Deklarasi RISOL, Heri Koswara Sindir Korupsi Kolusi dan Nepotisme Di Era Sebelumnya

- Jurnalis

Minggu, 25 Agustus 2024 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, teropongrakyat.co – Deklarasi Calon Walikota Bekasi Heri Koswara dan Calon Wakil Walikota H.Sholihin yang digelar di Alun-alun Kota Bekasi pada Minggu (25/8/2024) pagi berlangsung meriah.

Hadir perwakilan dari partai koalisi selain PKS dan PPP yakni PAN, Hanura, Partai Ummat, Partai Buruh.

Ada yang menarik dalam acara tersebut sejumlah komunitas disabilitas yang sangat antusias mengikuti rangkaian acara demi acara dipandu oleh pimpinan rombongannya.

Dalam orasinya Calon Walikota Bekasi Heri Koswara menyatakan, dirinya dan H.Sholihin siap menerima amanat maju sebagai calon walikota dan calon wakil walikota.

Baca Juga:  Jokowi Laporkan Dugaan Fitnah Ijazah Palsu ke Polda Metro Jaya, Serahkan 24 Barang Bukti

“Kami akan membangun kota Bekasi dan menghilangkan budaya korupsi kolusi dan nepotisme seperti yang terjadi selama ini,”ucapnya. Minggu (25/8/2024).

“Tak ada itu yang mau jadi lurah, camat, kepala dinas harus bayar. Semua punya kesempatan yang sama. Jadi ini komitmen kami berdua,”sambungnya.

Sementara Calon Wakil Walikota Bekasi H.Sholihin, menceritakan pada 1996 saat pertama berdomisili di Kota Bekasi menjadi kenek bus.

Baca Juga:  Partai UKM Indonesia Minta Presiden Prabowo Fokus Perbaikan Ekonomi Kerakyatan 

“Tanpa kenal mengarungi hidup. Sebagai pendatang saya sudah jatuh hati pada kota ini. Kota Bekasi sebagai kota penuh sejarah. Kebesaran Kota Bekasi bisa diraih kembali oleh orang-orang kecil,”ujar pria yang akrab disapa Gus Shol ini.

“Jika diamanahkan memimpin Kota Bekasi. Saya tidak akan mengambil gaji saya sebagai wakil walikota Bekasi, dan anggaran Rp500 juta per RW per tahun,”tutupnya. / (Akbar)

Berita Terkait

Yohanes Oci: Pertemuan Prabowo–Megawati Dimaknai Baik Untuk Demokrasi
OTT Bupati Pekalongan, Dalih ‘Tak Paham Tata Kelola’ Disorot: Yohanes Oci Minta KPK Dalami Motif
Tim Reformasi Polri jangan sampai hanya menjadi alat peredam kritik publik Dan Tameng Pencitraan
Anggota DPRD Rokan Hulu Dalam Diskusi , Pentingnya Peran Media Dalam Merawat Stabilitas Dan Soroti Konflik Lahan Dan Isu Sosial
PDIP Kota Pasuruan Terus Berkomitmen Perjuangkan Beasiswa PIP Untuk Anak Kurang Mampu
HUT ke-53 PDI Perjuangan, DPC Kota Pasuruan Bidik Minimal Enam Kursi DPRD
Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI di PT Greenfields, Malang
Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang Hadiri FGD Sinergitas Pembangunan dan Antisipasi Bencana di Wagir

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00 WIB

Yohanes Oci: Pertemuan Prabowo–Megawati Dimaknai Baik Untuk Demokrasi

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:03 WIB

OTT Bupati Pekalongan, Dalih ‘Tak Paham Tata Kelola’ Disorot: Yohanes Oci Minta KPK Dalami Motif

Selasa, 24 Februari 2026 - 05:43 WIB

Tim Reformasi Polri jangan sampai hanya menjadi alat peredam kritik publik Dan Tameng Pencitraan

Senin, 23 Februari 2026 - 05:59 WIB

Anggota DPRD Rokan Hulu Dalam Diskusi , Pentingnya Peran Media Dalam Merawat Stabilitas Dan Soroti Konflik Lahan Dan Isu Sosial

Sabtu, 24 Januari 2026 - 06:06 WIB

PDIP Kota Pasuruan Terus Berkomitmen Perjuangkan Beasiswa PIP Untuk Anak Kurang Mampu

Berita Terbaru