10 Menteri Terburuk Kabinet Prabowo-Gibran Dapat Rapor Merah, Natalius Pigai Terendah

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

10 Menteri Terburuk Versi Celios

10 Menteri Terburuk Versi Celios

JAKARTA, Teropongrakyat.co – Center of Economic and Law Studies (Celios) merilis hasil survei tentang evaluasi kinerja 100 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Hasilnya, sejumlah menteri mendapat rapor merah, dengan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memperoleh nilai terendah. Senin, (10/2/2025).

Survei bertajuk “Rapor 100 Hari Prabowo-Gibran” ini menggunakan metode expert judgment atau penilaian ahli. Panel juri terdiri dari 95 jurnalis dari 44 lembaga pers di Indonesia yang memiliki wawasan mendalam tentang kinerja pemerintah. Penilaian dilakukan berdasarkan lima indikator utama: pencapaian program, kesesuaian kebijakan dengan kebutuhan publik, kualitas kepemimpinan dan koordinasi, tata kelola anggaran, serta komunikasi kebijakan.

“Secara keseluruhan, kinerja kabinet Prabowo-Gibran selama 100 hari pertama mengecewakan,” demikian tertulis dalam laporan Celios yang dirilis pada Selasa, 21 Januari 2025.

10 Menteri dengan Kinerja Terburuk

Dalam hasil survei, Natalius Pigai menempati posisi pertama sebagai menteri dengan kinerja terburuk, mendapatkan skor minus 113 poin. Bahkan, ia masuk dalam dua kategori negatif, yaitu “Menteri yang Perlu Di-reshuffle” dan “Menteri/Kepala Lembaga yang Tak Terlihat Bekerja”.

Baca Juga:  Kecelakaan Beruntun Libatkan 9 Kendaraan di Tol Cipularang, 1 Tewas dan 5 Luka-Luka

“Skor terendah dalam evaluasi ini diraih oleh Natalius Pigai (Menteri HAM) dengan nilai mendekati -150. Skor ini mengindikasikan adanya kritik yang signifikan terhadap kebijakan di bidang HAM, karena beragam kontroversi atau kurangnya terobosan yang dilakukan,” tulis laporan Celios.

Berikut daftar 10 menteri dengan kinerja buruk dalam 100 hari pertama pemerintahan Prabowo-Gibran:

  1. Menteri HAM – Natalius Pigai
  2. Menteri Koperasi – Budi Arie Setiadi
  3. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) – Bahlil Lahadalia
  4. Menteri Kehutanan – Raja Juli Antoni
  5. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal – Yandri Susanto
  6. Menteri Koordinator Bidang Pangan – Zulkifli Hasan
  7. Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan – Budiman Sudjatmiko
  8. Menteri Pemuda dan Olahraga – Ario Bimo Nandito Ariotedjo
  9. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan – Yusril Ihza Mahendra
  10. Menteri Kebudayaan – Fadli Zon
Baca Juga:  Bank BRI Bersama Kementerian UMKM RI Gelar Koplo Keliling (Kopling) 2025

Menteri Ekonomi dan Lingkungan Juga Disorot

Selain itu, Celios juga menyoroti kinerja menteri di sektor ekonomi dan lingkungan. Salah satu yang mendapat perhatian adalah Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, yang memperoleh skor -39.

Menurut Direktur Celios Bhima Yudhistira, Budi Arie belum menunjukkan progres yang jelas dalam pengembangan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat.

“Budi Arie memiliki rapor merah karena progres pengembangan koperasi belum jelas. Hal ini sangat disayangkan mengingat perannya krusial dalam mendukung ekonomi kerakyatan,” ujar Bhima dalam konferensi pers yang digelar daring, Selasa, 21 Januari 2025.

Survei ini semakin menegaskan bahwa beberapa menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran dinilai belum mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Dengan hasil ini, publik menantikan langkah selanjutnya dari Presiden Prabowo, apakah akan ada perombakan kabinet atau strategi baru untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.

Berita Terkait

Sengketa Lahan di Kelapa Gading Memanas, Ahli Waris Soroti Kejanggalan Klaim Pembelian
Ratusan Siswa MTsN dan SMP Mengikuti Smart Competition di SMAN 2 Kota Malang
Misteri “Cobra Lily”: Tanaman Karnivora yang Mirip Ular Berbisik  
Istri Musisi Lokal Aryo Kempes Diduga Pinjam Nama Orang Untuk Pinjol, Demi Modus Penipuan
Kabel Internet Semrawut di Simpang Lima Semper Dinilai Membahayakan, Warga Minta Penertiban Tegas
Diduga Ada Pembiaran, Operasional Wahana Taman Bunga Celosia Dipertanyakan
Paguyuban Pedagang Daging “Desak” Pemerintah Ambil Sikap Tegas Terkait Tata Niaga Daging Di Kota Pasuruan
Ragam Apel di Dunia Mulai Dari Sejarah Panjang hingga Varian yang Memikat Selera

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:58 WIB

Sengketa Lahan di Kelapa Gading Memanas, Ahli Waris Soroti Kejanggalan Klaim Pembelian

Selasa, 14 April 2026 - 18:52 WIB

Ratusan Siswa MTsN dan SMP Mengikuti Smart Competition di SMAN 2 Kota Malang

Selasa, 14 April 2026 - 10:57 WIB

Misteri “Cobra Lily”: Tanaman Karnivora yang Mirip Ular Berbisik  

Selasa, 14 April 2026 - 09:38 WIB

Istri Musisi Lokal Aryo Kempes Diduga Pinjam Nama Orang Untuk Pinjol, Demi Modus Penipuan

Senin, 13 April 2026 - 19:31 WIB

Kabel Internet Semrawut di Simpang Lima Semper Dinilai Membahayakan, Warga Minta Penertiban Tegas

Berita Terbaru