Inovasi dan Pendidikan Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Wabup Malang Dorong Sinergi Ekonomi Kerakyatan

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co – Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, menegaskan bahwa inovasi produk, penguatan strategi pemasaran, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan merupakan tiga pilar utama agar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mampu berkembang dan naik kelas. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Cangkrukan Ekonomi Pancasila yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur di NK Café, Karangploso, Kabupaten Malang, Rabu (5/8).

Forum Strategis Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kerakyatan

Kegiatan ini menjadi ruang dialog yang mempertemukan pemerintah, akademisi, dunia usaha, perbankan, hingga pelaku UMKM untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis nilai-nilai Pancasila. Forum tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian menyambut Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 yang akan digelar pada akhir Agustus mendatang.

Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir, di antaranya perwakilan Kementerian Keuangan RI, Kementerian UMKM RI, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang mengikuti secara daring, Ketua MUI Pusat, Ketua PWNU Jawa Timur, jajaran Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, perbankan, hingga pelaku usaha.

Sebagai tuan rumah, Wakil Bupati Malang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Malang sebagai lokasi penyelenggaraan forum tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun UMKM yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Paguyuban Pedagang Daging "Desak" Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan

Inovasi Produk dan Pemasaran Jadi Tantangan UMKM

Dalam arahannya, Lathifah Shohib menyoroti tantangan yang masih dihadapi pelaku UMKM, khususnya di sektor kuliner. Ia menilai kemampuan berinovasi, baik melalui pengembangan produk baru maupun pembaruan kemasan, menjadi faktor penting untuk menarik minat konsumen di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Selain inovasi produk, ia juga menilai kelemahan yang masih banyak ditemui pada pelaku UMKM adalah aspek pemasaran. Menurutnya, strategi promosi yang tepat akan menjadi penentu keberhasilan sebuah usaha dalam menjangkau pasar yang lebih luas.

“Kalau ingin bisnis, terutama di bidang kuliner, harus selalu ada inovasi. Kelemahan kita sering kali ada pada bidang pemasaran,” ujar Lathifah.

Pendidikan Generasi Penerus dan Permodalan Sehat

Wakil Bupati Malang yang juga menjabat sebagai Ketua Koperasi Annisa Muslimat NU Kota Malang itu menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak pelaku UMKM sebagai investasi jangka panjang untuk keberlanjutan usaha keluarga. Ia mendorong para pelaku usaha memanfaatkan program pemerintah seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah maupun Program Indonesia Pintar (PIP) agar generasi penerus memiliki kemampuan manajerial, kreativitas, dan jaringan usaha yang lebih baik.

Baca Juga:  Dalam Rangka Merayakan HUT RI ke 79, Satgas Yonif 323 Kibarkan Merah Putih di Pedalaman Papua 

“Jika pelaku UMKM memiliki pendidikan tinggi, kreativitas dan jaringannya akan semakin meningkat. Kami ingin memberikan pendampingan pendidikan agar anak-anak ini bisa melanjutkan usaha orang tuanya secara lebih profesional dan berkembang,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Lathifah juga membagikan pengalaman Koperasi Annisa Muslimat NU dalam membantu masyarakat keluar dari jeratan pinjaman berbunga tinggi atau bank titil melalui penyediaan pembiayaan usaha produktif. Menurutnya, edukasi mengenai bahaya praktik riba harus diiringi solusi nyata berupa akses permodalan yang sehat, mudah, dan terjangkau.

Melalui Forum Cangkrukan Ekonomi Pancasila, Pemerintah Kabupaten Malang berharap terbangun ekosistem UMKM yang semakin inovatif, kuat, dan berdaya saing. Sinergi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, perguruan tinggi, serta lembaga keuangan diyakini mampu mempercepat terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Kabupaten Malang maupun Jawa Timur.

Berita Terkait

Sekda Kabupaten Malang Dorong Kepala Desa Tingkatkan Pendidikan, Perkuat SDM untuk Tarik Investasi
Bupati Malang Tegaskan Komitmen Antikorupsi, Hadiri Rakor Penguatan Integritas Bersama Kemendagri dan KPK
Penjaringan Perangkat Desa Rejoyoso Berlangsung Transparan, Koramil dan Polsek Bantur Lakukan Pengawasan
Tumpahan Solar di Jalan Raya Mondoroko Singosari Berhasil Ditangani, Damkar Kabupaten Malang Bergerak Cepat
Sinergi Kemnaker dan Kementerian PU, Wamenaker Ferry : Pekerja Konstruksi Lokal Wajib Naik Kelas
Diduga Korsleting Sound System, Rumah Warga di Singosari Terbakar
Wakil Wali Kota Heli Suyanto Ajak Petani Jaga Hutan demi Masa Depan Kota Batu
Sektor Pangan dan Program Sosial Jadi Primadona Kepuasan Publik Terhadap Pemerintahan Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Sekda Kabupaten Malang Dorong Kepala Desa Tingkatkan Pendidikan, Perkuat SDM untuk Tarik Investasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Inovasi dan Pendidikan Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Wabup Malang Dorong Sinergi Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:12 WIB

Bupati Malang Tegaskan Komitmen Antikorupsi, Hadiri Rakor Penguatan Integritas Bersama Kemendagri dan KPK

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Penjaringan Perangkat Desa Rejoyoso Berlangsung Transparan, Koramil dan Polsek Bantur Lakukan Pengawasan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Tumpahan Solar di Jalan Raya Mondoroko Singosari Berhasil Ditangani, Damkar Kabupaten Malang Bergerak Cepat

Berita Terbaru