Indosolar 2026 Perkuat Ekosistem Energi Surya untuk Percepat Transisi Energi Indonesia

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pengembangan energi surya menjadi salah satu fokus dalam agenda transisi energi Indonesia. Untuk mendorong percepatan implementasinya, Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) kembali menggelar Indosolar 2026 pada 19–20 Agustus 2026 di Fairmont Hotel, Jakarta.

Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, Indosolar 2026 mengangkat tema “Building the Future of Indonesia’s Solar Energy” dan digelar bersamaan dengan Indonesia Sustainable Energy Week (ISEW) 2026.

Penyelenggaraan tahun ini diarahkan untuk mempertemukan berbagai unsur dalam ekosistem energi surya, mulai dari pemerintah, pelaku industri, investor, lembaga keuangan, akademisi, penyedia teknologi hingga mitra pembangunan.

Ketua Umum AESI, Mada Ayu Habsari, mengatakan pengembangan energi surya tidak cukup hanya mengandalkan target kapasitas. Kesiapan proyek, pembiayaan, teknologi, industri, serta sumber daya manusia juga perlu berjalan secara beriringan.

Menurutnya, keterhubungan antarpemangku kepentingan dibutuhkan agar semakin banyak proyek energi surya yang memiliki kelayakan investasi (bankable) dan dapat segera direalisasikan.

Selama dua hari, Indosolar 2026 menghadirkan plenary session, technical breakout session, exhibition, serta B2B matchmaking. Sejumlah isu strategis yang dibahas mencakup kebijakan dan regulasi, investasi, pembiayaan, rantai pasok, teknologi, serta kebutuhan tenaga kerja untuk industri energi surya.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah pembahasan peta jalan percepatan energi surya nasional dan peluang quick wins sebesar 10 GW hingga 2028. Forum juga membahas pengembangan PLTS Atap, PLTS Terapung, serta penggunaan microgrid dan sistem hybrid untuk mendukung upaya de-dieselisasi di wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik.

Baca Juga:  Priska Sahanaya Memaksimalkan Kemampuan Siswa SMP KASIH BAGI BANGSA Melalui Seminar Public Speaking & Keseruan Bersama PRONAS

Dari sisi industri, pembahasan mencakup penguatan rantai pasok dan daya saing industri surya nasional, skema pengadaan Independent Power Producer (IPP), serta peluang perdagangan dan investasi listrik surya lintas negara.

Sementara dari sisi pengguna energi, Indosolar menyoroti pemanfaatan PLTS Atap di kawasan industri hingga kebutuhan energi terbarukan untuk mendukung pertumbuhan green data center di tengah ekspansi ekonomi digital.

Kolaborasi dengan ISEW 2026 turut memperluas perspektif pembahasan. Private Sector Cooperation Lead – Energy Programme GIZ Indonesia & ASEAN, Atiek Puspa Fadhilah, mengatakan kerja sama Indonesia dan Jerman dalam transisi energi telah berlangsung selama tiga dekade dan kini terus diarahkan pada implementasi serta kerja sama ekonomi.

Menurut Atiek, transisi energi membutuhkan hubungan yang kuat antara pembuat kebijakan, investor, penyedia teknologi, dan pelaku industri agar investasi serta teknologi yang dikembangkan dapat menjawab kebutuhan di lapangan.

Selain forum diskusi, Indosolar 2026 juga menghadirkan area pameran yang mempertemukan perusahaan EPC, pengembang proyek, konsultan, perusahaan asuransi, perbankan, hingga penyedia teknologi. Kehadiran berbagai pelaku industri dalam satu lokasi diharapkan memudahkan calon pengguna energi surya memahami pilihan teknologi dan mitra yang tersedia.

Agenda B2B Matchmaking juga menjadi bagian penting untuk mempertemukan penyedia teknologi, investor, pelaku usaha, dan calon mitra proyek. AESI menyebut format tersebut dibutuhkan karena tantangan pengembangan proyek tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga menemukan mitra yang tepat.

Dorong Kesiapan SDM Energi Surya

Baca Juga:  PT Suzuki Indomobil Sales Umumkan Suzuki GIXXER 250SF Masuk Program Quality Update

Indosolar 2026 turut menyoroti kebutuhan tenaga kerja terampil sebagai salah satu faktor penting dalam percepatan proyek PLTS. Untuk itu, AESI menggandeng JA Solar, Xingtai Polytechnic Institute of New Energy, dan ATW Solar untuk menghadirkan program Training dan Youth Solar Policy Competition.

Program tersebut mempertemukan dunia akademik dengan kebutuhan industri, khususnya dalam keterampilan instalasi, pemeliharaan, dan pengelolaan sistem PLTS sesuai standar industri.

Dari perspektif global, Indosolar menghadirkan sesi Global Insight bersama PwC, IRENA, dan Asian Photovoltaic Industry Association (APVIA). Materi yang dibahas mencakup perkembangan pasar energi surya dunia, tren investasi, perkembangan biaya teknologi, serta pengalaman penerapan energi surya di berbagai negara.

Sacha Winzenried, Energy, Utilities & Resources and Energy Transition Leader PwC Indonesia, menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat pengembangan energi surya. Namun, peluang tersebut membutuhkan ekosistem yang siap, termasuk pendanaan, proyek yang bankable, kepastian regulasi, serta kolaborasi pemerintah dan sektor swasta.

Hasil pembahasan Indosolar 2026 nantinya akan dirangkum dan dibawa ke IndoEBTKE ConEx sebagai forum nasional energi baru terbarukan. Sejumlah isu seperti penguatan rantai pasok, skema IPP, PLTS Atap, serta kebutuhan tenaga kerja terampil akan menjadi bagian dari pembahasan lanjutan.

Dengan mempertemukan kebijakan, teknologi, investasi, industri, dan sumber daya manusia, Indosolar 2026 diharapkan dapat membantu mengubah potensi energi surya Indonesia menjadi proyek yang lebih siap direalisasikan sekaligus memperkuat fondasi transisi energi nasional.

 

Berita Terkait

Love Collection: Wujudkan Kreativitasmu dengan Kaos Custom Berkualitas Premium
Wujudkan Momen Lebih Bermakna Bersama Bloomora Florist
IndoBeauty Expo 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Inovasi Kecantikan dari 8 Negara di JIExpo Kemayoran
Menkes Budi Gunadi Resmikan IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026, Hadirkan Inovasi Alat Kesehatan dari 9 Negara
Menteri Perindustrian Resmi Buka ILF dan IGT Expo 2026, Industri Kulit hingga Tekstil Didorong Tembus Pasar Global
Krista Exhibitions Gelar Empat Pameran Industri Sekaligus di JIExpo, Dorong Kolaborasi dan Investasi Lintas Sektor
PT CTP TOLLWAYS Dorong Literasi Keuangan Karyawan
PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Inovasi Audio Visual dan Musik dari 12 Negara

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Indosolar 2026 Perkuat Ekosistem Energi Surya untuk Percepat Transisi Energi Indonesia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:40 WIB

Love Collection: Wujudkan Kreativitasmu dengan Kaos Custom Berkualitas Premium

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Wujudkan Momen Lebih Bermakna Bersama Bloomora Florist

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:53 WIB

IndoBeauty Expo 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Inovasi Kecantikan dari 8 Negara di JIExpo Kemayoran

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Menkes Budi Gunadi Resmikan IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026, Hadirkan Inovasi Alat Kesehatan dari 9 Negara

Berita Terbaru