Polisi Lakukan Olah TKP Ledakan Pabrik Tahu di Pakisaji Malang, Satu Pekerja Meninggal Dunia

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co  – Sebuah ledakan terjadi di pabrik tahu di Dusun Krajan, Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (31/1/2026) pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang pekerja meninggal dunia di lokasi kejadian.

Ledakan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di pabrik tahu milik Muhammad Ridwan. Korban diketahui bernama Purnomo (46), warga Desa Wajak, Kabupaten Malang, yang saat itu tengah bekerja sebagai operator tungku pemanas ketel.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menjelaskan, berdasarkan keterangan awal di lapangan, ledakan diduga berasal dari ketel pemanas yang digunakan untuk menghasilkan uap dalam proses produksi tahu.

Baca Juga:  Gowes Akbar Kodim 0818 : Dari Blitar hingga Lumajang Ramaikan HUT ke 80 di Stadion Luar Kanjuruhan

“Korban saat itu sedang menyalakan tungku ketel menggunakan kayu bakar. Diduga terjadi tekanan uap dan suhu panas berlebih di dalam ketel sehingga menyebabkan ledakan,” ujar AKP Bambang Subinajar, Sabtu (31/1).

Akibat ledakan tersebut, korban terpental beberapa meter dari lokasi ketel dan meninggal dunia di tempat kejadian.

Polisi bersama tim Identifikasi Satreskrim Polres Malang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan area sekitar.

“Petugas Polsek Pakisaji bersama Unit Reskrim dan Tim Inafis Satreskrim Polres Malang telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan lokasi untuk kepentingan penyelidikan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Galian C Tidak Berijin Bebas Beroperasi, Aparat Penegak Hukum Tutup Mata?

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi dan direncanakan menjalani visum di RS Saiful Anwar, Kota Malang, guna memastikan penyebab pasti kematian.

AKP Bambang menambahkan, kepolisian masih mendalami peristiwa tersebut untuk memastikan unsur kelalaian maupun faktor teknis lain yang menyebabkan ledakan.

“Kami masih melakukan pendalaman dan koordinasi lanjutan guna mengetahui penyebab pasti kejadian ini. Saat ini fokus kami adalah penanganan TKP dan kelengkapan administrasi penyelidikan,” tegasnya.

Berita Terkait

TNI Dukung Produktivitas Tebu Nasional, Kasdim 0818 Ikuti Rakor Penyuluhan Benih Bongkar Ratoon
Brimob Metro Jaya Cegah Tawuran di Bekasi, 3 Remaja-Sajam Diamankan
Serma Nurhadi Hadiri Perpisahan Mahasiswa Poltekkes Wira Husada Nusantara di Desa Sidomulyo
Koops TNI Habema: Tidak Ada Patroli TNI di Danggoa Saat Insiden Ledakan Terjadi
Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda Merah Putih di Mimika
TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di Lebih Dari 1.500 Titik, Satukan Semangat Kebersamaan
Latihan Taktis & Bakti Sosial: Satangair Pusbekangad Perkuat Kesiapan dan Silaturahmi di Bogor
Peringati HUT Ke-60, IKKT Pragati Wira Anggini Gelar Seminar Kesehatan dan Doa Bersama Lintas Agama

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:52 WIB

TNI Dukung Produktivitas Tebu Nasional, Kasdim 0818 Ikuti Rakor Penyuluhan Benih Bongkar Ratoon

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:23 WIB

Brimob Metro Jaya Cegah Tawuran di Bekasi, 3 Remaja-Sajam Diamankan

Minggu, 21 Juni 2026 - 06:52 WIB

Serma Nurhadi Hadiri Perpisahan Mahasiswa Poltekkes Wira Husada Nusantara di Desa Sidomulyo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:57 WIB

Koops TNI Habema: Tidak Ada Patroli TNI di Danggoa Saat Insiden Ledakan Terjadi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:06 WIB

Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda Merah Putih di Mimika

Berita Terbaru