Cara Sederhana yang Harus Diketahui untuk Melindungi USDT Wallet

- Jurnalis

Rabu, 17 Juli 2024 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

USDT, atau Tether, adalah stablecoin yang dipatok pada dolar AS, yang sering digunakan dalam transaksi kripto karena kestabilannya.

Namun, meningkatnya penggunaan USDT dalam transaksi juga memicu peningkatan aktivitas kriminal, seperti yang terlihat pada kasus baru-baru ini di Kamboja. Artikel ini akan membahas pentingnya keamanan USDT Wallet dan bagaimana kasus di Kamboja menggarisbawahi kebutuhan tersebut.

Kasus Pembekuan USDT di Kamboja

Pada awal tahun ini, perusahaan cryptocurrency Tether membekukan lebih dari $29 juta USDT yang terhubung ke pasar online besar di Kamboja. Pasar ini diduga terlibat dalam pig butchering scam, di mana korban dijebak melalui media sosial, situs kencan, atau platform pengiriman pesan untuk melakukan investasi palsu. 

Aktivitas kriminal ini menunjukkan betapa pentingnya mengetahui cara mengamankan USDT Wallet untuk melindungi pengguna dari tindakan penipuan dan kejahatan dunia maya.

Cara Menjaga Keamanan USDT Wallet

Di bawah ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga keamanan USDT Wallet:

Verifikasi Dua Faktor (2FA). Salah satu langkah keamanan paling dasar yang harus diterapkan oleh pengguna adalah melakukan verifikasi dua faktor (2FA). Metode ini menambahkan lapisan perlindungan tambahan dengan memerlukan dua bentuk identifikasi sebelum akses diberikan. Ini bisa berupa kombinasi dari kata sandi dan kode yang dikirim ke perangkat ponsel pengguna.

Baca Juga:  Kelangkaan Hewan Kerbau Untuk Ritual Adat di Sulawesi Barat, Siapa Bertanggung Jawab?

Image

Cold Storage. Penyimpanan dingin atau cold storage adalah metode menyimpan cryptocurrency secara offline, jauh dari jangkauan hacker. Wallet yang disimpan dalam perangkat keras yang tidak terhubung ke internet jauh lebih sulit untuk diretas dibandingkan wallet yang disimpan secara online.

Private Key. Menjaga kunci pribadi (private key) tetap aman dan tidak membagikannya kepada siapa pun adalah prinsip dasar keamanan dalam mengelola USDT Wallet. Private key adalah kode rahasia yang memungkinkan akses ke wallet dan transaksi cryptocurrency.

Peran Penyedia Wallet dalam Keamanan

Penyedia wallet juga memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan keamanan pengguna. Mereka harus menerapkan protokol keamanan yang ketat dan terus memperbarui sistem mereka untuk mengatasi ancaman terbaru.

Misalnya, Tether bekerja sama dengan penegak hukum untuk membekukan dana yang terlibat dalam aktivitas kriminal, seperti yang terjadi di Kamboja.

Kasus Pembekuan Dana di Kamboja: Pelajaran Penting

Kasus di Kamboja menunjukkan bahwa bahkan dengan langkah-langkah keamanan yang ketat, masih ada risiko yang terkait dengan penggunaan USDT.

Baca Juga:  Cara ASICS Inspirasi Perempuan Indonesia Hidup Sehat Dengan Kirim Pelari Ke Sydney Marathon

Perusahaan analisis blockchain Bitrace menghubungkan alamat di platform TRON yang dananya telah dibekukan ke Huione Group, yang terlibat dalam penipuan transnasional. Tether membekukan dana ini berdasarkan permintaan dari penegak hukum, menunjukkan pentingnya kerja sama antara perusahaan kripto dan otoritas hukum.

Kesimpulan

Keamanan USDT Wallet adalah hal yang krusial dalam dunia cryptocurrency. Pengguna harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi wallet mereka, seperti menggunakan verifikasi dua faktor, cold storage, dan menjaga kunci pribadi tetap aman. 

Penyedia wallet juga harus terus meningkatkan protokol keamanan mereka dan bekerja sama dengan penegak hukum untuk melindungi pengguna dari aktivitas kriminal. Kasus pembekuan USDT di Kamboja adalah pengingat akan pentingnya keamanan dalam transaksi kripto dan kebutuhan untuk selalu waspada terhadap ancaman yang ada.

Dengan menjaga keamanan USDT Wallet, pengguna dapat bertransaksi dengan lebih tenang dan aman di dunia cryptocurrency yang dinamis dan terus berkembang.

Berita Terkait

Last Call Kapal ‘Tanto Salam’ dan First Call ‘Tanto Saudara’ Jadi Sorotan Perayaan Pergantian Tahun di Pelabuhan Tanjung Priok
Bukti Konsistensi Kinerja: NPCT1 Raih Tonggak 10 Juta TEUs Sejak Beroperasi
Lapar Tapi Males Ribet? Foodcourt Citra Living Jadi Jawabannya
Pelindo Solusi Logistik Group Wujudkan Ekonomi Hijau melalui Program TJSL MADANI
Peninjauan Lokasi Simpang JLLB-FOTL Surabaya PT Akses Pelabuhan Indonesia
Kesiapan Layanan JTCC Saat Periode Libur NATARU 2025/26
Ctp Hadiri Sosialisasi Terkait SPM Jalan TOL
Holisme dalam Perbaikan: SPTP Memperkuat Terminal di Barat dan Timur dengan Standar Dunia

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 17:42 WIB

Last Call Kapal ‘Tanto Salam’ dan First Call ‘Tanto Saudara’ Jadi Sorotan Perayaan Pergantian Tahun di Pelabuhan Tanjung Priok

Rabu, 31 Desember 2025 - 08:14 WIB

Bukti Konsistensi Kinerja: NPCT1 Raih Tonggak 10 Juta TEUs Sejak Beroperasi

Senin, 29 Desember 2025 - 08:23 WIB

Lapar Tapi Males Ribet? Foodcourt Citra Living Jadi Jawabannya

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:44 WIB

Pelindo Solusi Logistik Group Wujudkan Ekonomi Hijau melalui Program TJSL MADANI

Selasa, 23 Desember 2025 - 11:50 WIB

Peninjauan Lokasi Simpang JLLB-FOTL Surabaya PT Akses Pelabuhan Indonesia

Berita Terbaru

Breaking News

WARU Iblis Perenggut Jiwa Yang Malang

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:08 WIB