Kasau Tinjau Wargaming Latihan Angkasa Yudha 2024 Kogasudgab Bravo

- Jurnalis

Rabu, 20 November 2024 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – Teropongrakyat.co -Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., meninjau pelaksanaan latihan Wargaming Komando Tugas Udara Gabungan (Kogasudgab) Bravo saat Geladi Posko Latihan Angkasa Yudha 2024, bertempat di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau), Lembang, Selasa (19/11/2024).

Saat melaksanakan peninjauan di Kogasudgab Bravo, Kasau didampingi Panglima Komando Operasi Udara II Marsda TNI Deni Hasoloan S. selaku Pimpinan Umum Latihan (Pimumlat), Kasau menyampaikan apresiasi terhadap keseriusan dan dedikasi para peserta, baik Komando Latihan (Kolat) maupun pelaku yang telah mengikuti rangkaian Latihan Angkasa Yudha hingga tahapan Wargaming.

Latihan Angkasa Yudha akan dilanjutkan dengan tahapan Manuver Lapangan pada akhir November, yang kemudian akan mencapai puncaknya pada awal Desember dengan agenda Fire Power Demo.

Baca Juga:  Kunjungi Kantor KPU Kabupaten Bekasi, Kapolres Metro Bekasi Pastikan Pilkada Aman dan Damai

Diakhir pengarahannya, Kasau menegaskan pentingnya evaluasi pada setiap tahapan untuk meningkatkan kualitas Latihan Angkasa Yudha di masa mendatang. “Mudah-mudahan setiap kita melaksanakan Latihan Angkasa Yudha, semakin hari semakin baik dan semakin sempurna,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kasau juga menyaksikan simulasi perintah operasi dari Komando Tugas Udara Gabungan (Kogasudgab) Alpha yang diperankan Koopsud I, Kogasudgab Bravo yang diperankan Koopsud II dan Kogasudgab Charlie yang diperankan Koopsud III.

Padang kesempatan yang sama, Komandan Kodiklatau menjelaskan bahwa, Latihan Angkasa Yudha merupakan komitmen untuk membangun kekuatan udara yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis).

Baca Juga:  Atasi Krisis Air Bersih, Satgas TMMD Ke-126 Kodim 1505/Tidore Bangun 4 Titik Sumur Bor di Oba Selatan "TNI Manunggal Air"

“Latihan Angkasa Yudha ini dirancang sebagai simulasi komprehensif yang melibatkan aspek teknis, taktis dan strategis dalam operasi udara terpadu, sebagai respon terhadap ancaman global yang semakin kompleks baik dalam bentuk fisik maupun digital,” ujar Komandan Kodiklatau.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pangkoopsudnas, Koorsahli Kasau, para Asisten Kasau, Dankoharmatau, Pangkoopsud II, Pangkoopsud III, Dankopasgat, Wadanseskoau, Waaslog Kasau, Kas Koopsud I, para Kadis di jajaran Mabesau serta para pejabat TNI AU lainnya.

Sumber Berita: Pen Hnd

Berita Terkait

Investigasi Dugaan Pertalite Tak Sesuai Peruntukan di SPBN Cikahuripan Berujung Intimidasi
Pengamanan Laga Indonesia Vs Bangladesh, Kapolsek Kemayoran Pimpin 116 Personel di Plaza Tenggara GBK
Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei
Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari
Memalukan! PT BMN di Curug Diduga Produksi Sandal HOKA Ilegal, Buruh Diperas: Tanpa Kontrak, Tanpa BPJS, Gaji Rp2,3 Juta
9 Pendaki Masuk Jalur Ilegal Batu Tulis, 1 Alami Hipotermia
Satpol PP Cek Lokasi yang Diduga Jadi Depo Kontainer di Rorotan, Aktivitas Tak Ditemukan
Eksekusi Tanah Pacuan Kuda 449 M², PN Jaktim Pastikan Berjalan Sesuai Prosedur

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Investigasi Dugaan Pertalite Tak Sesuai Peruntukan di SPBN Cikahuripan Berujung Intimidasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Pengamanan Laga Indonesia Vs Bangladesh, Kapolsek Kemayoran Pimpin 116 Personel di Plaza Tenggara GBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari

Rabu, 30 September 2026 - 22:47 WIB

Memalukan! PT BMN di Curug Diduga Produksi Sandal HOKA Ilegal, Buruh Diperas: Tanpa Kontrak, Tanpa BPJS, Gaji Rp2,3 Juta

Berita Terbaru