Tradisi Hidup, Budaya Lestari: Ribuan Mata Saksikan Puncak Festival 1 Suro 2026 Gunung Kawi

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co – Semangat pelestarian budaya leluhur kembali bergema di kawasan Gunung Kawi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Puncak Festival 1 Suro 2026 yang ditandai dengan Kirab Budaya Grebek Suro dan Prosesi Pembakaran Buto Sengkolo berlangsung meriah, Selasa (16/6/2026).

Mengusung tema “Tradisi Hidup, Budaya Lestari, Bangsa Bermartabat”, kegiatan yang diikuti sekitar 400 peserta tersebut menjadi simbol kuat komitmen masyarakat dalam menjaga warisan budaya sekaligus memanjatkan doa untuk keselamatan dan kesejahteraan bersama.

Tradisi Hidup, Budaya Lestari: Ribuan Mata Saksikan Puncak Festival 1 Suro 2026 Gunung Kawi - Teropong Rakyat

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pengamanan yang dipimpin Danramil 0818/32 Wonosari, Kapten Chb Wakit Tohari, S.AK. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur pengamanan agar seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kirab budaya dimulai dari Terminal Wonosari dengan berbagai penampilan seni tradisional yang memukau masyarakat. Tari Topeng dan Tari Gunung Kawi menjadi sajian pembuka sebelum peserta kirab diberangkatkan menuju kawasan Pesarean Gunung Kawi.

Baca Juga:  Polres Metro Jakarta Utara Gelar Olahraga Pagi di Halaman Mapolres Jakut

Mewakili panitia, Muji Santoso menyampaikan bahwa Festival 1 Suro merupakan momentum untuk menjaga tradisi sekaligus mempererat persatuan masyarakat.

“Melalui tema Tradisi Hidup, Budaya Lestari, Bangsa Bermartabat, mari kita jadikan kegiatan ini sebagai upaya melestarikan budaya leluhur, mempererat persatuan, serta memohon harapan agar segala hal buruk dapat sirna dan berganti dengan keberkahan,” ujarnya.

Kepala Desa Wonosari, Suwito, mengatakan bahwa peringatan 1 Suro memiliki makna mendalam sebagai momentum introspeksi diri, memperkuat persaudaraan, serta memanjatkan doa demi keselamatan dan kesejahteraan bersama.

Menurutnya, Kirab Budaya dan Prosesi Pembakaran Buto Sengkolo merupakan bentuk rasa syukur masyarakat sekaligus penghormatan terhadap warisan budaya yang harus terus dijaga keberlangsungannya.

Sementara itu, Camat Wonosari A.K. Wisnu Aji, S.IP., M.Si memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya festival tahunan tersebut. Ia menegaskan bahwa tradisi Grebek Suro merupakan bagian dari identitas daerah yang memiliki nilai budaya tinggi.

Baca Juga:  Staff Desa Saparwadi Menyangkal Terima Pungli Rp 100.000 Tapi Mengakui Hanya Rp 25.000

“Tradisi ini bukan sekadar ritual, tetapi simbol pembersihan diri dari sifat-sifat negatif serta harapan akan kehidupan yang aman, harmonis, dan sejahtera,” katanya.

Usai kirab budaya, peserta bergerak menuju Pesarean R.M. Imam Soedjono dan Kyai Zakaria II Gunung Kawi untuk mengikuti prosesi syukuran. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan agenda puncak berupa Prosesi Pembakaran Buto Sengkolo sebagai simbol membuang segala bentuk keburukan, marabahaya, dan energi negatif dari kehidupan masyarakat.

Tradisi Grebek Suro sendiri telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Gunung Kawi. Selain sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah, tradisi ini juga menjadi sarana doa bersama agar masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, serta dijauhkan dari berbagai musibah.

Berkat sinergi unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, panitia, dan masyarakat, seluruh rangkaian kegiatan Festival 1 Suro 2026 Gunung Kawi berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai.

Berita Terkait

Jaga Jakarta On The Spot di Pelabuhan Muara Baru, Polisi Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Menjaga Keamanan dan Ketertiban
Polda Metro Jaya Dalami Kematian Pria Berinisial S, Puslabfor Dilibatkan dalam Olah TKP
Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang Hadiri Pisah Kenal Kapolres, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Di Balik Pekerjaan Fisik TMMD, Tersimpan Kisah Hangat Anggota TNI Bersama Mama Angkat
Pembangunan Rumah Ke-1 Type 36 Semi Permanen Capai 68 Persen, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan Terus Wujudkan Hunian Layak bagi Masyarakat
Penuh Khidmat, Tradisi Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Berlangsung Hangat dan Sarat Makna
Kota Batu Sambut Akhir Pekan Meriah, Polres Batu siapkan skema pengalihan arus
JJOS Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Pengamanan Malam, Antisipasi Kejahatan Jalanan, dan Tawuran

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:46 WIB

Jaga Jakarta On The Spot di Pelabuhan Muara Baru, Polisi Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Menjaga Keamanan dan Ketertiban

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:11 WIB

Polda Metro Jaya Dalami Kematian Pria Berinisial S, Puslabfor Dilibatkan dalam Olah TKP

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:58 WIB

Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Malang Hadiri Pisah Kenal Kapolres, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:57 WIB

Di Balik Pekerjaan Fisik TMMD, Tersimpan Kisah Hangat Anggota TNI Bersama Mama Angkat

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:51 WIB

Pembangunan Rumah Ke-1 Type 36 Semi Permanen Capai 68 Persen, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan Terus Wujudkan Hunian Layak bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Breaking News

PT CTP TOLLWAYS HADIRI RAPAT KONSOLIDASI ANGGOTA ATI

Rabu, 29 Jul 2026 - 15:42 WIB