PEWARNA Indonesia senantiasa menyuarakan Kebaikan Agar Menjadi Berkat

- Jurnalis

Minggu, 24 November 2024 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – Sebuah pesan kuat tentang persaudaraan dan kerukunan antar umat bergema dalam acara pesan rohani yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia) di Media Center PGI Graha Oikoumene, Jl. Salemba Raya No. 1, Jakarta Pusat. (22/11/2024)

Acara yang dimulai Pukul 13.00 WIB ini dihadiri oleh para tokoh PEWARNA Indonesia, termasuk Ketua Umum Yusuf Mujiono dan Sekretaris Denny Zakirsyah, serta para pengurus lainnya.

Pelayan Firman, Ps. Fridris Jimson Siburian, S.Th., menyampaikan renungan berdasarkan Mazmur 133:1-3, menekankan pentingnya kesatuan dan persaudaraan di antara umat Allah.

Ps. Siburian menekankan serta bahwa Kunci untuk PEWARNA diberkati adalah Perlunya Persaudaraan yang Rukun sehingga mengangkat Topik “Persaudaraan yang Rukun mendatangkan Berkat,” mengarahkan hadirin untuk merenungkan makna “fratres” (jamak: saudara-saudara) sebagai simbol kerukunan yang mencakup berbagai latar belakang agama dan suku. Mazmur ini juga adalah salah satu Nyanyian Ziarah Umat Israel atas Kebaikan Tuhan sebagai ucapan syukur (Song of Ascents).

Baca Juga:  Sampah Menumpuk di Pasar Induk Cibitung, Warga Bekasi Soroti Kinerja Pemda

Ia juga menghubungkan pesan ini dengan doa Yesus dalam Yohanes 17:21, yang menekankan pentingnya kesatuan (“unity”).

Ps. Siburian menambahkan bahwa kerukunan merupakan refleksi dari kehendak Tuhan, mengingatkan hadirin akan ajaran dalam Galatia 6 : 2 untuk saling membantu menanggung beban sesama menjadi bagian Persaudaraan sejati, menurutnya, berakar pada kasih Allah dan tidak memandang perbedaan, melainkan menghargai setiap individu sebagai bagian dari komunitas yang saling mendukung. Ia menggambarkannya sebagai “tertawa dengan orang yang tertawa, menangis dengan orang yang menangis,” menggambarkan “yahad” (kesatuan di tengah perbedaan). Seperti tertulis dalam Roma 12:15.
PEWARNA Indonesia senantiasa menyuarakan Kebaikan Agar Menjadi Berkat - Teropong Rakyat

Baca Juga:  Kurnia Lesani Adnan (IPOMI) Soroti Maraknya Kecelakaan Bus, Desak Peningkatan Keselamatan Transportasi

Usai ibadah, acara dilanjutkan dengan laporan kegiatan Apresiasi PEWARNA Indonesia dan Rapat Kerja Nasional 2024 yang telah berlangsung pada 15-16 November di Lumajang, Jawa Timur.

Para pengurus juga membahas persiapan Peringatan Hari Ibu 17, 20, 21 dan 22 Desember 2025 dan Konser Natal Peduli Kasih yang direncanakan pada 31 Januari 2025.bbi

Penulis : Billy

Berita Terkait

Proyek Turap Kali Cakung Lama Tuai Polemik, Dewan Kota Turun Tangan Atasi Keluhan Warga
DLHK Kabupaten Tangerang Diduga Bakar Uang Rp 1,4M untuk Fasilitas Sampah yang Nggak Dipakai
Yohanes Oci: Gestur Jokowi Harus Dipahami dalam Konteks Budaya
PT Cocoman Klarifikasi Terkait Pemberitaan Dugaan Korupsi Tambang Nikel, Tegaskan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
Joane Win Pendiri Regina Art, Kecam Keras Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan oleh Taufik Hidayat
Kuasa Hukum Percetakan Mau Print Ajak Masyarakat Menunggu Proses Hukum dan Tidak Terpengaruh Opini Sepihak
Gudang Obat Keras Ilegal Terbongkar, Polisi Sita 916 Karton dan Tangkap Dua Pelaku
Gubernur Jabar Bahas Mekanisme Sayembara Rp250 Juta Setelah Taufik Hidayat Ditangkap

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:35 WIB

Proyek Turap Kali Cakung Lama Tuai Polemik, Dewan Kota Turun Tangan Atasi Keluhan Warga

Senin, 29 Juni 2026 - 16:16 WIB

DLHK Kabupaten Tangerang Diduga Bakar Uang Rp 1,4M untuk Fasilitas Sampah yang Nggak Dipakai

Senin, 29 Juni 2026 - 05:28 WIB

Yohanes Oci: Gestur Jokowi Harus Dipahami dalam Konteks Budaya

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:58 WIB

PT Cocoman Klarifikasi Terkait Pemberitaan Dugaan Korupsi Tambang Nikel, Tegaskan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:54 WIB

Joane Win Pendiri Regina Art, Kecam Keras Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan oleh Taufik Hidayat

Berita Terbaru