AESI Solar Run 2026 Ajak Masyarakat Dorong Kemandirian Energi dari Atap Rumah

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teropongrakyat.co, JAKARTA – Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) mengajak masyarakat ikut mendorong kemandirian energi melalui AESI Solar Run 2026 yang digelar di kawasan Car Free Day Jakarta, Minggu (9/8/2026).

Mengusung gerakan #Run4TheSun dengan tema “Stepping into 100 GW”, kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta dalam kategori lari 5K dan 10K. Acara tersebut digelar bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dewan Energi Nasional (DEN), dan PT PLN (Persero).

Kegiatan yang berlangsung menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia ini membawa pesan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan aspek sosial dan politik, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kemandirian energi.

AESI melihat energi surya sebagai salah satu bagian penting dalam perjalanan transisi energi Indonesia. Pemanfaatannya juga dinilai semakin dekat dengan masyarakat melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), termasuk PLTS atap.

Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Kementerian ESDM, Prof. Dr. Tirta Nugraha Mursitama, yang hadir mewakili Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, menyambut positif penyelenggaraan Solar Run 2026.

Baca Juga:  Kabar Gembira Rakyat! Piala Dunia 2026 Resmi Bisa Ditonton Gratis di Indonesia

Menurutnya, pemerintah tengah mendorong pembangunan ekosistem energi surya secara lebih masif. Karena itu, kegiatan seperti Solar Run dinilai dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan energi surya sekaligus mengajak masyarakat terlibat dalam agenda transisi energi.

Dari sisi PLN, Direktur Manajemen Risiko PT PLN (Persero) Denny Triyanto mengatakan perjalanan menuju energi bersih membutuhkan konsistensi dan kolaborasi berbagai pihak.

Ia mengibaratkan transisi energi seperti lari jarak jauh. Menurutnya, tujuan akhir sudah diketahui, tetapi diperlukan endurance, pengaturan ritme, dan kerja sama agar perjalanan menuju energi bersih dapat tercapai.

Kolaborasi tersebut juga terlihat dari kehadiran Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional, Dadan Kusdiana, yang turut mengikuti kategori 10K. Ia menilai keterlibatan pemerintah, asosiasi, dan masyarakat dalam kegiatan yang sama menunjukkan semangat bersama untuk mempercepat pemanfaatan energi surya.

Sementara itu, Ketua Acara AESI Solar Run 2026 sekaligus Wakil Ketua Umum AESI Bidang Riset dan Teknologi, I Made Aditya Suryawidya, mengatakan format fun run sengaja dipilih agar edukasi mengenai energi surya dapat lebih mudah diterima masyarakat.

Baca Juga:  Polda Metro Jaya Berikan Penghargaan kepada 14 Personel Yang Menorehkan Prestasi di Kejuaraan Nasional Karate Kapolri Cup 2024

Menurutnya, olahraga menjadi salah satu cara sederhana untuk membuka percakapan mengenai isu energi. Pesan yang ingin disampaikan adalah pemanfaatan energi surya dapat dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk dari atap rumah.

Ketua Umum AESI Mada Ayu Habsari menambahkan bahwa penguatan ekosistem energi surya membutuhkan keterlibatan pemerintah, industri, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui Solar Run 2026, AESI juga mendorong peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan Solar PV pada sektor rumah tangga, komersial, dan industri.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mempercepat transisi menuju energi baru terbarukan dan mendukung target Net Zero Emission 2060. Dengan menggabungkan olahraga, edukasi, dan partisipasi publik, AESI berharap energi surya semakin menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

 

Berita Terkait

Kapolres Malang Ajak IPSI Cegah Konflik Antar Perguruan Silat
Misbakhun Suntik Rp100 Juta untuk Persekap U-17, Dorong Talenta Muda Pasuruan Tembus Level Profesional
81 Tim Pelajar Adu Strategi di GYC School City Qualifier 2026 Pasuruan, Rebut Beasiswa Pendidikan Rp300 Juta
Gol Debut Ole Romeny bikin Psv nyaris tumbang, Fortuna  Sittard Raih Poin Berharga
Bupati Cup Pencak Silat 2026 Resmi Dibuka Pendaftaran, IPSI Kabupaten Malang Ajak Atlet Terbaik Rebut Tiket Menuju POPDA
Hadapi Vietnam Di Pakansari, Garuda Incar Sapu Bersih Kemenangan 
Dihantam tiga gol kilat di penghujung laga, Timor Leste tak berdaya dihadapan Indonesia
Wali Kota Nurochman Buka Kejuaraan Paralayang Batu International Sport Tourism Festival 2026

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:57 WIB

AESI Solar Run 2026 Ajak Masyarakat Dorong Kemandirian Energi dari Atap Rumah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Kapolres Malang Ajak IPSI Cegah Konflik Antar Perguruan Silat

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Misbakhun Suntik Rp100 Juta untuk Persekap U-17, Dorong Talenta Muda Pasuruan Tembus Level Profesional

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:46 WIB

81 Tim Pelajar Adu Strategi di GYC School City Qualifier 2026 Pasuruan, Rebut Beasiswa Pendidikan Rp300 Juta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Gol Debut Ole Romeny bikin Psv nyaris tumbang, Fortuna  Sittard Raih Poin Berharga

Berita Terbaru