Gerak Cepat Petugas, Korban Terseret Ombak di Pantai Wonogoro Berhasil Dievakuasi

- Jurnalis

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co – Peristiwa tragis terjadi di kawasan wisata Pantai Wonogoro, Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Seorang anak berusia 8 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah terseret ombak saat bermain di muara pantai, Sabtu (27/12/2025) siang.

Korban diketahui bernama M. Alayubi, warga Desa Bedali, Kecamatan Lawang. Ia datang bersama keluarga untuk berwisata ke Pantai Wonogoro. Namun nahas, saat bermain air di area muara, gelombang besar tiba-tiba datang dan menyeret korban bersama anggota keluarganya.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 14.00 WIB ketika rombongan korban bermain di sekitar muara yang jaraknya sekitar 150 meter dari bibir pantai.

Baca Juga:  Ditpolairud Polda Sulteng Gagalkan Pengiriman 2,2 Ton Solar Tujuan Taliabu Maluku Utara

“Pada saat korban bersama keluarga bermain air di muara, tiba-tiba datang gelombang cukup besar dari arah laut. Ombak tersebut menyeret korban dan keluarganya ke bagian muara yang lebih dalam,” ujar AKP Bambang, Minggu (28/12).

Dalam peristiwa itu, satu korban atas nama M. Alayubi dinyatakan meninggal dunia, sementara seorang anak lainnya mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Bantur.

“Korban anak yang sempat hilang berhasil ditemukan sekitar 20 menit kemudian dalam kondisi meninggal dunia. Sementara korban lainnya hanya mengalami luka ringan dan sudah mendapat perawatan,” jelasnya.

AKP Bambang menambahkan, pihak kepolisian bersama tim gabungan dari Satpolairud, TNI AL, BPBD, serta pengelola wisata langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian, termasuk proses evakuasi korban dan pengamanan area pantai.

Baca Juga:  Indahnya Kebersamaan Warga Sukalayu Bersama Jonif 305 Kostrad dalam Rangka  Karya Bhakti Padat Karya 2025

“Petugas segera mendatangi lokasi, melakukan evakuasi korban, pendataan saksi, serta koordinasi dengan pihak keluarga. Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama di sekitar muara yang memiliki arus tidak menentu.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung pantai agar selalu mematuhi rambu peringatan, tidak berenang di area muara, dan memperhatikan kondisi gelombang demi keselamatan bersama,” pungkas AKP Bambang.

Berita Terkait

Terduga Curanmor Diamankan Usai Terciduk Curi Motor di Lawang Malang
Polisi Bongkar Lokasi Diduga Arena Sabung Ayam di Gedangan Malang
Rampas Motor Pelajar di Jalur Sepi, Pelaku Diringkus Polres Malang
Polisi Bongkar Arena Dugaan Sabung Ayam di Pakisaji Malang
TNI AD Launching 200 Titik Jembatan Garuda, Digelar Secara Virtual di Desa Ternyang Sumberpucung
Polresta Malang Memeriksa Lagi Pelapor Dugaan Penggelapan Uang Rp500 Juta, Praktisi Hukum Menyatakan Polisi Tidak Profesional
Kapolsek Bantur Sosialisasikan OPS Ketupat Semeru 2026, Pengelola Pantai Diminta Tingkatkan Keamanan Wisata
Mudik Lebaran 2026, Polres Malang Buka Layanan Titip Kendaraan Gratis

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:58 WIB

Terduga Curanmor Diamankan Usai Terciduk Curi Motor di Lawang Malang

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:52 WIB

Polisi Bongkar Lokasi Diduga Arena Sabung Ayam di Gedangan Malang

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:45 WIB

Rampas Motor Pelajar di Jalur Sepi, Pelaku Diringkus Polres Malang

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:36 WIB

Polisi Bongkar Arena Dugaan Sabung Ayam di Pakisaji Malang

Senin, 9 Maret 2026 - 19:48 WIB

TNI AD Launching 200 Titik Jembatan Garuda, Digelar Secara Virtual di Desa Ternyang Sumberpucung

Berita Terbaru