Instropeksi Diri Keberadaan Organisasi Nelayan Seluruh Indonesia Memperingati HUT Ke 52 tahun HNSI 

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – (teropongrakyat.co), Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar dunia, dengan 2/3 wilayahnya berupa laut, sangatlah wajar manakala laut merupakan harapan untuk menjadi salah satu sektor bagi upaya penyejahteraan kehidupan rakyatnya.

Hari ini tanggal 21 Mei 2025 adalah merupakan ulang tahun ke 52 HNSI, sebagai organisasi masyarakat nelayan dan pesisir yg dibentuk oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 1973.

Dimaksudkan dan dapat berfungsi menjadi salah satu instrumen Pemerintah, untuk menjembatani kebijakan serta progaram2 Pemerintah dalam menyejahterakan rakyat, khususnya masyarakat nelayan dan pesisir.

Dengan adanya organisasi HNSI diharapkan adanya percepatan2 dalam upaya penyejahteraan rakyat wabil khusus komunitas nelayan.

HNSI ditengarai sebagai organisasi fungsional dan profesi, berupaya untuk selalu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam Pembangunan Kelautan.

HNSI sebagai organisasi Independen dan non partisan berdiri secara mandiri, tetap netral keberadaannya agar tetap konsisten dan fokus dalam memperjuangkan nasib nelayan dan masyarakat pesisir.

Baca Juga:  Anggota DPRD Komisi I Prov. Sulawesi Utara Julitje Margareta Marinka, S.E. Laksanakan Giat Reses Sambangi Konstituen di Kota Bitung

Dalam perjalanannya selama 52 tahun telah berjuang dalam upaya penyejahteraan rakyat nelayan, mengalami pasang surut dalam pengabdiannya.

Hampir dua tahun terakhir terimbas nuansa kebijakan Pemerintah.
Yang dibangun melalui kebijakan saat itu, yang kurang mendukung adanya independensi organisasi HNSI, sehingga terwujud adanya dualisme kepengurusan organisasi.

Hal ini mengakibatkan bukannya mempercepat upaya penyejahteraan nelayan dalam kehidupannya, namun justru sebaliknya malah membingungkan.

Pemerintah yang barupun akan menjadi bingung dalam mengajak bermitra HNSI ini.

Sudah bukan waktunya lagi, organisasi HNSI ini berselancar dalam ketidak nyamanan melakukan tugas2 mulia yang seharusnya dapat menjembatani kebijakan2 Pemerintah dan melayani kepentingan masyarakat nelayan dan pesisir menjadi mandul atas keberadaannya.

Baca Juga:  Kang Hero Bersama Warga Berbagi Kebahagiaan Dalam Rangka Festival Milm Kampung 2025

Kepemimpinan serta jajaran pengurus HNSI perlu instropeksi dan mawas diri untuk membawa organisasi dalam langkah2 kedepan harus lebih baik dan tentu kehadirannya dapat dirasakan nyata oleh semua strata komunitas nelayan lebih baik adil dan merata.

Untuk itu kiranya perlu kesadaran bersama untuk membawa organisasi ini kembali kepada tujuan pembentukan awalnya yaitu tugas2 mulia menjembatani kebijakan2 Pemerintah dalam upaya menyejahterakan masyarakat nelayan. dan bukan sebaliknya.

Menginverisasi program program lapangan dan sekaligus memberikan masukan langsung kepada Pemerintah tentang kebutuhan nelayan dalam upaya penyejahteraan kehidupannya.

Semoga ALLAH SWT senantiasa memberikan ridhonya dengan dukungan semua pihak , pada tahun2 mendatang dapat diwujudkan semua program program HNSI dalam upayanya menuju kesejahteraan komunitas Nelayan Indonesia.

Ketua Umum HNSI.
Bogor Selasa 20 Mei 2025.
Laksamana TNI ( Purn ) Sumardjono.

Berita Terkait

Sengketa Tanah 40 Tahun Belum Tuntas, Ahli Waris Minta Presiden Beri Perlindungan Hukum
NCCI Gelar “You’re The Light” Worship Night 2026 di Meikarta, Hadirkan Harapan di Tengah Pergumulan
Bekali Remaja dan Orang Tua Surabaya dengan Keterampilan Hidup melalui Program KEMANGI
Instruksi Presiden, Kemenhut Bekukan 6 Perusahaan Terkait Karhutla Kalimantan
Rahman Sabon Nama: “Paru-Paru Dunia Terbakar” Akibat Sawit & Tambang Ilegal. PDKN. DPR Harus Panggil Menteri Kehutanan
Pernyataan Sikap Koalisi Rakyat Dan Warga Transmigrasi Aceh Barat “Kawal Putusan Perkara Nomor 1/PDT.G/2026/PN MBO, Hakim Harus Berani Tegakkan Keadilan Substantif, Kabulkan Gugatan Sebagian”
Dari Dusun Sosopan, Laporan Besar Dilayangkan. Kelompok Tani Bidik Manajer PT KASS dan Mantan Kades Pujud Sebagai Dalang Dugaan Skandal Ini
Yohanes Oci Sentil Wabup Manggarai Timur: Jangan Balikkan Persoalan, Jawab Soal Bantuan yang Tak Merata

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Sengketa Tanah 40 Tahun Belum Tuntas, Ahli Waris Minta Presiden Beri Perlindungan Hukum

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Bekali Remaja dan Orang Tua Surabaya dengan Keterampilan Hidup melalui Program KEMANGI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Instruksi Presiden, Kemenhut Bekukan 6 Perusahaan Terkait Karhutla Kalimantan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:23 WIB

Rahman Sabon Nama: “Paru-Paru Dunia Terbakar” Akibat Sawit & Tambang Ilegal. PDKN. DPR Harus Panggil Menteri Kehutanan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Pernyataan Sikap Koalisi Rakyat Dan Warga Transmigrasi Aceh Barat “Kawal Putusan Perkara Nomor 1/PDT.G/2026/PN MBO, Hakim Harus Berani Tegakkan Keadilan Substantif, Kabulkan Gugatan Sebagian”

Berita Terbaru