Mendagri Resmi Buka Retret Kepala Daerah Gelombang II di Kampus IPDN Jatinangor

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumedang, teropongrakyat.co – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara resmi membuka Retret Kepala Daerah Gelombang II di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (23/6/2025).

Prosesi pembukaan berlangsung di Balairung Rudini dan turut dihadiri peserta retret yang mengenakan seragam Komcad, serta praja IPDN. Hadir pula Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Ace Hasan Syadzily, serta para pejabat terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Mendagri menjelaskan bahwa digelarnya Retret Kepala Daerah bertujuan untuk memperkuat jejaring antarkepala daerah.

Menurut pengalamannya, belum ada forum serupa yang mampu mempertemukan para kepala daerah dalam suasana cair dan informal dalam waktu yang relatif lama.

Padahal, dalam praktik pemerintahan, para kepala daerah kerap bersinggungan dan bekerja sama melaksanakan tugas-tugas pemerintahan.

“Padahal kerja sama antara kepala daerah, kemudian menyatukan visi, dan misi, dan mindset rekan-rekan kepala daerah sangat penting,” ujar Mendagri.

Dalam kesempatan itu, Mendagri menjelaskan bahwa sebelum pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, pemilihan kepala daerah dilakukan dalam rentang waktu yang berbeda-beda.

Kondisi ini berdampak pada tidak sinkronnya penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Baca Juga:  Strategi Jitu IPCC: Green Growth dan Solusi Cerdas Dongkrak Laba Kuartal III Hingga 28%

Akibatnya, program kerja pemerintah daerah (Pemda) kerap kali tidak paralel dengan pemerintah pusat.

Ia mencontohkan, pada masa silam program-program prioritas pemerintah pusat sering terhambat implementasinya di daerah.

Hal ini berdampak pada kurang optimalnya pelayanan kepada masyarakat.

“Nah sekarang dengan adanya pemilihan presiden, legislatif, di tahun yang sama dengan Pilkada, ada harapan untuk terjadinya kesamaan waktu jabatan antara kepala daerah itu dan kepala negara dan provinsi sama, sehingga programnya bisa harmonis,” imbuhnya.

Pada forum tersebut, Mendagri mengapresiasi kehadiran para peserta Retret Kepala Daerah Gelombang II. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan retret di Kampus IPDN Jatinangor dilakukan atas persetujuan Presiden RI Prabowo Subianto.

Ia mengaku telah meminta izin kepada Presiden agar kegiatan ini dilaksanakan di IPDN, dengan pertimbangan bahwa kampus ini memiliki fasilitas yang andal, serta merupakan salah satu sekolah kedinasan dengan jumlah siswa terbanyak.

Presiden, imbuh Mendagri, menyetujui usulan tersebut. Yang terpenting adalah agar pelaksanaan Retret Kepala Daerah dapat berlangsung lancar.

Baca Juga:  JTCC Terus Berbenah: Standar Pelayanan Minimal Jadi Prioritas Utama

“Dan misi kita yaitu untuk para kepala daerah [mampu] menyamakan persepsi, kesamaan visi, memiliki jaringan, membangun network di antara rekan-rekan peserta, itu bisa dilaksanakan. Sekaligus memupuk rasa nasionalisme, menjaga kesatuan bangsa,” tandasnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan, jumlah peserta yang hadir pada retret kali ini sebanyak 84 kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Adapun sembilan lainnya tidak hadir, dengan rincian enam kepala daerah izin sakit, satu izin kedukaan, dan dua lainnya menunggu prosesi pelantikan.

Di samping itu, materi Retret Gelombang II ini sama dengan Retret Kepala Daerah Gelombang Pertama yang dilaksanakan di Magelang pada Februari lalu.

Materi tersebut meliputi Ketahanan Nasional dan Wawasan Kebangsaan, Asta Cita, program kementerian dan lembaga, tugas dan fungsi kepala daerah, kepemimpinan dan komunikasi politik, serta team building.

“Acara Retret Gelombang II ini tetap menjadi atensi, perhatian dari publik. Tercatat kemarin ada 10 TV, 15 media online, 2 media cetak, dan 1 radio yang hadir langsung untuk melakukan peliputan,” tandas Bima.

Penulis : Risky Syaifulloh

Sumber Berita: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wabup Malang Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden, Sinergi Pembangunan dan Penghormatan untuk Veteran Jadi Sorotan
Rawan Tumbang,10 Pohon di Jalur Padat Kendalpayak Malang Mulai DiPangkas
Dikukuhkan, 44 Pelajar Terbaik Jakarta Utara Siap Kibarkan Merah Putih
1.000 Kacamata Gratis Dibagikan! Aksi Sosial Optik Melawai Bantu Warga Jakarta Utara Melihat Lebih Jelas
Warga dan Pemerintah Duduk Bersama! Proyek SUTET 500 kV Jakarta Looping Siap Terangi Masa Depan
Lahan Bambu di Dau Terbakar, Api Membesar Diterpa Angin dan Nyaris Merembet ke Permukiman
GEMARI: Herdianto Kasi Uheksi Kejati Riau Cuma Ujung Keris–Tapi Kami Akan Tarik Keris Itu Sampai ke Gagangnya di Jakarta
Misbakhun Suntik Rp100 Juta untuk Persekap U-17, Dorong Talenta Muda Pasuruan Tembus Level Profesional

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:19 WIB

Wabup Malang Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden, Sinergi Pembangunan dan Penghormatan untuk Veteran Jadi Sorotan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Rawan Tumbang,10 Pohon di Jalur Padat Kendalpayak Malang Mulai DiPangkas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:35 WIB

Dikukuhkan, 44 Pelajar Terbaik Jakarta Utara Siap Kibarkan Merah Putih

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:37 WIB

1.000 Kacamata Gratis Dibagikan! Aksi Sosial Optik Melawai Bantu Warga Jakarta Utara Melihat Lebih Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Warga dan Pemerintah Duduk Bersama! Proyek SUTET 500 kV Jakarta Looping Siap Terangi Masa Depan

Berita Terbaru