Tak Sekadar Meraih Poin Olimpiade, Indonesia Open nenjadi Momentum PBTI Membangun Legacy Taekwondo Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,teropongrakyat.co – Ketua PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon menilai keberhasilan bukan hanya dihitung dari jumlah medali, tetapi dari sistem yang mampu melahirkan juara lintas generasi menuju Olimpiade.

Di balik penyelenggaraan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026, Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) tengah mengusung misi yang jauh lebih besar daripada sekadar menjadi tuan rumah kejuaraan internasional. Bagi Ketua Umum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon, Indonesia Open merupakan bagian dari fondasi membangun legacy taekwondo Indonesia demi membuka kembali jalan menuju panggung Olimpiade.

Sebanyak 478 taekwondoin dari 36 negara akan bertanding di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, 1–5 Agustus 2026 dalam turnamen berstatus World Taekwondo G2 yang menjadi salah satu pengumpulan poin ranking dunia menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Namun bagi PBTI, nilai terbesar bukan hanya terletak pada perebutan medali maupun poin ranking dunia, melainkan pada kesempatan membangun ekosistem taekwondo yang semakin Kompetitif dan berstandar Internasional.

“Kalau berbicara target, tentu Indonesia harus naik podium. Namun yang sedang kami bangun jauh lebih besar karena prestasi tidak lahir dalam semalam. Prestasi lahir dari sistem yang kuat, kompetisi yang berkelanjutan, pembinaan yang terarah, dan keberanian mengukur kemampuan di level dunia,” kata Ketum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon.

Baca Juga:  Konsultasi Publik Pengadaan Tanah Jalan Gondanglegi–Balekambang

Sejak dipercaya memimpin PBTI pada September 2023, Richard membawa visi besar untuk mengembalikan taekwondo Indonesia ke panggung Olimpiade yang sudah absen di lima Olimpiade terakhir.

Untuk mewujudkan target tersebut, PBTI melakukan pembenahan secara menyeluruh terhadap sistem pelatnas. PBTI kini menerapkan sistem pelatnas berjenjang yang melibatkan atlet senior dan atlet muda sebagai bagian dari regenerasi menuju siklus Olimpiade berikutnya.

Penjaringan atlet pelatnas juga dilakukan secara objective. PBTI mulai membangun jalur pembinaan yang lebih terstruktur, seperti Ksatria Nusantara Series sebagai sistem seleksi nasional. PBTI juga menunjuk pelatih asal Iran untuk menangani disiplin kyorugi untuk menggantikan pelatih sebelumnya yang berasal dari Korea Selatan sebagai bagian dari peningkatan kualitas kepelatihan nasional.

“Legacy yang ingin kami tinggalkan bukan hanya medali. Legacy itu adalah sistem yang terus berjalan, yang mampu melahirkan juara-juara baru, bahkan ketika kepengurusan ini sudah selesai,” ujar Ketum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon

Indonesia Open 2026 menjadi implementasi nyata dari visi tersebut. PBTI menurunkan 31 atlet pelatnas, terdiri atas 20 atlet kyorugi dan 11 atlet poomsae, yang merupakan hasil seleksi dari rangkaian Ksatria Nusantara Series. Mereka akan menghadapi persaingan ketat dari atlet-atlet dunia sekaligus menjadikan turnamen ini sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dan perjalanan panjang menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Baca Juga:  Polsek Kepulauan Seribu Utara Raih Juara Mini Soccer Kapolres Cup 2025, Satpolairud dan Aipda Suhendi Menang di Lomba Tarik Tambang dan Catur

Lebih dari sekadar mengejar podium, Richard berharap Indonesia Open mampu meninggalkan warisan yang lebih luas bagi taekwondo nasional. Kejuaraan ini diharapkan meningkatkan kualitas atlet, pelatih, wasit, perangkat pertandingan, hingga kapasitas Indonesia sebagai penyelenggara event olahraga internasional.

“LA 2028 memang menjadi target kami. Namun yang lebih penting adalah memastikan Indonesia memiliki sistem yang terus melahirkan atlet-atlet berprestasi. Karena pada akhirnya, itulah legacy yang sesungguhnya,” tutur Bapak Richard.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBTI sekaligus Ketua Panitia Indonesia Open, Rafael Siagian, mengatakan kesiapan penyelenggaraan telah mencapai 98 persen. Seluruh aspek kini memasuki tahap finalisasi.

“Dengan 478 atlet dari 36 negara, Indonesia Open tahun ini memiliki tingkat persaingan dan kompleksitas penyelenggaraan yang tinggi. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk datang mendukung langsung atlet-atlet terbaik bangsa di Tennis Indoor Senayan secara gratis,” kata Rafael.

Indonesia Open akan mempertandingkan poomsae pada 1–2 Agustus, sedangkan kategori kyorugi digelar pada 3–5 Agustus 2026. Pembukaan dijadwalkan berlangsung Minggu (2/8) pagi. (PBTI)

Berita Terkait

Jaga Jakarta On The Spot di Pelabuhan Muara Baru, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Sopir dan Buruh Pelabuhan
Tembus Medan Ekstrem, Koops TNI Habema Berhasil Salurkan 2 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Tiga Distrik di Kabupaten Puncak
Kapolres Priok hadiri, Soft Launching Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok, Wujud Kesiapan Pelabuhan Modern untuk Mendukung Efisiensi Logistik Nasional
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Pengamanan Wilayah, Situasi Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Pengamanan Wilayah, Situasi Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif
Ratusan Massa Aksi Duduki Bendungan Lahor, PJT I Longgarkan Akses Kendaraan Usai Dialog
Viral di Media Sosial, Polisi Selidiki Dugaan Perbuatan Asusila di Pinggiran Sungai Brantas Malang
Polsek Kawasan Sunda Kelapa Perkuat Pelayanan dan Pengamanan Wisatawan Kepulauan Seribu di Dermaga Kali Adem

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Jaga Jakarta On The Spot di Pelabuhan Muara Baru, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Sopir dan Buruh Pelabuhan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Tembus Medan Ekstrem, Koops TNI Habema Berhasil Salurkan 2 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Tiga Distrik di Kabupaten Puncak

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Kapolres Priok hadiri, Soft Launching Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok, Wujud Kesiapan Pelabuhan Modern untuk Mendukung Efisiensi Logistik Nasional

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:23 WIB

JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Pengamanan Wilayah, Situasi Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:19 WIB

JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Pengamanan Wilayah, Situasi Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif

Berita Terbaru