Kebakaran RS Tiara Bekasi: Evakuasi Cepat Selamatkan 165 Pasien

- Jurnalis

Minggu, 22 Desember 2024 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, TeropongRakyat.co – Kebakaran terjadi di Rumah Sakit (RS) Tiara Bekasi, Jalan Raya Babelan, Desa Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (21/12) pukul 13.00 WIB. Insiden ini berlangsung usai sejumlah karyawan mengikuti kegiatan akreditasi syariah. (21/12/2024).

Humas RS Tiara Bekasi, Rudi Anum, menjelaskan bahwa setelah mendengar pengumuman dari pusat informasi, tim rumah sakit langsung bergerak cepat untuk mengevakuasi pasien.

“Musibah ini mendadak, tetapi kami sudah memiliki tim yang disiapkan di setiap lantai. Evakuasi dilakukan dari lantai satu hingga lantai lima,” ujar Rudi.

Baca Juga:  Fenomena Sosial Terbalik: Ketika yang Baik Disalahkan, yang Salah Dibenarkan

Menurut Rudi, seluruh pasien berhasil dievakuasi dengan aman. Dari total 165 pasien, dua dirujuk ke RS Ananda Babelan, sementara empat hingga lima lainnya dipindahkan ke Klinik Tiara Bunda. Sebagian besar pasien ditempatkan di area depan rumah sakit yang lebih aman.

“Alhamdulillah, dari total 165 pasien, tidak ada korban jiwa. Sekitar pukul 15.00 WIB, kondisi sudah kondusif dan pengoperasian rumah sakit kembali normal,” tambahnya.

Proses evakuasi dilakukan dengan mencatat dan mendata kondisi setiap pasien untuk memastikan keselamatan mereka. Prioritas pertama diberikan kepada ruang ICU yang dinyatakan aman. Setelah itu, pasien dari ruangan lain juga mulai kembali ke tempat mereka masing-masing.

Baca Juga:  SDM Pelaut Unggul: KSOP Cirebon Tingkatkan Kualitas dengan Gandeng Training Center Maritim

Rudi mengatakan bahwa sumber kebakaran diduga berasal dari ruangan administrasi di lantai satu. Namun, penyebab pasti masih belum diketahui.

“Tiga komputer dan printer terbakar, tetapi kami belum tahu penyebabnya,” tutupnya.

Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka serius, dan layanan rumah sakit telah berjalan normal kembali.

Berita Terkait

Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu
Memo Dr. Rahman Sabon Nama: Dorong Republik Semi-Kerajaan dan Kembali ke UUD 1945 Asli
Tangis Bocah 7 Tahun: PT NPR Diduga Gelembungkan Lahan, 68 Hektare Diklaim 140 Hektare
Dari Tangan Kreatif Guru Pasuruan, Noliart Sulap Mahar dan Hantaran Jadi Karya Berkelas
PWJU Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Ucapkan Terima Kasih kepada Para Donatur
UPN “Veteran” Jawa Timur Dorong ASN Akademik Berdampak Melalui Latsar CPNS 2026
Belajar Disiplin di Era Digital, Siswa SMK Islamic Qon GKB Gresik Dapat Pembekalan Khusus
Beredar Surat Pernyataan Dukungan Transaksi Jual Beli Lapak Antar PKL Alun-Alun Kota Batu Diduga Sengaja Dibuat, Bagas: untuk Halangi Hukum?  

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:08 WIB

Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:44 WIB

Memo Dr. Rahman Sabon Nama: Dorong Republik Semi-Kerajaan dan Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:50 WIB

Tangis Bocah 7 Tahun: PT NPR Diduga Gelembungkan Lahan, 68 Hektare Diklaim 140 Hektare

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:37 WIB

Dari Tangan Kreatif Guru Pasuruan, Noliart Sulap Mahar dan Hantaran Jadi Karya Berkelas

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:11 WIB

PWJU Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Ucapkan Terima Kasih kepada Para Donatur

Berita Terbaru

Breaking News

Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:37 WIB