Remaja Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Masjid JIC Saat Hendak Mencuri Tembaga

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TeropongRakyat.co – Seorang remaja berinisial ASH (16) tewas setelah terjatuh dari lantai tiga Masjid Jakarta Islamic Centre (JIC), Koja, Jakarta Utara, pada Kamis (24/7/2025) sore. Peristiwa tragis ini terjadi saat ASH tertangkap basah tengah berusaha mencuri tembaga di area bekas kebakaran kubah masjid.

Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto, menjelaskan bahwa ASH tidak beraksi sendirian. Ia bersama rekannya yang berinisial AAL (15) mencoba mencuri material tembaga dan kuningan yang tersisa di lantai tiga bangunan masjid.

“Pelaku ada dua orang, ASH dan AAL. Mereka kepergok oleh pihak sekuriti dan petugas kebersihan di lantai tiga, tepatnya di area bekas kebakaran kubah Islamic Centre dua tahun lalu,” ujar Andry saat ditemui di lokasi.

Baca Juga:  Dirut PT Terra Drone Indonesia Resmi Jadi Tersangka Kebakaran Maut, Polisi Ungkap Kelalaian Sistemik dan Ancaman Hukuman Berat

Melihat aksinya terbongkar, kedua remaja tersebut panik dan mencoba melarikan diri. Namun nahas, ASH yang berlari lebih dulu justru melompat dari tembok lantai tiga hingga akhirnya meregang nyawa. Sementara AAL berhasil diamankan setelah dicegah jatuh oleh petugas.

“ASH diduga panik dan langsung lompat ke bawah. Saat itu petugas fokus mengejar AAL yang tertinggal, sehingga tak mengetahui ASH sudah terjun,” lanjut Andry.

Baca Juga:  BRI Bintaro Gelar Olahraga Padel Bersama Nasabah Merchant Ayam Kelopoe

Tak lama kemudian, suara benturan keras terdengar dari bawah. Salah satu petugas kebersihan yang berada di lantai dasar menjadi saksi suara jatuhnya tubuh ASH.

Sekitar pukul 17.54 WIB, jenazah ASH dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Sementara itu, lokasi kejadian kini telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini, termasuk motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam upaya pencurian tersebut.

Berita Terkait

IPSI Kabupaten Malang Kerahkan 1.000 Pesilat Sambut Kunjungan Presiden Prabowo di Pakis
Korban Kecelakaan Butuh Operasi, Keluarga Mengaku Diintimidasi Saat Minta Pertanggungjawaban
Jalan Menuju Puskesmas Kalibaru Bertahun-tahun Dikuasai PKL, Di Mana Ketegasan Pemerintah?
Ahli Waris H. Abdul Halim Minta Pengawasan Mahkamah Agung atas Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung
Keluarga Korban Pertanyakan Perkembangan Kasus, Polisi Sebut Pelaku Masih Dalam Pencarian
Kontroversi Kenaikan Pangkat Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Publik Desak Evaluasi dan Klarifikasi
Marunda Macet Total Dan Lumpuh, PT KCN Berikan Solusi Terbaik
Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:22 WIB

IPSI Kabupaten Malang Kerahkan 1.000 Pesilat Sambut Kunjungan Presiden Prabowo di Pakis

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:22 WIB

Korban Kecelakaan Butuh Operasi, Keluarga Mengaku Diintimidasi Saat Minta Pertanggungjawaban

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:20 WIB

Jalan Menuju Puskesmas Kalibaru Bertahun-tahun Dikuasai PKL, Di Mana Ketegasan Pemerintah?

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:52 WIB

Ahli Waris H. Abdul Halim Minta Pengawasan Mahkamah Agung atas Sidang Sengketa Tanah Melawan PT Summarecon Agung

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:14 WIB

Keluarga Korban Pertanyakan Perkembangan Kasus, Polisi Sebut Pelaku Masih Dalam Pencarian

Berita Terbaru