Jampidsus Febrie Ardiansyah Dikuntit Densus 88, Puspom TNI Jaga Ketat Kejagung

- Jurnalis

Minggu, 26 Mei 2024 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TeropongRakyat.co

Jakarta || Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI mengirim personelnya untuk membantu penjagaan keamanan di lingkungan kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Jakarta Selatan pekan ini.
<span;>Hal itu terungkap dalam unggahan akun media sosial Instagram, Puspomtni, Sabtu (25/5). Dalam keterangan gambar tersebut personel yang dikirim Puspom TNI untuk membantu penjagaan keamanan di Kejagung itu dipimpin Letnan Satu (Pom) Andri.

Penjagaan keamanan itu disebutkan salah satunya dilakukan setelah diduga terjadi peristiwa penguntitan Jampidsus Febrie Ardiansyah oleh anggota Densus 88 sebelumnya.
Situasi keamanan di Kejaksaan Agung Republik Indonesia mengalami peningkatan pengawasan setelah adanya dugaan peristiwa penguntitan terhadap Jampidsus oleh anggota Densus 88. Untuk memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan tersebut, personel Polisi Militer TNI dikerahkan guna melakukan pengamanan khusus yang dipimpin oleh Lettu Pom Andri. Jakarta 24/05/2024,” demikian tertulis di laman akun Puspom TNI tersebut.

“Langkah ini diambil sebagai respons atas kekhawatiran dan ancaman yang dirasakan setelah kejadian tersebut,” kelanjutannya.

Ditegaskan di sana, personel Puspom TNI bekerja sama dengan pihak keamanan internal Kejaksaan Agung serta aparat penegak hukum lainnya untuk mengidentifikasi dan mengantisipasi potensi ancaman. Pengamanan ini mencakup patroli rutin, pemeriksaan kendaraan, serta pengawasan terhadap individu yang keluar masuk area Kejaksaan Agung.

Baca Juga:  Hangatnya Kebersamaan Arisan Insan BRILian Sambut HUT BRI ke-130

“Langkah pengamanan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di institusi hukum tertinggi di Indonesia. Dengan adanya kolaborasi antara berbagai pihak, diharapkan situasi keamanan di Kejaksaan Agung dapat terjaga dengan baik, sehingga para penegak hukum dapat menjalankan tugasnya tanpa gangguan,” demikian dikutip dari akun Instagram Puspom TNI itu.

Belum ada keterangan resmi yang lebih lanjut baik dari Mabes Polri maupun Kejagung terkait dugaan anggota Densus 88 menguntit Jampidsus tersebut hingga saat ini. CNN Indonesia sudah menghubungi Kepala Divisi Humas Polri Sandi Nugroho dan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana namun belum direspons.

Ketut sebelumnya hanya mengatakan peningkatan keamanan di lingkungan institusinya adalah hal yang biasa, apalagi ketika pihaknya sedang menangani kasus besar.

“Kalau peningkatan keamanan biasa-biasa aja itu kan. kita lagi menangani perkara gede. Eskalasi pengamanan harus kita tingkatkan,” katanya kepada wartawan akhir pekan ini, Sabtu (25/5).

Baca Juga:  Kado Alumni Akpol 91 Bhara Daksa dalam Rangka 33 Tahun Pengabdian ke Pengasuh saat Taruna

Saat ditanya perihal peristiwa yang dialami Jampidsus, Ketut menjawab dirinya belum mendapatkan informasi terkait sehingga tak bisa menjelaskan apapun.

Sampai saat ini saya belum dapat informasi yang jelas. apa mau saya tanggapi,” katanya seraya memastikan situasi dan kondisi Jampidsus sejauh ini tak apa-apa.

Sebelumnya, berdasarkan unggahan Puspom TNI, pada 22 Mei lalu Danpuspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto dan jajarannya bersilaturahmi dengan jajaran Jampidus Febrie Ardiansyah di ruang Jampidsus Kejagung.

Pertemuan itu disebutkan bertujuan untuk membahas berbagai hal terkait penegakan hukum, khususnya dalam bidang tindak pidana khusus.

“Pertemuan ini juga diisi dengan diskusi mengenai prosedur penanganan kasus serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas masing-masing institusi. Keduanya sepakat bahwa kerjasama yang harmonis dan saling mendukung akan menjadi kunci utama dalam menjaga keadilan dan keamanan negara,” demikian dikutip dari unggahan tersebut.

Berita Terkait

Hampir 3 Bulan Tak Ada Kejelasan, LP Nomor 205/2026 di Polsek Kelapa Dua Diduga Mangkrak
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Fesal Musaad, menjadi narasumber dalam Program Internasional Literasi Keagamaan Lintas Budaya
Peringati HUT ke-81 RI, Kanwil Kemenag Banten Gelar Zdikir, Do’a Kebangsaan
Festival Etnik Religi Tolikara 2026 Berlangsung Aman dan Kondusif
Prajurit Lanud Sjamsudin Noor, Prada Nelky Lian Mamma Sabet Medali Emas Maeraung Fight Tournament III 2026
Senyum Anak-Anak Warnai Hasil Pembangunan Jalan Cor 250 Meter TMMD Ke-129 di Kampung Sesor
Panglima TNI Hadiri Peringatan Hari Veteran Nasional 2026
Orang Tua dan Pelaku UMKM Apresiasi Festival Kreativitas Polda Metro Jaya

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:04 WIB

Hampir 3 Bulan Tak Ada Kejelasan, LP Nomor 205/2026 di Polsek Kelapa Dua Diduga Mangkrak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:02 WIB

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Fesal Musaad, menjadi narasumber dalam Program Internasional Literasi Keagamaan Lintas Budaya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Peringati HUT ke-81 RI, Kanwil Kemenag Banten Gelar Zdikir, Do’a Kebangsaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Festival Etnik Religi Tolikara 2026 Berlangsung Aman dan Kondusif

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Prajurit Lanud Sjamsudin Noor, Prada Nelky Lian Mamma Sabet Medali Emas Maeraung Fight Tournament III 2026

Berita Terbaru

Opini

NEGERIKU TERGULUNG

Rabu, 12 Agu 2026 - 21:24 WIB