Bareskrim Hentikan Penyelidikan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi dan Menyatakan Asli! Tidak Ada Unsur Pidana

- Jurnalis

Kamis, 22 Mei 2025 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri resmi menghentikan penyelidikan terkait dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo. Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menyatakan bahwa ijazah sarjana Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada atau UGM milik mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) adalah asli. Keputusan ini diambil setelah penyelidik tidak menemukan adanya unsur tindak pidana. Kamis, (22/05/2025).

“Sehingga perkara ini dihentikan penyelidikannya,” ujar Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, dalam konferensi pers pada Kamis, 22 Mei 2025.

Bareskrim Hentikan Penyelidikan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi dan Menyatakan Asli! Tidak Ada Unsur Pidana - Teropong Rakyat

Djuhandhani menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan uji banding terhadap ijazah sarjana milik Jokowi dengan tiga ijazah milik rekannya yang kuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada angkatan dan tahun yang sama.

Baca Juga:  Peduli Kemanusiaan, Kwarran Koja Berkolaborasi Dengan PMI Jakarta Utara Gelar Donor Darah

“Pembandingnya adalah ijazah asli dari teman-teman satu angkatan Bapak Jokowi,” jelasnya.

Bareskrim Hentikan Penyelidikan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi dan Menyatakan Asli! Tidak Ada Unsur Pidana - Teropong Rakyat

Uji laboratorium dilakukan terhadap dokumen asli ijazah S1 milik Jokowi. Sampel pembanding diambil dari tiga orang rekan seangkatannya di Fakultas Kehutanan UGM. Pemeriksaan meliputi bahan kertas, pengaman kertas, teknik cetak, tinta tulisan, cap stempel, dan tinta tanda tangan dekan serta rektor.

“Hasilnya menunjukkan bahwa bukti dan pembanding identik atau berasal dari satu produk yang sama,” tegas Djuhandhani.

Ia juga menambahkan bahwa map ijazah milik Jokowi sama persis dengan map yang dimiliki oleh ketiga temannya. “Kalau saya katakan sudah kumal, sama seperti yang lainnya,” tambahnya.

Pengaduan atas dugaan ijazah palsu ini dilayangkan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang ditandatangani oleh Eggi Sudjana. Mereka melaporkan dugaan pemalsuan ijazah berdasarkan Pasal 263, 264, dan 266 KUHP, serta Pasal 68 UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Baca Juga:  Teller Cepat, Ruangan Bersih Total! BRI KC Cilegon Tetapkan Standar Layanan Unggul

Menanggapi laporan tersebut, tim kuasa hukum Jokowi menyerahkan ijazah asli kliennya untuk dilakukan uji forensik. Hasil pemeriksaan dari Bareskrim menyatakan bahwa dokumen tersebut sah dan tidak ditemukan unsur pidana.

Proses penyelidikan juga telah melalui gelar perkara, dengan kesimpulan bahwa tidak terjadi peristiwa tindak pidana. “Laporan ini tidak hanya menjawab aduan masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk transparansi polisi dalam menyampaikan fakta yang ditemukan,” ujar Djuhandhani.

Dalam penyelidikan ini, Bareskrim telah memeriksa 39 orang saksi, termasuk empat orang dari pihak pelapor (TPUA). Penyelidikan dilakukan di 13 lokasi, termasuk Rektorat UGM, Fakultas Kehutanan, perpustakaan, dan arsip UGM.

Berita Terkait

Bati Tuud Koramil 12 Bantur Hadiri Maulid Nabi di Ponpes Al Anwar
Tingkatkan Keamanan, Unit Pam Obvit Polres Pelabuhan Tanjung Priok Laksanakan Patroli di Area PT PLN Indonesia Power UBP Priok
Dosen UPN Veteran Jawa Timur Raih Peringkat 1 Pelatihan Fasilitator Bela Negara Kemhan RI
TNI Kerahkan Tiga Batalyon Teritorial Pembangunan Perkuat Penanganan Karhutla di Kalbar
Dump Truck Disebut untuk Aktivitas Tambang Terbakar di Permukiman Kalibaru, Warga Pertanyakan Rute dan Pengawasan
JJOS Polres Priok Intensifkan Patroli Cipta Kondisi, Antisipasi Kejahatan Jalana
Dugaan Pencairan JHT Atas Data Oyoh, BPJS Cimone Diminta Buka Jejak Verifikasi Klaim
Program Jembatan Garuda, Kodim 1710/Mimika Bangun Akses dan Konektivitas di Kampung Kaugapu

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Bati Tuud Koramil 12 Bantur Hadiri Maulid Nabi di Ponpes Al Anwar

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Dosen UPN Veteran Jawa Timur Raih Peringkat 1 Pelatihan Fasilitator Bela Negara Kemhan RI

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:14 WIB

TNI Kerahkan Tiga Batalyon Teritorial Pembangunan Perkuat Penanganan Karhutla di Kalbar

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Dump Truck Disebut untuk Aktivitas Tambang Terbakar di Permukiman Kalibaru, Warga Pertanyakan Rute dan Pengawasan

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:44 WIB

JJOS Polres Priok Intensifkan Patroli Cipta Kondisi, Antisipasi Kejahatan Jalana

Berita Terbaru

TNI – Polri

Bati Tuud Koramil 12 Bantur Hadiri Maulid Nabi di Ponpes Al Anwar

Senin, 24 Agu 2026 - 21:06 WIB