, para WBP tampak antusias mengikuti gerakan senam yang enerjik dan menyenangkan.

Kepala Rutan Pekalongan, Nanang Adi Susanto, menyampaikan bahwa, pembinaan fisik melalui senam ini bukan sekadar olahraga biasa, melainkan bagian dari strategi menjaga kestabilan mental dan kesehatan para WBP, khususnya para tahanan yang tengah menjalani proses persidangan.

Baca Juga:  Kisah Ki Ageng Suryomentaram, yang Memilih Jadi Rakyat Jelata

Senam Bersama, WBP Rutan Pekalongan Jaga Fisik dan Mental Tetap Prima - Teropong Rakyat

“WBP yang sedang menjalani masa sidang harus tetap dalam kondisi sehat dan fit. Jangan sampai mereka jatuh sakit atau mengalami tekanan mental yang bisa memengaruhi proses hukum yang sedang berjalan. Senam ini kami harapkan bisa menyegarkan fisik dan pikiran mereka,” ujar Karutan Nanang.

Menurutnya, senam bersama ini pun menjadi ajang interaksi positif antar WBP dan petugas, membangun suasana yang harmonis dan humanis di dalam lingkungan rutan. Rutan Pekalongan berkomitmen untuk terus mengupayakan pembinaan yang menyeluruh, baik secara fisik, mental, maupun spiritual, guna mendukung proses pemasyarakatan yang ideal.

Baca Juga:  Meningkatkan Transparansi: Ditjen Hubla Luncurkan Laporan Pengelolaan Aset Negara 2024

Dalam kegiatan tersebut, tampak pula interaksi yang harmonis antara para petugas dan warga binaan. Senam bersama menjadi wadah yang efektif untuk menjalin kebersamaan, menumbuhkan rasa saling menghargai, dan mengikis jarak antara petugas dan WBP. Atmosfer kekeluargaan tercipta dengan sendirinya, menjadikan lingkungan Rutan terasa lebih humanis dan kondusif.

Lanjutnya, dengan pendekatan yang humanis dan pembinaan yang menyeluruh, ia berharap setiap warga binaan dapat menjalani masa pidananya dengan lebih produktif dan siap kembali ke masyarakat dengan kepribadian yang lebih baik.

“Senam bersama, meskipun terlihat sederhana, menjadi simbol dari semangat perubahan dan perbaikan yang terus diupayakan dalam sistem pemasyarakatan modern,”pungkasnya.

( ARIYANTO)

Berita Terkait

Dulu Pilih, Sekarang Disuruh Pulang Bupati Nagekeo : Tangis Warga Nagekeo di Tengah Tenda Darurat. ketum PDKN Ikut Menyoroti
Viral di Medsos, Warga Aesesa Mbay Nagekeo Keluhkan Lambannya Bantuan Bupati Pasca Gempa M7,7
Di Tengah Duka Gempa Flores, PDKN Minta Presiden Prabowo Batalkan Proyek Geothermal Mataloko
Obat Keras Daftar G di Tanah Abang, Publik: Jangan Hanya Tangkap Penjual
SEJARAH BARU: 8 Aras Gereja, 620 Titik, 38 Provinsi Satu Suara Doa Mengguncang Nusantara di HUT ke-81 RI
Love Collection: Wujudkan Kreativitasmu dengan Kaos Custom Berkualitas Premium
Ketua Umum PDKN Dr. Rahman Sabon Nama Jalin Silaturahmi dengan Sultan Jailolo, Perkuat Ikatan Kekerabatan Nusantara
LDII Kota Pasuruan Gelar Bazaar Dan Lomba Juang Kemerdekaan

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:17 WIB

Dulu Pilih, Sekarang Disuruh Pulang Bupati Nagekeo : Tangis Warga Nagekeo di Tengah Tenda Darurat. ketum PDKN Ikut Menyoroti

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Viral di Medsos, Warga Aesesa Mbay Nagekeo Keluhkan Lambannya Bantuan Bupati Pasca Gempa M7,7

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Di Tengah Duka Gempa Flores, PDKN Minta Presiden Prabowo Batalkan Proyek Geothermal Mataloko

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Obat Keras Daftar G di Tanah Abang, Publik: Jangan Hanya Tangkap Penjual

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:49 WIB

SEJARAH BARU: 8 Aras Gereja, 620 Titik, 38 Provinsi Satu Suara Doa Mengguncang Nusantara di HUT ke-81 RI

Berita Terbaru