Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTSiswa MTs di Pemalang Jalani BAP, Kasus Dugaan Kekerasan Kepala Sekolah BerlanjutKomentar: 0

Siswa MTs di Pemalang Jalani BAP, Kasus Dugaan Kekerasan Kepala Sekolah Berlanjut

Teropong Rakyat, 27 Februari 2026, 20:22 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Pemalang – Teropongrakyat.co || kasus dugaan kekerasan oleh kepala sekolah MTS SALAFIYAH AL MASKURIYAH terhadap siswanya desa datar kini resmi diterima.Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dilakukan oleh satuan unit empat (PPA) polres Pemalang pada Jumat,27 Febuari 2026.
Adriyasfa kintara hari ini menjalani BAP dengan setatus sebagai korban di dampingi oleh kuasa hukumnya,Willy Triatama Bandrio, S.H., C.MDF., CPLA
Didalam ruangan, penyidik mengajukan beberapa pertanyaan-pertanyaan terjadinya pemukulan dan saya jawab dengan jujur ucap (korban)

Baca Juga:  Danrem 012/TU Bersama Rombongan Ziarah dan Tinjau Renovasi Makam Pahlawan Nasional Teuku Umar

Ketika ditanya oleh awak media korban juga merasa sangat kecewa dengan perlakuan kepela sekolah terhadap Saya,Saya kecewa, dengan perlakuan kepela sekolah saya, harusnya jangan ada pemukulan,,ujarnya

Willy Triatama Bandrio S.H juga mengatakan,, Saya akan mendampingi kasus ini sampai tuntas,ini buat pelajaran bagi para pendidik , Agar tidak sewenang-wenang terhadap anak didiknya

“Kami pastikan penanganan perkara ini dilakukan secara transparan dan tuntas,” ujarnya.
Keluarga korban juga berharap
agar dinas pendidikan lebih aktif melakukan sosialisasi aturan-aturan terkait sekolah aman dari tindak kekerasan, baik kepada guru, siswa, maupun tenaga kependidikan. Terlebih, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No.82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan, menyatakan bahwa tindak kekerasan yang dilakukan di lingkungan sekolah maupun antar sekolah, dapat mengarah kepada suatu tindak kriminal dan menimbulkan trauma bagi peserta didik.
Tahap selanjutnya adalah pemagilan terduga tersangka (terlapor)

Baca Juga:  Aparatur Pemkot Jakarta Utara Diminta Teladani Jiwa Kepahlawanan
Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain