DIALETIKA PENERAPAN HUKUM DAN PENGEMBANGAN SDM DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 5.0 DIBUKA SECARA RESMI OLEH DIREKTUR LBH CCI RUSDI,SH.,CFLE

- Jurnalis

Minggu, 28 April 2024 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teropongrakyat.co – Sorong, Acara Dialetika Penerapan Hukum dan Pengembangan SDM di Era Revolusi Industri 5.0 yang diselenggarakan oleh LBH Cendrawasih Celebes Indonesia dibuka secara resmi oleh Direktur LBH CCI Rusdi,SH.,CFLE Jam 13.30 Wit, Minggu (28/04/2024). Demikian laporan ketua Panitia Pelaksana Frengky Abas Silaen,S.IP.,CFLE saat ditemui media.

Dari laporan ketua panitia Frengky Abas Silaen,S.IP Dialetika ini diikuti lebih dari 50 orang terdiri dari Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Kepala kepala Suku. Peserta berasal dari Sorong Kabupaten Biak.

Berdasarkan laporan ketua Panitia Pelaksana Dialetika Penerepan Hukum dan Pengembangan SDM, Frengky Abas Silaen,S.IP.,CFLE bahwa : yang tampil sebagai Narasumber Utama adalah Prof Drs Owin Jamasy Jamaluddin,M.Hum.,MM.,Ph.D dari Kemendagri RI.

Baca Juga:  Oknum karyawan PT. KCN, Marunda di duga melakukan kecurangan bongkar muat batu bara.

Pembukaan Forum Dialetika diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Laporan ketua Panitia oleh Frengky Abas Silaen,S.IP.,CFLE, dan Kata Sambutan sekaligus membuka Dialetika secara Resmi oleh Direktur LBH CCI Rusdi,SH.,CFLE.

Dalam Sambutannya Direktur LBH CCI Rusdi,SH.,CFLE mengatakan bahwa Acara ini merupakan program LBH CCI untuk mencerdaskan kehidupan Bangsa, menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui Dialetika, Penyuluhan Hukum, Pelatihan, dan Worshop. Sehingga timbul kesadaran hukum warga dan kesadaran hukum masyarakat.

Baca Juga:  Sejumlah Oknum Pemborong Diduga Manfaatkan Nama Besar Ketum PWDPI

Selanjutnya Rusdi,SH.,CFLE mengatakan kegiatan Dialetika ini akan membahas Tantangan Hukum Adat di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, diantaranya : Pengakuan Hukum dan Perlindungan Hukum, Pertentangan Hukum, Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual, Akses Keadilan dan Sumber Daya Hukum, serta Penegakan Hukum & Perlindungan HAM.

Harapan kami dengan adanya Dialetika ini semakin banyak terwujud warga sadar hukum dan komunitas sadar hukum di Era Revolusi Industri 4.0 da Society 5.0. Ujar Direktur Rusdi.

(Misri)

Berita Terkait

Semangat 1 Muharam, PSM Jawa Barat Siap Melangkah dengan Kepengurusan Baru
Kuasa Hukum Minta Majelis Hakim Telusuri Keberadaan Barang Bukti Asli Kasus Sabu 3 Kilogram
Mantan Jurnalis Senior Malang Raya, Ryan Ariyanto Setiawan Meninggal Dunia, Sosoknya dikenal Tularkan Ilmu Jurnalistik dan Low Profile
Yakuza Maneges Bantah Ambil Alih Kewenangan Aparat, Sebut Penyegelan Ponpes Bentuk Sikap Moral
Ketua PBNU Bidang Keagamaan:Main Hakim Sendiri Bukan Syariat dan Bukan Hukum
Badan Musyawah (Bamus) Betawi Mengelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 dengan Tema “Menyosong Lima Abad Jakarta Kota Budaya dan Kota Global”
Polsek Kelapa Dua Amankan Terduga Penjual Obat Daftar G di Bojong Nangka, Ratusan Butir Obat Disita
Ribuan Warga Sunter Agung Meriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H di Pelataran JIS

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:06 WIB

Semangat 1 Muharam, PSM Jawa Barat Siap Melangkah dengan Kepengurusan Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:26 WIB

Kuasa Hukum Minta Majelis Hakim Telusuri Keberadaan Barang Bukti Asli Kasus Sabu 3 Kilogram

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:11 WIB

Mantan Jurnalis Senior Malang Raya, Ryan Ariyanto Setiawan Meninggal Dunia, Sosoknya dikenal Tularkan Ilmu Jurnalistik dan Low Profile

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:22 WIB

Ketua PBNU Bidang Keagamaan:Main Hakim Sendiri Bukan Syariat dan Bukan Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:11 WIB

Badan Musyawah (Bamus) Betawi Mengelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 dengan Tema “Menyosong Lima Abad Jakarta Kota Budaya dan Kota Global”

Berita Terbaru