Kerap Terjadi Laka Memakan Korban, DPR RI Sidak Titik Kecelakaan Tol Cipularang

- Jurnalis

Jumat, 15 November 2024 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerap Terjadi Laka Memakan Korban, DPR RI Sidak Titik Kecelakaan Tol Cipularang - Teropong Rakyat
Truk yang tabrak puluhan kendaraan di Tol Cipularang (dok. Kemenhub)

 

TeropongRakyat.co – PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Komisi V DPR RI, melakukan pengecekan di Jalan Tol Cipularang km 92, Jawa Barat.

Pengecekan ini bertujuan meninjau lokasi pasca kecelakaan lalu lintas yang melibatkan belasan kendaraan di titik tersebut.

Tinjauan Komisi V DPR RI ini pun langsung dipimpin oleh Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus.

“Tinjauan ini sebagai bagian dari upaya kami mengevaluasi titik lokasi kecelakaan. Kami menjalankan fungsi DPR yaitu pengawasan dan memastikan hal seperti ini tidak terulang lagi,” ujar Lasarus, Kamis (14/11/2024).

Baca Juga:  Rayakan Hari Anak Nasional 2024, Apical Marunda Bersama SDN 02 Marunda Gelar Pesta Seni dan Launching Buku Cerita Anak-Anak Manda

Dalam tinjauannya, Komisi V DPR RI menekankan seluruh pihak harus mengevaluasi apa yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan.

Anggota Komisi V DPR RI juga menambahkan bahwa perlu ada hukuman yang tegas bagi kendaraan-kendaraan yang Over Load Over Dimension (ODOL).

“Jika ditemukan pelanggaran pada satu kendaraan, perlu dilakukan pengecekan ulang pada seluruh armada dari perusahaan yang sama, bahkan dilakukan pencabutan izin usaha,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur melalui Zoom Meet.

Baca Juga:  Arus Keluar Rp28 Triliun dari Binance Isyaratkan Investor HODL, Sentimen Pasar Masuk Fase “Extreme Fear”

Subakti menjelaskan bahwa kejadian kecelakaan di Jalan Tol Cipularang yang terjadi di sejumlah titik.

“Termasuk di sekitar km 86 sampai dengan km 92 dengan faktor penyebab yang paling dominan adalah faktor pengemudi (90%) dan faktor kendaraan (10%), terutama yang melibatkan angkutan truk bermuatan melebihi kapasitas/ODOL (60,4%),” paparnya.

Subakti mengklaim, secara teknis beberapa upaya telah Jasa Marga lakukan sarana keselamatan dalam rangka meningkatkan keselamatan di Jalan Tol Cipularang.

Berita Terkait

Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga
15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI
BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*
Pengelola Teras Nona Manis Beri Penjelasan Terkait Keributan yang Viral
Sidang Lapangan Sengketa Lahan Sherwood Berjalan Lancar, Penggugat Klaim Tidak Ada Bantahan Batas Objek, PN Jakarta Utara Diharapkan Tegakkan Kepastian Hukum
Perkuat Pelayanan Umat, Gus Yusrul Hana Pastikan 2 Ambulans LKNU Jakarta Pusat Selalu Prima
LP Diduga Mandek 8 Bulan, Keluarga Korban Amankan Sendiri Terduga Pelaku ke Polres Metro Bekasi Kota
Meninggal Saat Menjalani Perawatan, Polresta Tangerang Beberkan Riwayat Penanganan Medis Tahanan

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:00 WIB

Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:09 WIB

15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:20 WIB

BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:16 WIB

Pengelola Teras Nona Manis Beri Penjelasan Terkait Keributan yang Viral

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:08 WIB

Sidang Lapangan Sengketa Lahan Sherwood Berjalan Lancar, Penggugat Klaim Tidak Ada Bantahan Batas Objek, PN Jakarta Utara Diharapkan Tegakkan Kepastian Hukum

Berita Terbaru