Kebakaran Hebat di Pasar Garuda Hanguskan Permukiman Padat di Tambora

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat di Pasar Garuda, RT 013/002, Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin pagi (21/07), sekitar pukul 08.30 WIB. Si jago merah dengan cepat melahap rumah-rumah warga yang berdempetan di area tersebut.

Menurut keterangan warga sekitar, api diduga berasal dari sebuah gang tempat pedagang otak-otak biasa berjualan, meski penyebab pasti kebakaran belum diketahui.

“Asal mula api dari dalam gang yang jualan otak-otak, tapi gak tahu apa penyebabnya,” ujar Pak Mul, salah satu pedagang di Pasar Garuda, kepada Teropongrakyat.co.

Baca Juga:  Pesona Taman Sari Yogyakarta Memikat Wisatawan Lokal dan Mancanegara

Kebakaran yang terjadi begitu cepat ini bahkan merambat hingga ke wilayah RT 012/002 yang bersebelahan. Beberapa warga terlihat panik menyelamatkan barang-barang seadanya, sementara sebagian lainnya sibuk membantu pemadaman dengan alat seadanya.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta telah mengerahkan lebih dari 10 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Hingga berita ini diturunkan, api masih belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.

Baca Juga:  Homelife Series 2025 Peluang Bisnis Lintas Industri

Kepala Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, belum dapat dihubungi untuk dimintai keterangan terkait perkembangan penanganan di lapangan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko kebakaran di kawasan padat penduduk, khususnya pasar tradisional yang rentan terhadap korsleting listrik atau penggunaan api terbuka. Belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.

Berita Terkait

DLHK Kabupaten Tangerang Diduga Bakar Uang Rp 1,4M untuk Fasilitas Sampah yang Nggak Dipakai
Yohanes Oci: Gestur Jokowi Harus Dipahami dalam Konteks Budaya
PT Cocoman Klarifikasi Terkait Pemberitaan Dugaan Korupsi Tambang Nikel, Tegaskan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
Joane Win Pendiri Regina Art, Kecam Keras Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan oleh Taufik Hidayat
Kuasa Hukum Percetakan Mau Print Ajak Masyarakat Menunggu Proses Hukum dan Tidak Terpengaruh Opini Sepihak
Gudang Obat Keras Ilegal Terbongkar, Polisi Sita 916 Karton dan Tangkap Dua Pelaku
Gubernur Jabar Bahas Mekanisme Sayembara Rp250 Juta Setelah Taufik Hidayat Ditangkap
Sidang Sengketa Lahan Sherwood Masuk Tahap Krusial, Penggugat Pertanyakan Logika Hukum AJB Terbit Tiga Tahun Setelah Penjual Meninggal

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:16 WIB

DLHK Kabupaten Tangerang Diduga Bakar Uang Rp 1,4M untuk Fasilitas Sampah yang Nggak Dipakai

Senin, 29 Juni 2026 - 05:28 WIB

Yohanes Oci: Gestur Jokowi Harus Dipahami dalam Konteks Budaya

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:58 WIB

PT Cocoman Klarifikasi Terkait Pemberitaan Dugaan Korupsi Tambang Nikel, Tegaskan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:54 WIB

Joane Win Pendiri Regina Art, Kecam Keras Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan oleh Taufik Hidayat

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:25 WIB

Kuasa Hukum Percetakan Mau Print Ajak Masyarakat Menunggu Proses Hukum dan Tidak Terpengaruh Opini Sepihak

Berita Terbaru