Diskon Tarif Listrik 50% dari PLN Berakhir, Tarif Kembali Normal Mulai 1 Maret 2025

- Jurnalis

Sabtu, 1 Maret 2025 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Teropongrakyat.co Program diskon tarif listrik 50% dari PT PLN (Persero) yang berlangsung selama dua bulan, yaitu Januari hingga Februari 2025, sudah berakhir. Mulai 1 Maret 2025, tarif listrik PLN kembali diberlakukan sesuai ketetapan yang berlaku. Sabtu, (01/03/2025).

Diskon Tidak Diperpanjang

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menegaskan bahwa program diskon ini hanya bersifat sementara dan tidak akan diperpanjang.

“Program ini merupakan kebijakan pemerintah dan berlaku hanya untuk Januari dan Februari 2025,” ujar Gregorius pada Senin (24/2/2025), dikutip dari Kompas.com.

Program ini didasarkan pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 348.K/TL.01/MEM.L/2024 sebagai stimulus jangka pendek yang bertujuan membantu 81,42 juta pelanggan rumah tangga di Indonesia.

Tarif Listrik Setelah Diskon Berakhir

Dengan berakhirnya program ini, pelanggan PLN kembali membayar tarif listrik penuh mulai 1 Maret 2025.

Baca Juga:  Police Line di Kafe Bmart Kemayoran Dicopot, Ini Penjelasan Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus

Sebagai contoh:

  • Pelanggan dengan daya 900 VA-RTM yang selama diskon hanya membayar Rp 676 per kWh, kini harus membayar Rp 1.352 per kWh.
  • Pelanggan dengan daya 1.300 VA dan 2.200 VA yang sebelumnya mendapat diskon, kini harus membayar tarif penuh sebesar Rp 1.444,70 per kWh.

Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik

Meski diskon berakhir, pemerintah memastikan bahwa tidak ada kenaikan tarif listrik bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi hingga Triwulan I 2025.

“Pemerintah memastikan tarif listrik untuk triwulan pertama 2025 tidak mengalami perubahan,” kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman P. Hutajulu.

Tarif Listrik yang Berlaku Mulai 1 Maret 2025

Berikut tarif listrik yang mulai berlaku setelah program diskon berakhir:

  • R-1/TR daya 900 VA: Rp 1.352 per kWh
  • R-1/TR daya 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • R-1/TR daya 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • R-2/TR daya 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh
  • R-3/TR daya 6.600 VA ke atas: Rp 1.699,53 per kWh
  • B-2/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh
  • B-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
  • I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
  • I-4/TT daya 30.000 kVA ke atas: Rp 996,74 per kWh
  • P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.699,53 per kWh
  • P-2/TM daya di atas 200 kVA: Rp 1.522,88 per kWh
  • P-3/TR untuk penerangan jalan umum: Rp 1.699,53 per kWh
  • L/TR, TM, TT: Rp 1.644,52 per kWh
Baca Juga:  Dukung Program Asta Cita Presiden, Polres Jakbar Tangkap Puluhan Tersangka Narkoba dalam Sebulan

Dengan berakhirnya program diskon ini, masyarakat diharapkan dapat bersiap menghadapi tarif listrik yang kembali normal mulai Maret 2025.

Berita Terkait

Belum Ada Putusan Sudah Ada Plang & Satreskrim: Dugaan “Dekengan Kuat” Panaskan Sengketa Tanah Bogor
Jalan Marunda Baru–Sungai Tiram Dihantui Truk Kontainer, Keselamatan Warga Dipertaruhkan
TASPEN Salurkan Bantuan Rp155 Juta untuk Korban Gempa NTT
Solusi Kebangsaan Ditawarkan PDKN Kepada Presiden Prabowo Untuk Mengatasi Krisis
Jalan Cacing Macet Parah, Bahu Jalan Dikuasai Bengkel: Siapa yang Membiarkan?
20 Tahun Perjuangkan Hak, Keluarga H. Makawi Tegaskan Tak Akan Berhenti Tempuh Jalur Hukum
Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan, A-JUM dan U Radio Suarakan Aspirasi Warga Jakarta Utara
Dulu Pilih, Sekarang Disuruh Pulang Bupati Nagekeo : Tangis Warga Nagekeo di Tengah Tenda Darurat. ketum PDKN Ikut Menyoroti

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Belum Ada Putusan Sudah Ada Plang & Satreskrim: Dugaan “Dekengan Kuat” Panaskan Sengketa Tanah Bogor

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Jalan Marunda Baru–Sungai Tiram Dihantui Truk Kontainer, Keselamatan Warga Dipertaruhkan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:43 WIB

TASPEN Salurkan Bantuan Rp155 Juta untuk Korban Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Solusi Kebangsaan Ditawarkan PDKN Kepada Presiden Prabowo Untuk Mengatasi Krisis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Jalan Cacing Macet Parah, Bahu Jalan Dikuasai Bengkel: Siapa yang Membiarkan?

Berita Terbaru