OPPM Penyegat di Abaikan Pemerintah, Andi Anhar Chalid Angkat Bicara

- Jurnalis

Senin, 9 Desember 2024 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TeropongRakyat.Co || Dengan kekompakan bersama Organisasi Penambang Perahu Motor (OPPM ) Penyengat dengan lantang enggan di pindahkan kerna tak ada kepastian
Kota Tanjung pinang Minggu 8/12/2024

Andi Anhar Chalid mengatakan sudah puluhan tahun dermaga ini berdiri tidak ada Renovasi dan lain- lainnya menurutnya masyarakat sudah cukup nyaman di tempat ini kenapa harus di relokasi apakah ada jaminan untuk masyarakat penyengat lalu jika di pindah tempat tak tepat, tentu menjadi rancu sebab disitu bercampur baur dengan bongkar muat apa itu bisa menjamin keamanan nah ini menjadi persoalan

Pada anggaran 2024 Kita lihat di Pemko pemerintah kota Tanjung pinang mau pun Pemprov pemerintah provinsi kepri jangan kan anggaran ,perencanaan pun tak ada untuk Pelabuhan Pelantar Kuning penyengat artinya pemerintah tidak memiliki anggaran

Yang jelasnya Andi Anhar Chalid Tegak lurus berdiri di tengah tengah masyarakat penyengat sebab tembuni saya tertanam ke situ kami akan siap pindah jika anggaran APBD Pemko ataupun pemprov itu sudah sah untuk pembangunan Pelabuhan Pelantar Kuning penyengat, itu pun kami tak mau kesana misalnya di depan tugu sirih di bikin sementara masih bisa kalau kesana

Baca Juga:  Anugrah Jurnalistik Adinegoro 2024 Milik Semua Wartawan, Diperlukan Model Penguatan Media Kecil

Masyarakat kita ni tak pernah minta minta anggaran tapi jangan juga di ganggu Penyengat hari ini sudah menjadi cagar budaya, masa Pemerintah tak bisa mempoles pelabuhan atau dermaga ini jadi malu kita kerna Turis yang masuk ke tempat kita orang elit semua fakta lapangan pelabuhan ini saja sudah puluhan tahun sampai saat ini tak di anggar kan

Jika sampai tempat ini di tutup saya akan tempuh jalur hukum kita tau kok bagaimana jalannya andai itu tak ada solusi lain , Dermaga penyeberangan penyengat itu tidak akan pernah tutup akan berjalan sebagai mestinya ungkap Andi Anhar Chalid sembari tersenyum tipis

 

LSM Cindai Edi menampung aspirasi dari rekan rekan penambang dan juga masyarakat dengan tegas kami menolak pemindahan atau rencana relokasi adapun alasan kami tempat tersebut belumlah mempuni jika dermaga penyengat itu tidak layak mana kajian akademis nya mana hasil teknis pihak PU yang mengatakan ini tidak layak, lagi pula masih banyak juga yang tidak layak lagi misalnya kampung Bugis sudah berlubang lubang lagi Senggarang dan lain-lainnya hal ini sangat terkesan memaksa kehendak

Baca Juga:  Gubernur DKI Serahkan Kunci Penghuni Rusunawa PIK Pulogadung

Saat Media FAKTALAPANGAN.COM Investigasi ke lapangan tampak begitu solid perbaikan dermaga penyeberangan penyengat itu saling bahu membahu saat beberapa para pengunjung di wawancara mereka enggan jika di pindahkan mereka cukup nyaman dan aman di dermaga tersebut

Mungkinkah pemerintah kota Tanjung pinang maupun pemerintah Provinsi Kepri akan menunaikan asa OPPM dan masyarakat Penyengat untuk menganggarkan untuk Dermaga penyeberangan penyengat pada tahun 2025 lewat APBD mungkinkah ini menjadi misteri
Bersambung.

Penulis : Arman

Berita Terkait

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan
“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”
Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga
15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI
BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:12 WIB

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:40 WIB

Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:16 WIB

Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:25 WIB

Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:09 WIB

“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Berita Terbaru