Fenomena Pengemis dan Manusia Gerobak Menjamur Jelang Lebaran di Kota Bogor, Tuai Pro dan Kontra Warga

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor, teropongrakyat.co – Menjelang Hari Raya Idulfitri, keberadaan pengemis, manusia gerobak terlihat semakin banyak di sejumlah ruas jalan utama di Kota Bogor. Fenomena ini tampak di beberapa titik strategis seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan RE Martadinata, kawasan Yasmin, hingga sejumlah ruas jalan lainnya.

Pantauan Team di lapangan pada rabu 11 maret 2026 menunjukkan para pengemis dan manusia gerobak mulai bermunculan sejak pagi hingga malam hari.

Sebagian terlihat membawa gerobak berisi barang-barang pribadi, sementara lainnya menggendong anak kecil atau berjalan dari kendaraan ke kendaraan saat lampu merah menyala.

Kondisi ini memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian warga merasa iba dan memilih memberikan bantuan, namun tidak sedikit juga yang menilai keberadaan mereka mengganggu ketertiban dan arus lalu lintas.

Baca Juga:  Mahasiswa dan Koalisi Sipil Gelar Aksi Tolak UU TNI, 1.824 Personel Dikerahkan untuk Pengamanan

Rudi (42), seorang pengendara yang sering melintas di Jalan Ahmad Yani, mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Menurutnya, menjelang Lebaran biasanya jumlah pengemis memang meningkat.

“Kalau lihat mereka sih kasihan, mungkin memang lagi butuh. Apalagi mau Lebaran, kebutuhan pasti banyak. Kadang saya kasih uang receh,” ujar Rudi saat ditemui di kawasan tersebut.

Pendapat berbeda disampaikan oleh Sari (35), warga Tanah Sareal. Ia menilai fenomena ini perlu ditangani serius oleh pemerintah karena kerap membuat pengguna jalan tidak nyaman.

“Kadang mereka sampai memaksa atau mengetuk kaca mobil. Itu kan bisa mengganggu dan juga berbahaya kalau di tengah jalan,” katanya.
Sementara itu, Andi (28),

Baca Juga:  Unit PPA Polres Metro Tangerang Kota Temukan Remaja Perempuan yang Hilang Selama Sepekan

pengendara ojek online di kawasan Yasmin, mengatakan fenomena manusia gerobak sudah sering terjadi setiap menjelang hari besar keagamaan.

“Biasanya memang menjelang Lebaran banyak yang datang dari luar daerah. Mereka bawa gerobak, tidur di pinggir jalan atau kolong jembatan,” jelasnya.

Sejumlah warga berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat melakukan penanganan yang lebih terstruktur, baik melalui penertiban maupun pembinaan sosial. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi agar penanganannya lebih tepat sasaran.

Fenomena meningkatnya pengemis dan manusia gerobak menjelang Lebaran memang bukan hal baru di Kota Bogor. Namun, tanpa penanganan yang serius, kondisi ini dikhawatirkan akan terus berulang setiap tahunnya dan semakin meluas di berbagai titik jalan utama.

T donie

Berita Terkait

KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus Dugaan Suap Pertanahan, Jadi Sitaan Terbesar
Kebakaran Melanda Leuwimart Leuwiliang, Petugas Masih Lakukan Pemadaman
Usai KM Virgo Kecelakaan, Keluarga Sopir Asal Malang Masih Berharap Ditemukan Selamat
Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet
40 Tahun Belum Tuntas, H. Makawi Minta KPK Telaah Sengketa Tanah Warisan di Jakarta Utara
Rotasi 400 Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Dievaluasi, Benarkah Salah Strategi?
Mega Science Center Resmi Trial Opening, Gubernur Jatim Soroti Edukasi STEM
HAK JAWAB : Ketua RW 04 Cilincing Sampaikan Hak Jawab soal Bantuan Sembako KCN

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 22:13 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus Dugaan Suap Pertanahan, Jadi Sitaan Terbesar

Jumat, 18 September 2026 - 08:03 WIB

Kebakaran Melanda Leuwimart Leuwiliang, Petugas Masih Lakukan Pemadaman

Jumat, 18 September 2026 - 06:39 WIB

Usai KM Virgo Kecelakaan, Keluarga Sopir Asal Malang Masih Berharap Ditemukan Selamat

Kamis, 17 September 2026 - 15:34 WIB

Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet

Kamis, 17 September 2026 - 12:16 WIB

40 Tahun Belum Tuntas, H. Makawi Minta KPK Telaah Sengketa Tanah Warisan di Jakarta Utara

Berita Terbaru