BPBD Jakarta Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca Antisipasi Banjir Akhir Januari 2025

- Jurnalis

Jumat, 24 Januari 2025 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta berencana menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah antisipasi potensi banjir akibat curah hujan tinggi di akhir Januari 2025. Langkah ini dilakukan untuk mencegah luapan air sungai yang dapat menggenangi wilayah Jakarta.

“OMC bertujuan untuk mengurangi potensi genangan dan banjir akibat luapan saluran dan sungai. Saat ini, pelaksanaan OMC masih dalam tahap persiapan,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD Jakarta, Mohammad Yohan dikutip dari laman Liputan 6, Jumat (24/1/2025).

Menurut Yohan, BPBD terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mempertimbangkan pelaksanaan OMC. Keputusan final akan menunggu rekomendasi resmi dari BMKG, mengingat OMC sangat bergantung pada analisis curah hujan.

Baca Juga:  NCS Polri Minta Polda Lampung Optimalkan Coolling System Jelang Pilkada

“BPBD Jakarta sudah beberapa kali mengadakan rapat membahas kemungkinan OMC. Kami mempertimbangkan tingginya curah hujan berdasarkan rekomendasi BMKG,” jelasnya.

OMC Efektif di Akhir 2024

BPBD Jakarta sebelumnya telah sukses menggelar tiga tahap OMC selama Desember 2024. Operasi ini dilakukan pada 7-9 Desember, 12-15 Desember, dan 24-31 Desember 2024. Dalam pelaksanaan tersebut, OMC dinilai efektif mencegah banjir meski curah hujan cukup tinggi.

Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyebutkan bahwa pada tahap ketiga, delapan ton garam (NaCl) disemai untuk memodifikasi cuaca di wilayah Jakarta. Selama enam hari operasi (25-31 Desember 2024), OMC melibatkan 10 sorti penerbangan dengan total durasi 19 jam 36 menit.

“Curah hujan di Jakarta selama periode OMC berkisar antara 0 hingga 40 mm per hari, dengan puncaknya pada 25 Desember 2024 mencapai 40 mm. Hasil ini menunjukkan OMC berhasil mengurangi intensitas hujan hingga 38 persen dibandingkan prediksi awal,” terang Isnawa.

Baca Juga:  PMI Jakarta Utara Gelar Donor Darah & Halal Bihalal Kemanusiaan, Targetkan 5.000 Kantong

Langkah Strategis Mitigasi Bencana

OMC merupakan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi. Isnawa menekankan pentingnya teknologi ini dalam meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap potensi bencana.

“Keberhasilan ini adalah langkah signifikan dalam pengembangan teknologi modifikasi cuaca. Kami berharap ke depan teknologi ini dapat terus ditingkatkan untuk melindungi masyarakat Jakarta dari bencana alam,” tutupnya.

OMC menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam melindungi masyarakat dan infrastruktur kota dari dampak perubahan iklim yang semakin ekstrem.

Berita Terkait

Dump Truck Disebut untuk Aktivitas Tambang Terbakar di Permukiman Kalibaru, Warga Pertanyakan Rute dan Pengawasan
Dugaan Pencairan JHT Atas Data Oyoh, BPJS Cimone Diminta Buka Jejak Verifikasi Klaim
Tanah Ulayat Tak Kunjung Tuntas, Tokoh Adat Minang Desak Pemerintah Beri Kepastian Hukum
Peredaran Obat Keras Terbatas di Tanah Abang Kembali Disorot, Muncul Nama “Nur” dan “Dedy”
Waspada Investasi Bodong di Perusahaan Pialang Ilegal!
Bang Japar Meneguhkan Komitmen Jaga Jakarta
Galian Proyek PAM di Rorotan Tuai Sorotan, Warga Keluhkan Kemacetan dan Minimnya Pengaturan Lalu Lintas
Yayasan Aviasi Berkat Transformasi Indonesia (YABTI) Libatkan Generasi Muda Love School dalam Bakti Sosial Pengobatan Gratis di Kabasiran

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Dump Truck Disebut untuk Aktivitas Tambang Terbakar di Permukiman Kalibaru, Warga Pertanyakan Rute dan Pengawasan

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Dugaan Pencairan JHT Atas Data Oyoh, BPJS Cimone Diminta Buka Jejak Verifikasi Klaim

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Tanah Ulayat Tak Kunjung Tuntas, Tokoh Adat Minang Desak Pemerintah Beri Kepastian Hukum

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Peredaran Obat Keras Terbatas di Tanah Abang Kembali Disorot, Muncul Nama “Nur” dan “Dedy”

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Waspada Investasi Bodong di Perusahaan Pialang Ilegal!

Berita Terbaru

TNI – Polri

Bati Tuud Koramil 12 Bantur Hadiri Maulid Nabi di Ponpes Al Anwar

Senin, 24 Agu 2026 - 21:06 WIB