Aksi Cepat Tanggap Camat Karya Sukmajaya Tindak Lanjuti Laporan Warga Dapatkan Apresiasi dan Kontroversi

- Jurnalis

Sabtu, 22 Maret 2025 - 05:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, TeropongaRakyat.co – Penertiban Dugaan Penjualan Obat Keras di RT. 006/010 Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan.

Pada Kamis, 20 Maret 2025 tepat pada pukul 10.00 WIB, jajaran Kecamatan Bekasi Selatan bersama Kelurahan Jakasetia, unsur Tiga Pilar (Babinsa dan Bhabinkamtibmas), beserta Satpol PP, menindalanjuti laporan tersebut terakait adanya dugaan penjualan obat keras di RT 008/010. Kelurahan Jakasetia. Notabene kelurahan tersebut diduga banyak terdapa toko obsar keras berdedok sebagai counter handohone maupun toko klontong.

Tim gabungan sesera mungkin

langsung mendatangi lokasi, namun tim menemukan jika toko tersebut sudah dalam keadaan tertutup. Sebagai langkah antisipasi, tim segera menutup toko dari sisi luar dan berkoordiasi dengan Ketua RW dan RT setempat untuk memastikan tidak akan ada lagi aktifitas ilegal yang terulang.

Camat Bekasi Selatan mengapresiasi atas partisipasi warga dalam melaporkan hal seperti ini. “Lapor dari warga sangat penting guna menjaga ketertibm. Kamit tidak akan mentolrir aktifitas ilegal yang akan membahaykan.” Tugas Camat Karya.

Baca Juga:  Sambut HUT BRI ke-130, BRI BO BSD Gelar Brilian Sportartcular Kategori E-Sport

Babinsa dan Bhabibkamtibmas juga turut menghimbau kepada warga untuk tetap waspsda dan kembali melapiorkan jika menenmukan aktifitas yang dikira mencurigakan. Sementara itu Satpol PP juga akan terus memantau lokasi juga melakukan razia mendadak jika diperlukan.

Kegiatan ini sendiri merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kecsmatan Bekasi Selatan dalam pemberantasan peredaran obat keras ilegal. Langkah lanjutan akan dilakukan bersama instansi terkait, termasuk sosialisasi bahaya obat keras terhadap masyarakat

 

Namun dalam video yang sempat viral banyak pihak yang menyayangkan atas langkah dari tim yang melakukan pengrusakan toko dengan cara membuka paksa dengan di gergaji tanpa adanya konfirmasi terebih dahulu kepada pemilik kontrakan.

Tim Redaksi juga meminta keterangan kepada pemilik kontrakan Ibu Mikha ia pun baru melihat video tersebut dan merasa kaget kala properti nya dibuka paksa dengan cara sepeti itu, karena pada saat kejadian ia pun sedang berada dirumah dan tidak mengetahui hal apapun karena sama sekali tidak ada pemberitahuan sama sekali, dalam hal ini Ibu Mikha merasa menjadi korban pengruskan property miliknya dan akan segera membuat Laporan Kepolisian.

Baca Juga:  Aiptu Roby Danan Respon Kejadian Pohon Kupa Gowok Tumbang di Pemukiman Warga

Saat dimintai keterangan terkait tindakan tersebut, apakah sudah menyalahi SOP atau sudah sesuai, Aji Pamono selaku PPNS/Penyidik Satpol PP Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Lainnya menjelaskan “untuk melakukan tindakan dilapangan Satpol PP harus mengantongi Surat Perintah (SP).

Selain itu Kabid Penegakan Peraturan Daerah Satpol PO Kota Bekasi, Slamet, S. Sos ikut menyampakan jika terdat aksi aksi seperi ini pihak Mako Satpol PP Kota Bekasi akan meberi sanksi tegas.

Slamet juga menambhkan jika nantinya seluruh tim akan dikumpulkan di Mako Satpol PP Kota Bekasi pada hari Senin 24 Maret 2025 sera melakukan Investigasi di Mako Satpo PP bersamaan dengan seluruh tim dan juga Kasatpol PP Kota Bekasi yaitu Bapak KARTO, S.IP.,M.Si

Berita Terkait

Pelayanan Makin Digital dan Cepat, Tarif Bea Masuk Masih Jadi Sorotan Pengguna Jasa
Keluarga Amir Biki Desak Pemerintah Pulihkan Nama dan Beri Kompensasi bagi Korban Tanjung Priok 1984
BKT Marunda Kian Memprihatinkan, Jalur Inspeksi Rusak dan Dipenuhi Truk, Pemerintah Tahu?
Keren! Pemuda Rawamalang Sulap Lahan Kosong Jadi Urban Farming dan Budidaya Ikan
Keabsahan RUPSLB PT Indoneka Lancar Jaya Dipersoalkan, Founder Soroti Dugaan Pemalsuan dan Risiko Kerugian Perusahaan
Sidang Jawaban Eksepsi Nana Sutisna (Kades Parakan): Kuasa Hukum Sorot Jawaban JPU, Putusan Sela 17 September 2026
Tak Terima Putusan yang Merugikan! Kuasa Hukum Prianto Ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung RI, Libatkan Kades & Dua Menteri
Resmi Didaftarkan di E-Court: Kuasa Hukum Prianto Bawa Sengketa Lahan Adat ke Mahkamah Agung RI

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 00:50 WIB

Pelayanan Makin Digital dan Cepat, Tarif Bea Masuk Masih Jadi Sorotan Pengguna Jasa

Sabtu, 12 September 2026 - 23:43 WIB

Keluarga Amir Biki Desak Pemerintah Pulihkan Nama dan Beri Kompensasi bagi Korban Tanjung Priok 1984

Sabtu, 12 September 2026 - 14:52 WIB

BKT Marunda Kian Memprihatinkan, Jalur Inspeksi Rusak dan Dipenuhi Truk, Pemerintah Tahu?

Jumat, 11 September 2026 - 20:04 WIB

Keren! Pemuda Rawamalang Sulap Lahan Kosong Jadi Urban Farming dan Budidaya Ikan

Kamis, 10 September 2026 - 17:49 WIB

Keabsahan RUPSLB PT Indoneka Lancar Jaya Dipersoalkan, Founder Soroti Dugaan Pemalsuan dan Risiko Kerugian Perusahaan

Berita Terbaru