Jelang Nataru, Satgas Pangan Polres Malang Pastikan Stok Aman dan Harga Bapok Stabil

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.con– Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satgas Pangan Polres Malang melakukan monitoring ketersediaan serta stabilitas harga barang kebutuhan pokok (bapok) di wilayah Kabupaten Malang. Hasilnya, stok bahan pokok dipastikan aman dan harga relatif stabil.

Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Selasa (23/12/2025) dengan menyasar sejumlah titik distribusi dan pusat perbelanjaan, di antaranya Pasar Kepanjen, pertokoan modern di Pakisaji, serta distributor beras di Pakisaji. Kegiatan ini melibatkan Polres Malang bersama stakeholder terkait dari Pemkab Malang dan Perum Bulog.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Muchammad Nur mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menjamin masyarakat dapat menjalani perayaan Natal dan Tahun Baru dengan tenang, tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok.

“Dari hasil monitoring yang kami lakukan bersama stakeholder, stok barang kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Malang masih mencukupi dan harga secara umum terpantau stabil,” kata AKP Muchammad Nur, Selasa (24/12/2025).

Baca Juga:  Kapolres Metro Bekasi Kota Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek

Hasil monitoring menunjukkan stok bapok di Kabupaten Malang masih aman, sementara harga terpantau stabil.

Di Pasar Kepanjen, harga beras premium tercatat Rp 14.900/kg, beras medium Rp 13.300/kg, beras SPHP Rp 12.000/kg, minyak goreng curah Rp 17.000/liter, hingga daging sapi Rp 115.000/kg. Sementara di Indomaret Fresh Pakisaji, beras premium dijual Rp 14.900/kg dan telur ayam ras Rp 30.000/kg.

Di tingkat distributor, CV Pangan Sembada Raya menjual beras premium merek Melon dengan harga Rp 14.500-Rp 14.600/kg tergantung kemasan.

Ia menjelaskan, hasil pengecekan di Pasar Kepanjen menunjukkan harga beras, minyak goreng, gula, daging, telur, hingga bawang masih berada pada kisaran normal. Satu-satunya komoditas yang mengalami kenaikan adalah cabai rawit merah, naik Rp 5.000 per kilogram menjadi Rp 55.000 per kg, dipengaruhi curah hujan tinggi.

“Kenaikan harga cabai rawit merah ini dipengaruhi oleh faktor cuaca, khususnya intensitas curah hujan yang cukup tinggi, sehingga berdampak pada pasokan dari petani,” ujarnya.

Baca Juga:  Sidokkes Polres Priok Laksanakan Skrining Risiko Penyakit Jantung Koroner bagi Personel PNPP

AKP Muchammad Nur menegaskan, Satgas Pangan Polres Malang akan terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan hingga akhir tahun 2025 guna mencegah potensi penimbunan maupun praktik perdagangan yang merugikan masyarakat.

“Kami akan terus melakukan monitoring dan pengawasan distribusi bahan pokok, serta siap mengambil langkah penegakan hukum apabila ditemukan adanya penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Polres Malang juga memastikan pendistribusian bahan kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Malang berjalan lancar hingga perayaan Natal dan Tahun Baru selesai. Monitoring ini diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama momentum libur akhir tahun.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan melapor jika menemukan indikasi penimbunan atau permainan harga. Pemantauan dan penegakan hukum akan dilakukan tegas bila ditemukan pelanggaran di lapangan,” pungkas AKP Nur.

Berita Terkait

Bati Tuud Koramil 12 Bantur Hadiri Maulid Nabi di Ponpes Al Anwar
Tingkatkan Keamanan, Unit Pam Obvit Polres Pelabuhan Tanjung Priok Laksanakan Patroli di Area PT PLN Indonesia Power UBP Priok
Dosen UPN Veteran Jawa Timur Raih Peringkat 1 Pelatihan Fasilitator Bela Negara Kemhan RI
TNI Kerahkan Tiga Batalyon Teritorial Pembangunan Perkuat Penanganan Karhutla di Kalbar
JJOS Polres Priok Intensifkan Patroli Cipta Kondisi, Antisipasi Kejahatan Jalana
Program Jembatan Garuda, Kodim 1710/Mimika Bangun Akses dan Konektivitas di Kampung Kaugapu
TNI Kerahkan Satgas Khusus Percepat Penanganan Karhutla di Riau
Hari Kesembilan Penanganan Gempa NTT, TNI Kerahkan 8.012 Personel dan Salurkan 803,824 Ton Bantuan

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Bati Tuud Koramil 12 Bantur Hadiri Maulid Nabi di Ponpes Al Anwar

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Tingkatkan Keamanan, Unit Pam Obvit Polres Pelabuhan Tanjung Priok Laksanakan Patroli di Area PT PLN Indonesia Power UBP Priok

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Dosen UPN Veteran Jawa Timur Raih Peringkat 1 Pelatihan Fasilitator Bela Negara Kemhan RI

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:14 WIB

TNI Kerahkan Tiga Batalyon Teritorial Pembangunan Perkuat Penanganan Karhutla di Kalbar

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:44 WIB

JJOS Polres Priok Intensifkan Patroli Cipta Kondisi, Antisipasi Kejahatan Jalana

Berita Terbaru

TNI – Polri

Bati Tuud Koramil 12 Bantur Hadiri Maulid Nabi di Ponpes Al Anwar

Senin, 24 Agu 2026 - 21:06 WIB