Gerakan Tanam Padi Serentak di Bantur, TNI Dorong Percepatan Luas Tambah Tanam

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.con– Upaya mempercepat peningkatan produksi pangan terus dilakukan di wilayah Kabupaten Malang. Salah satunya melalui gerakan tanam padi serentak yang digelar di area persawahan Desa Wonorejo, Kecamatan Bantur, Senin (31/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan dan pemenuhan target Luas Tambah Tanam (LTT), sekaligus penanganan lahan pertanian padi yang terdampak kemarau panjang sepanjang 2026.

Gerakan tanam padi ini melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah desa, serta kelompok tani. Hadir dalam kegiatan tersebut Bati Tuud Koramil 12 Bantur Peltu Tomy Umbarsono, Babinsa Desa Wonorejo Serka Suwanto, Babinsa Desa Wonokerto Serma Regif, Babinsa Desa Rejosari Sertu Samsudin, Babinsa Desa Sumberbening Serma Jimin, Bhabinkamtibmas Desa Wonorejo Aipda Samsul, Kamituwo Desa Wonorejo Dwi Agus, serta perwakilan kelompok tani Desa Wonorejo, Sapto.

Baca Juga:  Dosen UPN Veteran Jawa Timur Raih Peringkat 1 Pelatihan Fasilitator Bela Negara Kemhan RI

Bati Tuud Koramil 12 Bantur, Peltu Tomy Umbarsono, mengatakan gerakan tanam padi serentak merupakan bentuk sinergi bersama dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Gerakan tanam padi ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergi kami bersama petani untuk mendukung ketahanan pangan. Kami akan terus mendampingi para petani, mulai dari persiapan lahan, proses tanam hingga masa panen,” ujar Tomy.

Menurutnya, kondisi kemarau panjang menjadi salah satu tantangan bagi petani. Karena itu, percepatan tanam perlu dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi dan ketersediaan air di lahan pertanian.

“Kami berharap dengan adanya gerakan tanam serentak ini, lahan pertanian yang masih memungkinkan untuk ditanami dapat segera dimanfaatkan. Target LTT bisa tercapai dan produktivitas pertanian tetap terjaga,” imbuhnya.

Baca Juga:  Patroli JJOS Cipta Kondisi, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Tomy juga mengajak seluruh pihak, khususnya para petani, untuk terus menjaga komunikasi dan berkoordinasi apabila menghadapi kendala di lapangan.

“Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan pemerintah desa akan terus berkoordinasi dengan kelompok tani. Harapannya, berbagai kendala yang dihadapi petani dapat segera dicarikan solusi, sehingga ketahanan pangan di wilayah Bantur tetap terjaga,” tegasnya.

Gerakan tanam padi serentak tersebut diharapkan tidak hanya mampu mengejar target luas tambah tanam, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Malang.

Berita Terkait

Sambangi ABK di Pelabuhan Muara Angke, Unit Binmas Polsek Kawasan Sunda Kelapa Sampaikan Pesan Kamtibmas
Latgabma Super Garuda Shield Ke-V Tahun 2026 Resmi Dibuka
Panglima TNI Tinjau Kesiapan Prajurit dalam Complex Warfare Course di Batujajar
TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh Perkuat Penanganan Karhutla di Berbagai
Kodim 1710/Mimika Rampungkan Jembatan Beton di Kelurahan Kamoro Jaya dan Wonosari Jaya
Ketua Forum Alumni Pimpinan Cipayung Mimika Dukung Upaya Satgas Damai Cartenz Jaga Keamanan Papua
Patroli Dialogis Polsubsektor Inggom, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ajak Satpam dan Pekerja Bersama Jaga Kamtibmas
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sasar Titik Rawan, Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 09:45 WIB

Gerakan Tanam Padi Serentak di Bantur, TNI Dorong Percepatan Luas Tambah Tanam

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Sambangi ABK di Pelabuhan Muara Angke, Unit Binmas Polsek Kawasan Sunda Kelapa Sampaikan Pesan Kamtibmas

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Latgabma Super Garuda Shield Ke-V Tahun 2026 Resmi Dibuka

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Panglima TNI Tinjau Kesiapan Prajurit dalam Complex Warfare Course di Batujajar

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:49 WIB

TNI Kerahkan 1.482 Penyuluh Perkuat Penanganan Karhutla di Berbagai

Berita Terbaru

Pemerintahan

Lupa Cabut Setrika, Rumah Warga Gondanglegi Terbaka

Selasa, 1 Sep 2026 - 05:55 WIB