Siaga Banjir, PLN Bagikan Tips Aman Gunakan Listrik

- Jurnalis

Jumat, 22 November 2024 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co – Menjelang Natal dan Tahun Baru, intensitas hujan lebat dengan cuaca ekstrem diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi banjir dan risiko terkait kelistrikan.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran, mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kondisi berbahaya yang berkaitan dengan jaringan listrik, terutama saat terjadi banjir atau cuaca ekstrem.

“Kita memasuki musim penghujan. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan hal-hal yang berpotensi membahayakan, seperti pohon yang dekat dengan jaringan listrik dan berpotensi tumbang. Informasikan kepada tim PLN melalui aplikasi PLN Mobile atau kantor layanan PLN terdekat, agar kami dapat segera melakukan tindakan, seperti perabasan pohon,” jelas Lasiran.

Baca Juga:  PT API SITE MONITORING RUTIN BERSAMA PSL, PASTIKAN OPERASIONAL JTCC BERJALAN OPTIMAL

Ia menambahkan, saat terjadi hujan lebat yang berujung banjir, PLN terkadang perlu memutus aliran listrik sementara untuk mengutamakan keselamatan pelanggan serta mencegah kerusakan pada jaringan listrik.

Untuk menghindari bahaya listrik selama musim hujan, Lasiran membagikan beberapa langkah penting yang dapat dilakukan oleh masyarakat:

1. Matikan listrik melalui MCB (_Miniature Circuit Breaker_) di kWh meter rumah Anda jika air mulai memasuki rumah atau terjadi kebocoran dekat instalasi listrik.

2. Cabut peralatan elektronik dari stop kontak dan pindahkan ke tempat yang aman, jauh dari genangan air. Pastikan tubuh dalam kondisi kering sebelum melakukan tindakan ini.

Baca Juga:  Tersandung Narkoba dan Asusila Kapolres Ngada Go Internasional, Karir Hancur, Dengan Harta Kekayaan Hanya 14 Juta

3. Gunakan alat pelindung diri seperti sepatu anti air jika harus beraktivitas di dalam atau luar rumah saat hujan deras atau banjir.

4. Lakukan pemeriksaan atau peremajaan instalasi listrik secara berkala untuk mencegah kerusakan atau kebocoran yang dapat memicu bahaya listrik.

“Air adalah konduktor listrik yang sangat baik, sehingga risiko sengatan listrik meningkat saat banjir. Mari tingkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan deras,” imbau Lasiran.

Masyarakat juga dapat melaporkan gangguan listrik atau potensi bahaya melalui kanal resmi PLN, seperti aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, atau langsung ke kantor PLN terdekat. Dengan langkah proaktif ini, PLN berharap dapat meminimalkan risiko sekaligus menjaga keselamatan pelanggan.

Berita Terkait

Gempa Dahsyat NTT 47 Tewas 5.000 Mengungsi Ratusan Bangunan Rusak
SCY Group: Momentum HUT RI ke-81,FABA Kini Memberi Manfaat Nyata Untuk Pendidikan
H. Sanusi Sebagai Calon Kepala Desa Dongkal : Siap Sejahterakan Masyarakat Dengan Kepemimpinan Jujur Dan Transparent
Dua Kali Isi Solar Subsidi, Truk Box A-8285-FC Diamankan Tipiter Polres Subang
Kisah Pilu Pasangan Buta Huruf di Malang: Jual Tanah Rp 3 Miliar, Terima Rp 200 Juta, Muncul Akta Bermasalah
Wabup Malang Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden, Sinergi Pembangunan dan Penghormatan untuk Veteran Jadi Sorotan
Dugaan NIK Ganda Direktur PT IMI, BKPSDM Batang Pastikan Pemeriksaan Pejabat Terkait Berjalan
DLH Tindak 4 Perusahaan Terkait TPS Ilegal Cilincing, Tapi Gunungan Sampah Masih Jadi Pertanyaan Besar

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Gempa Dahsyat NTT 47 Tewas 5.000 Mengungsi Ratusan Bangunan Rusak

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:06 WIB

SCY Group: Momentum HUT RI ke-81,FABA Kini Memberi Manfaat Nyata Untuk Pendidikan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:35 WIB

H. Sanusi Sebagai Calon Kepala Desa Dongkal : Siap Sejahterakan Masyarakat Dengan Kepemimpinan Jujur Dan Transparent

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 00:44 WIB

Dua Kali Isi Solar Subsidi, Truk Box A-8285-FC Diamankan Tipiter Polres Subang

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Kisah Pilu Pasangan Buta Huruf di Malang: Jual Tanah Rp 3 Miliar, Terima Rp 200 Juta, Muncul Akta Bermasalah

Berita Terbaru