JAKARTA, suararealitas.co – Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mendatangi rumah duka bocah korban tenggelam yang ditemukan di kawasan Pintu Air Cengkareng Drain, Kamis (9/4).
Kunjungan tersebut sebagai bentuk empati sekaligus dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dalam kesempatan itu, Iin menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada orang tua korban.
Selain itu, ia juga memastikan Pemerintah Kota Jakarta Barat telah memberikan bantuan, termasuk santunan serta fasilitasi pemulangan jenazah ke kampung halaman keluarga di Grobogan, Jawa Tengah.
“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Selain itu, kami juga memberikan santunan dan membantu proses pemulangan jenazah,” ujarnya.
Iin menuturkan, upaya pencarian korban telah dilakukan secara maksimal oleh tim gabungan sejak laporan kejadian diterima.
Ia berharap peristiwa tragis ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada, khususnya dalam mengawasi anak-anak saat beraktivitas di sekitar saluran air.
Diketahui, korban berinisial MHKH (4) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sekitar Pintu Air Kali Cengkareng Drain, Jalan Pedongkelan Raya, Kedaung Kaliangke.
Proses evakuasi melibatkan tim gabungan dari BPBD DKI Jakarta, SAR, TNI-Polri, hingga unsur wilayah lainnya.
Sebelumnya, korban yang merupakan warga Srengseng, Kembangan, dilaporkan terpeleset dan jatuh ke dalam gorong-gorong saluran air saat bermain di tengah hujan pada Rabu (8/4) sore. Diduga, arus air yang cukup deras menyeret korban hingga beberapa kilometer dari titik awal kejadian.
Koordinator BPBD Wilayah Jakarta Barat, Aries Trisna Putra, menjelaskan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 07.31 WIB dalam kondisi tersangkut di dekat pintu air. Jarak antara lokasi awal korban terjatuh hingga ditemukan diperkirakan mencapai lima kilometer.
“Korban terbawa arus dari saluran hingga ke Kali Cengkareng Drain. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Proses evakuasi turut dibantu alat berat untuk mempercepat penanganan di lokasi.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya saluran air, terutama saat kondisi hujan.
Pemerintah mengimbau warga untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar kejadian serupa tidak terulang.
Penulis : Salsa






















































