Warga Marunda Resah! Debit Air Masih Tinggi, Ancaman Banjir Belum Usai, Sampah Di Tumpuk Tanpa Izin

- Jurnalis

Kamis, 6 Februari 2025 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah Ditumpuk Dengan Sengaja Di Wilayah Marunda

Sampah Ditumpuk Dengan Sengaja Di Wilayah Marunda

JAKARTA UTARA, Teropongrakyat.co – Warga Marunda, khususnya di RW 003, masih dihantui kekhawatiran akibat tingginya debit air di Kali Bogor. Sejumlah warga bahkan masih mengungsi di Pos Sekretariat RT 002/003 karena air belum surut sepenuhnya. Kamis, (06/02/2025).

Selain itu, para pemilik tambak ikan juga mengeluhkan kondisi ini, karena tambak mereka masih terendam, mengancam keberlangsungan usaha mereka. Masalah utama belum surutnya air ini diduga akibat saluran Kali Bogor yang tersumbat tanah, sehingga aliran air menuju laut menjadi terhambat.

Baca Juga:  Menlu Iran akan ke Suriah bahas serangan Israel

Warga berharap instansi terkait segera melakukan pengerukan tanah dan normalisasi Kali Bogor tanpa menunda-nunda. Mereka juga meminta aparatur Kelurahan Marunda untuk lebih aktif dalam monitoring wilayah guna mencegah banjir yang lebih parah.

Yang lebih mengejutkan, saat teropongrakyat.co mencoba mengonfirmasi persoalan sampah yang semakin menumpuk di sekitar kali, pihak Kelurahan Marunda justru meminta agar masalah ini tidak diberitakan. Menurut mereka, sampah tersebut menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (LH). Namun, hingga kini, warga belum melihat adanya papan informasi atau izin resmi terkait pengelolaan sampah di lokasi tersebut.

Baca Juga:  Menhan Prabowo Kunjungi Presiden MBZ di UEA, Bahas Kerja Sama Pertahanan dan Isu Internasional

Warga berharap transparansi dari pihak terkait dalam menangani masalah ini, mengingat dampaknya yang sangat merugikan masyarakat.

Berita Terkait

Investigasi Dugaan Pertalite Tak Sesuai Peruntukan di SPBN Cikahuripan Berujung Intimidasi
Pengamanan Laga Indonesia Vs Bangladesh, Kapolsek Kemayoran Pimpin 116 Personel di Plaza Tenggara GBK
Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei
Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari
Memalukan! PT BMN di Curug Diduga Produksi Sandal HOKA Ilegal, Buruh Diperas: Tanpa Kontrak, Tanpa BPJS, Gaji Rp2,3 Juta
9 Pendaki Masuk Jalur Ilegal Batu Tulis, 1 Alami Hipotermia
Satpol PP Cek Lokasi yang Diduga Jadi Depo Kontainer di Rorotan, Aktivitas Tak Ditemukan
Eksekusi Tanah Pacuan Kuda 449 M², PN Jaktim Pastikan Berjalan Sesuai Prosedur

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Investigasi Dugaan Pertalite Tak Sesuai Peruntukan di SPBN Cikahuripan Berujung Intimidasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Pengamanan Laga Indonesia Vs Bangladesh, Kapolsek Kemayoran Pimpin 116 Personel di Plaza Tenggara GBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari

Rabu, 30 September 2026 - 22:47 WIB

Memalukan! PT BMN di Curug Diduga Produksi Sandal HOKA Ilegal, Buruh Diperas: Tanpa Kontrak, Tanpa BPJS, Gaji Rp2,3 Juta

Berita Terbaru

Ekonomi

Dolar AS Turun, Rupiah Menguat 0,47 Persen ke Rp17.882

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:33 WIB