MALANG | Teropongrakyat.con– Upaya mempercepat peningkatan produksi pangan terus dilakukan di wilayah Kabupaten Malang. Salah satunya melalui gerakan tanam padi serentak yang digelar di area persawahan Desa Wonorejo, Kecamatan Bantur, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan dan pemenuhan target Luas Tambah Tanam (LTT), sekaligus penanganan lahan pertanian padi yang terdampak kemarau panjang sepanjang 2026.
Gerakan tanam padi ini melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah desa, serta kelompok tani. Hadir dalam kegiatan tersebut Bati Tuud Koramil 12 Bantur Peltu Tomy Umbarsono, Babinsa Desa Wonorejo Serka Suwanto, Babinsa Desa Wonokerto Serma Regif, Babinsa Desa Rejosari Sertu Samsudin, Babinsa Desa Sumberbening Serma Jimin, Bhabinkamtibmas Desa Wonorejo Aipda Samsul, Kamituwo Desa Wonorejo Dwi Agus, serta perwakilan kelompok tani Desa Wonorejo, Sapto.
Bati Tuud Koramil 12 Bantur, Peltu Tomy Umbarsono, mengatakan gerakan tanam padi serentak merupakan bentuk sinergi bersama dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
“Gerakan tanam padi ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergi kami bersama petani untuk mendukung ketahanan pangan. Kami akan terus mendampingi para petani, mulai dari persiapan lahan, proses tanam hingga masa panen,” ujar Tomy.
Menurutnya, kondisi kemarau panjang menjadi salah satu tantangan bagi petani. Karena itu, percepatan tanam perlu dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi dan ketersediaan air di lahan pertanian.
“Kami berharap dengan adanya gerakan tanam serentak ini, lahan pertanian yang masih memungkinkan untuk ditanami dapat segera dimanfaatkan. Target LTT bisa tercapai dan produktivitas pertanian tetap terjaga,” imbuhnya.
Tomy juga mengajak seluruh pihak, khususnya para petani, untuk terus menjaga komunikasi dan berkoordinasi apabila menghadapi kendala di lapangan.
“Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan pemerintah desa akan terus berkoordinasi dengan kelompok tani. Harapannya, berbagai kendala yang dihadapi petani dapat segera dicarikan solusi, sehingga ketahanan pangan di wilayah Bantur tetap terjaga,” tegasnya.
Gerakan tanam padi serentak tersebut diharapkan tidak hanya mampu mengejar target luas tambah tanam, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Malang.



























































