Hujan Deras Picu Kemacetan di Jalan Nasional 11 Gadog, Puncak

- Jurnalis

Senin, 9 Desember 2024 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak Bogor, teropongrakyat.co – Kemacetan parah terjadi di Jalan Nasional 11, Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kendaraan padat merayap akibat hujan yang berkepanjangan. Senin 9/12/2024.

Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak sejak beberapa hari terakhir menyebabkan genangan air di sejumlah titik di sepanjang Jalan Nasional 11. Kondisi ini menyebabkan kendaraan melambat dan mengakibatkan kemacetan panjang.

“Hujan deras sejak pagi tadi membuat jalanan licin dan genangan air di beberapa titik. Kendaraan jadi melambat dan akhirnya macet,” ujar seorang pengendara, Budi, yang terjebak kemacetan.

Baca Juga:  Kerja Sama Ditjen Hubla dan BPTD Tingkatkan Keselamatan Pelayaran Jabar

Hujan Deras Picu Kemacetan di Jalan Nasional 11 Gadog, Puncak - Teropong Rakyat

Berdasarkan pantauan, kemacetan terjadi mulai dari kawasan Gadog hingga Cisarua. Kendaraan terlihat merayap dengan kecepatan rendah.

“Saya sudah terjebak macet selama hampir dua jam. Padahal saya harus sampai di Jakarta sebelum sore,” keluh Budi.

Petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor sudah berada di lokasi untuk mengatur lalu lintas dan membantu para pengendara. Namun, kemacetan masih terjadi hingga saat ini.

Baca Juga:  NCS Polri Minta Polda Lampung Optimalkan Coolling System Jelang Pilkada

“Kami sudah mengerahkan petugas untuk mengatur lalu lintas dan membantu para pengendara. Kami juga mengimbau kepada para pengendara untuk berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas,” kata Kepala Dishub Kabupaten Bogor, .

Kepolisian dan Dishub Kabupaten Bogor menghimbau pengendara untuk menunda perjalanan jika tidak mendesak. Bagi pengendara yang terpaksa harus melintasi Jalan Nasional 11, diimbau untuk berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

Penulis : Aspian Dearey

Berita Terkait

Proyek Besar Diduga Tanpa Izin Muncul Di Depan SD, Warga Marunda Resah
Said Iqbal Sebut Buruh Tak Akan Demo Kenaikan Pertamax, Pakar: Dampaknya Tetap Dirasakan Pekerja
Resmikan Kantor Baru, Lembaga Sahabat Mikutopia Gelar Tasyakuran Kembangkan Wisata Edukasi Jamur dan Berdayakan Warga Desa Tulungrerjo
DPD LSM LIRA Kota Batu Kawal Sidang Ketiga, Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM, Putusan Sela Eksepsi Ditunggu Pekan Depan
Api Melalap Oven Kayu PT Alam Rayu Utama, Damkar Malang Turunkan 4 Unit Pemadam
Polda Metro Jaya Dalami Aliran Dana Hanania Group, Influencer Promosi Umrah Ikut Diperiksa
Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu
Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:51 WIB

Proyek Besar Diduga Tanpa Izin Muncul Di Depan SD, Warga Marunda Resah

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:43 WIB

Resmikan Kantor Baru, Lembaga Sahabat Mikutopia Gelar Tasyakuran Kembangkan Wisata Edukasi Jamur dan Berdayakan Warga Desa Tulungrerjo

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:36 WIB

DPD LSM LIRA Kota Batu Kawal Sidang Ketiga, Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM, Putusan Sela Eksepsi Ditunggu Pekan Depan

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Api Melalap Oven Kayu PT Alam Rayu Utama, Damkar Malang Turunkan 4 Unit Pemadam

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:53 WIB

Polda Metro Jaya Dalami Aliran Dana Hanania Group, Influencer Promosi Umrah Ikut Diperiksa

Berita Terbaru