Ban Motor Apa yang Aman Digunakan Saat Musim Hujan? Simak Jenis-Jenis nya

- Jurnalis

Selasa, 28 Januari 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TeropongRakyat.co – Saat berkendara di musim hujan, pengendara motor perlu memastikan menggunakan ban yang sesuai dengan kondisi jalanan basah. Tujuannya agar berkendara tetap aman meskipun saat musim hujan.

Untuk berkendara di musim hujan, disarankan menggunakan ban dengan kembangan atau motif rapat, ban yang memiliki teknologi silica, atau ban standar.

Berikut penjelasannya, dilansir dari laman Wahana Honda:

1. Ban dengan Kembangan atau Motif Rapat

Motif pada ban berguna untuk memecah air ketika sedang menerjang genangan akibat hujan, sehingga motor bisa tetap stabil jika melewati genangan. Semakin rapat kembangan, maka semakin tinggi kemampuan ban untuk membuang air yang dilalui di jalan, dengan demikian, daya cengkeram ban terhadap aspal pun bertambah kuat.

Baca Juga:  Ford Everest Next Gen Sport Resmi Meluncur, Dibanderol Rp 799 Juta

Namun saat melihat ada aliran air yang deras, sebaiknya hindari saja, meskipun ban yang digunakan punya kembangan atau motif rapat. Sebab, ada risiko motor terguling dan akhirnya terseret arus.

2. Ban Berteknologi Silica

Ban berteknologi silica mampu mencengkeram permukaan jalan dengan kuat, sehingga dianggap aman digunakan ketika berkendara di trek yang licin atau basah. Pengendara bisa terhindar dari selip ketika sedang berbelok atau menikung.

Baca Juga:  AIONERS.ID Resmi Dideklarasikan: Komunitas Bagi Para Pengguna Mobil Listrik GAC Indonesia

Selain itu, ban berteknologi silica ini juga diklaim mampu membuat ban 80 persen lebih awet.

3. Ban Standar

Lebih baik tidak menggunakan ban motor atau tetap gunakan ban standar rekomendasi pabrikan. Sebab, pabrik ban di Indonesia biasanya sudah menyesuaikan produksi dengan kondisi jalanan di sini, termasuk ketika hujan.

Namun, perhatikan juga kedalaman kembangan ban. Sebab, jika sudah tipis, ban tetap harus diganti. Pastikan juga ban memiliki tekanan angin yang tepat.

Berita Terkait

MAHASISWA UMM WUJUDKAN PRAKTIKUM BRAND ACTIVATION MELALUI EVENT TRAX 2026
Bupati Malang Hadiri 1 Dekade Komunitas Truk Malang, Apresiasi Driver sebagai Pahlawan Transportasi
Tren NEV Semakin Meningkat, JAECOO Paparkan Perbedaan HEV dan PHEV
Hemat Hingga 44%! Tarif Tol JTCC Bekasi Dipangkas Sambut Idul Fitri 1447 H
Lereng Gunung Kawi X TRI Adventure, Bupati Malang Dorong Sport Tourism Terpadu dan Pemberdayaan Desa
Investasi Lebih dari US$ 346 Juta Dorong Ekspansi Industri Kendaraan Listrik di Indonesia
Fun Jip Wisata Segoro Kidul di Pantai Kondang Merak Berlangsung Meriah, Forkopimda Malang Ikut Menjajal Rute Ekstrem
Jakarta Two Doors Meet 2025, Tempatnya Penggemar Mobil dua Pintu

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:05 WIB

MAHASISWA UMM WUJUDKAN PRAKTIKUM BRAND ACTIVATION MELALUI EVENT TRAX 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:30 WIB

Bupati Malang Hadiri 1 Dekade Komunitas Truk Malang, Apresiasi Driver sebagai Pahlawan Transportasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:37 WIB

Tren NEV Semakin Meningkat, JAECOO Paparkan Perbedaan HEV dan PHEV

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:04 WIB

Hemat Hingga 44%! Tarif Tol JTCC Bekasi Dipangkas Sambut Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 13 Desember 2025 - 22:16 WIB

Lereng Gunung Kawi X TRI Adventure, Bupati Malang Dorong Sport Tourism Terpadu dan Pemberdayaan Desa

Berita Terbaru