Kapendam XVIII/Kasuari: Jangan Terprovokasi, TNI-Polri Pastikan Fakta Kasus Aifat Timur Tengah

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANOKWARI, teropongrakyat.co – Kapendam XVIII/Kasuari menegaskan bahwa TNI bersama Polri terus mendalami secara menyeluruh dugaan tindak kekerasan terhadap tiga warga masyarakat di wilayah Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat, yang terjadi pada 13 Agustus 2026.

Kapendam XVIII/Kasuari mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan tidak mengambil kesimpulan sebelum proses penyelidikan selesai.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Jangan sampai informasi yang belum jelas kebenarannya justru menimbulkan keresahan dan memperkeruh situasi,” tegas Kapendam XVIII/Kasuari.

TNI-Polri menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut dan memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas. Ketiga korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini menjalani perawatan lanjutan di Rumah Sakit Selebesolu Sorong.

Baca Juga:  Anggota TNI Tak Malu Nyambi Menjadi  Pemulung Demi Mencukupi Kebutuhan 

Berdasarkan pemeriksaan awal, luka yang dialami para korban tidak menunjukkan indikasi luka tembak, namun terdapat dugaan luka akibat benda atau senjata tajam. Temuan tersebut masih terus didalami untuk memastikan fakta sebenarnya.

Selain itu, berdasarkan pengecekan awal di lapangan, tidak ditemukan adanya pasukan TNI yang sedang melaksanakan operasi di sekitar wilayah Ainod pada saat kejadian.

Kapendam menegaskan bahwa informasi tersebut merupakan hasil pengecekan awal dan proses penyelidikan masih terus berjalan. Karena itu, seluruh pihak diminta memberikan ruang kepada aparat untuk mengungkap fakta berdasarkan bukti dan keterangan yang dapat dipertanggungjawabksn.

Baca Juga:  Jelang Nataru, Satgas Pangan Polres Malang Pastikan Stok Aman dan Harga Bapok Stabil

TNI-Polri bersama pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat Maybrat dan Papua Barat Daya.

Masyarakat juga diharapkan tidak menyebarluaskan foto, video, maupun narasi yang belum diketahui sumber dan kebenarannya karena dapat memicu kesalahpahaman serta memperbesar keresahan di tengah masyarakat.

“Mari kita jaga Maybrat tetap aman, damai dan kondusif. Percayakan proses penyelidikan kepada aparat yang berwenang dan mari bersama-sama menjaga kedamaian Papua Barat Daya,” pungkas Kapendam XVIII/Kasuari. (Pendam XVIII/Kasuari)

Berita Terkait

Menembus Batas Alam Ugimba: Koops TNI Habema Hadirkan Kembali Negara di Bawah Kaki Gunung Cartenz Setelah 15 Tahun Terisolasi
Meriahkan HUT RI ke-81, Kepala Suku Mbua Gelar Lomba Berhadiah dan Bagikan Sembako kepada Masyarakat
Meriahkan HUT RI ke-81, Kepala Suku Mbua Gelar Lomba Berhadiah dan Bagikan Sembako kepada Masyarakat
Aksi Demonstrasi KNPB di Wamena Berlangsung Aman, Tertib dan
TNI Kirim 27 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Terekam CCTV Bawa Linggis, Pencuri Rumah Warga di Wagir Malang Diringkus Polisi
Korsleting Diduga Picu Kebakaran, Kandang Ayam di Kromengan
Wapang TNI Tinjau Karya Bakti, Pembangunan KDKMP dan Yonif TP 842/Badak Sakti di Pandeglang

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Menembus Batas Alam Ugimba: Koops TNI Habema Hadirkan Kembali Negara di Bawah Kaki Gunung Cartenz Setelah 15 Tahun Terisolasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Kapendam XVIII/Kasuari: Jangan Terprovokasi, TNI-Polri Pastikan Fakta Kasus Aifat Timur Tengah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Kepala Suku Mbua Gelar Lomba Berhadiah dan Bagikan Sembako kepada Masyarakat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Aksi Demonstrasi KNPB di Wamena Berlangsung Aman, Tertib dan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:50 WIB

TNI Kirim 27 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Berita Terbaru