HOAKS! TNI Gugur di Gaza, Kapuspen TNI: “Itu Tidak Benar”

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – Sebuah pesan berantai viral di WhatsApp mengabarkan bahwa Letkol Inf Wisnu bersama 40 anggota pasukan khusus TNI bersandi “Garuda Hitam” gugur dalam sebuah misi di Gaza akibat serangan udara gabungan Israel dan Amerika Serikat pada Jumat malam (25/4/2025).

Pesan itu bahkan menyebutkan bahwa sebelumnya pasukan khusus TNI berhasil menghancurkan gudang senjata milik Israel di Gaza, dan disertai video seseorang mengenakan seragam loreng dan masker yang mengklaim bahwa TNI diserang oleh Israel dan AS. Selasa, (29/4/2025).

HOAKS! TNI Gugur di Gaza, Kapuspen TNI: “Itu Tidak Benar” - Teropong Rakyat

Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

“INNALILLAAHI WAINNA ILAIHI RAAJI’UUN..
LETKOL inf. WISNU gugur beserta 40 Anggota Pasukan Khusus TNI yang bersandi GARUDA HITAM PBB daLam Misinya di Gaza akibat dibombardir pesawat gabungan IsraeL dan AS pada Jum’at MaLam 25 ApriL 2025 SeteLah sebeLumnya Menghancurkan Gudang senjata miLik IsraeL di Otoritas GAZA…
TNI HEBAAAT DI GAZA, SEMOGA ALLAAH Subhaanahuh Wata’aLa TETAP MELINDUNGI TNI DAN MEMBERI KEMENANGAN TNI… MEREKA GUGUR SEBAGAI SYUHADA…”

Namun benarkah informasi ini?

Baca Juga:  Pendekatan Soft Approach oleh Pemerintah Republik Indonesia berhasil, Pilot Philip akhirnya dibebaskan

Penjelasan TNI

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi membantah keras kabar tersebut. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

TNI Brigjen Kristomei Sianturi menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada pasukan militer Indonesia yang diterjunkan dalam konflik bersenjata di Gaza. Indonesia tetap pada komitmennya mendukung perjuangan rakyat Palestina secara diplomatis dan kemanusiaan, bukan dengan pengerahan pasukan.

Baca Juga:  Yonif 501 Kostrad Rayakan HUT ke-64 Gelar Wayang Kulit dan Aksi Sosial

Dukungan Indonesia Lewat Bantuan Kemanusiaan

Meski tidak mengirim pasukan tempur, Indonesia melalui TNI telah mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina. TNI Angkatan Udara bahkan mencetak sejarah dengan melakukan air dropping bantuan langsung ke wilayah selatan Gaza.

Sebanyak 20 bundel bantuan berisi makanan, air mineral, dan obat-obatan diterjunkan menggunakan parasut. Tiap paket berbobot sekitar 160 kilogram.

Langkah ini menunjukkan komitmen kuat Indonesia dalam mendukung kemerdekaan dan kemanusiaan untuk Palestina, tanpa harus menyebarkan informasi yang menyesatkan.

Berita Terkait

Baiturrahim Islamic Carnival, Merawat Kerinduan pada Karnaval Sarat Nilai
Jaga Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan, Polsek Kawasan Kalibaru Gelar “Jaga Jakarta On The Spot”
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan
Streskrim Polres Batu Periksa Sejumlah Saksi Pelapor Terkait Dugaan Penipuan dan Jual Beli Lapak PKL Alun-Alun 
Kapolri Hadiri Pembukaan Pameran Nasirun “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia
Patroli Gabungan Brimob Amankan 18 Pemuda Diduga Hendak Tawuran di Jakarta Timur
Cek Kesehatan Gratis LDII Pakisaji Disambut Antusias Warga
TNI Salurkan Dukungan Peralatan Penanganan Karhutla ke Kalimantan Tengah

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:28 WIB

Baiturrahim Islamic Carnival, Merawat Kerinduan pada Karnaval Sarat Nilai

Minggu, 13 September 2026 - 17:07 WIB

Jaga Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan, Polsek Kawasan Kalibaru Gelar “Jaga Jakarta On The Spot”

Minggu, 13 September 2026 - 16:32 WIB

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan

Minggu, 13 September 2026 - 16:16 WIB

Streskrim Polres Batu Periksa Sejumlah Saksi Pelapor Terkait Dugaan Penipuan dan Jual Beli Lapak PKL Alun-Alun 

Minggu, 13 September 2026 - 13:12 WIB

Patroli Gabungan Brimob Amankan 18 Pemuda Diduga Hendak Tawuran di Jakarta Timur

Berita Terbaru