Polres Malang Selidiki Temuan Mayat Bertato di Bendungan Sengguruh

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co – Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan mengapung di depan pintu Bendungan Sengguruh, Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (30/11/2025) pagi. Penemuan tersebut langsung membuat area bendungan menjadi perhatian warga sekitar.

Mayat kali pertama ditemukan seorang satpam Jasa Tirta yang sedang berpatroli di area bendungan sekitar pukul 07.30 WIB. Ia mencium aroma tidak sedap dan melihat tubuh manusia mengambang di bawah pintu bendungan kemudian segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.

“Petugas dari Pamapta Polres Malang bersama Polsek Kepanjen mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kondisi korban dan melakukan pengamanan awal di sekitar TKP,” ujar Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar, Minggu (30/11/2025).

Baca Juga:  KOOPS HABEMA Gelar Teritorial Berupa Pelayanan Dasar Bagi Masyarakat Papua

Petugas kemudian berkoordinasi dengan BPBD dan SAR Kabupaten Malang untuk melakukan proses evakuasi. Jenazah korban dibawa ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen guna diperiksa lebih lanjut.

Korban diketahui laki-laki, memiliki beberapa tato mencolok di tubuhnya. Pada dada terdapat tulisan “STAY YOUNG WILD AND FREE”.

Pada lengan kiri terdapat gambar mawar, borgol, dan angka romawi I.V.IXIX, serta tato bertuliskan “singo” dan “edan” pada jari-jarinya. Saat ditemukan korban memakai celana jeans biru tanpa pakaian atasan.

“Proses identifikasi masih berlangsung. Jika masyarakat merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri yang sama, dipersilakan menghubungi Polres Malang,” tambah Bambang.

Baca Juga:  Insan Pers Apresiasi Langkah Penyidik Polresta Banyumas Terkait Tindak Pidana oleh Oknum Pimred Media Online

AKP Bambang menyebut, hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihaknya kini masih mendalami penyebab kematian korban melalui penyelidikan lebih lanjut.

“Meski tidak ditemukan indikasi kekerasan, kami tetap menyelidiki secara menyeluruh,” tegas Bambang.

Kepolisian juga telah memeriksa saksi yang pertama kali menemukan korban dan terus mendalami dugaan penyebab kematian serta darimana korban berasal.

“Kami memastikan seluruh proses penyelidikan berjalan profesional dan setiap perkembangan akan kami sampaikan,” tutupnya.

Berita Terkait

Pemuda Pakisaji Tertabrak KA di Desa Genengan
Hadiri Pelepasan 22 Kontainer Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana Sumatra, Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Polri
Hardjuno: Komitmen Gibran dan Prabowo Harus Dibuktikan lewat Pengesahan RUU Perampasan Aset
Polri Terbangkan ETLE Drone Patrol Presisi Awasi Lalu Lintas di 5 Titik Strategis Ibu Kota
RAT KKPRI MES Bantur Digelar, Perkuat Transparansi dan Regenerasi Kepengurusan
Polsek Kelapa Gading Tunjukkan Kepedulian Lewat Pembagian Nasi Kotak dalam Kegiatan Jumat Berkah
Kodim 0818 Malang-Batu Sulap Pantai Balekambang Jadi Destinasi ASRI
600 Personel Gabungan Bersihkan Pantai Balekambang, Wujudkan Gerakan ASRI di Kabupaten Malang

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemuda Pakisaji Tertabrak KA di Desa Genengan

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:00 WIB

Hadiri Pelepasan 22 Kontainer Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana Sumatra, Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Polri

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:31 WIB

Hardjuno: Komitmen Gibran dan Prabowo Harus Dibuktikan lewat Pengesahan RUU Perampasan Aset

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:18 WIB

Polri Terbangkan ETLE Drone Patrol Presisi Awasi Lalu Lintas di 5 Titik Strategis Ibu Kota

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:56 WIB

RAT KKPRI MES Bantur Digelar, Perkuat Transparansi dan Regenerasi Kepengurusan

Berita Terbaru