Rakernas Punguan Sitohang Dohot Boruna (PSB), Ini  Program Kerja Lima Tahun Yang Dibahas

- Jurnalis

Minggu, 24 Maret 2024 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI,Teropong Rakyat.Co, Punguan Sitohang Dohot Boruna menggelar Rakernas Pertamanya di Gedung Toton Baho Kota Bekasi, Minggu 24 Maret 2024.  Sebelum memulai sidang pleno, para peserta Rakernas yang terdiri dari Pembina DPP PSB, Penasehat DPP PSB Indonesia, Pengurus DPP PSB Indonesia, DPW,DPC, Peninjuan dan punguan-punguan Sitohang dohot Boruna yang belun memiliki DPW & DPC ini dibagi menjadi 3 Komisi,  A,  B dan Komisi C.

Rakernas Punguan Sitohang Dohot Boruna (PSB), Ini  Program Kerja Lima Tahun Yang Dibahas - Teropong Rakyat

Komisi A diketuai Janto Sitohang S.Kom,yang akan membahas pembentukan DPW,Pendanaan & Usaha Punguan dan Pembentukan Sayap Organisasi. Komisi B yang diketuai AKBP Baginda Sitohang SH, akan membahas;Bantuan Sosial,Bantuan Hukum dan Bantuan Beasiswa. Terkakhir Komisi C, digawangi Bosman Sitohang membahas Paradaton;Tarombo Sitohang dan Akses Jalan ke Tugu.

Baca Juga:  Satpol PP Kecamatan Cilincing, Penertiban PKL di Marunda Baru Atas Laporan CRM Masyarakat

Rakernas pertama ini menjadi penjabaran hasil Mubes IV PSB se-Indonesia tahun 2021, dan sebagai bentuk implementasi Mubes dalam program kerja DPP PSB pada Masa Bakti 5 tahun. Setelah berjalan tiga tahun, disadari penataan kelembagaan organisasi Punguan Sitohang Dohot Boruna (PSB) belum sepenuhnya berjalan baik.

Rakernas Punguan Sitohang Dohot Boruna (PSB), Ini  Program Kerja Lima Tahun Yang Dibahas - Teropong Rakyat

Ir Mudaman Sitohang,Ketua DPP PSB se-Indonesia menyampaikan ada beberapa hal dipandang perlu mendapat atensi, seperti : Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD & ART) PSB se-Indonesia belum sepenuhnya bisa dilaksanakan, Mekanisme pendanaan kelangsungan organisasi, Tarombo pomparan Ompu Pangaribuan Sitohang belum seragam, Masalah Paradaton di lingkungan PSB se-Indonesia, Program Bantuan Sosial, Pemberian Beasiswa dan Pembahasan Akses jalan ke Tugu Sitohang. “Tujuh hal tersebut diatas dirasakan mendesak untuk dilakukan” ujar Ir Mudaman Sitohang, Ketua DPP PSB Indonesia kepada Media ini.

Baca Juga:  Pangkostrad Safari Ramadhan Bersama Prajurit Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Pantauan media ini ditengah sidang komisi-komisi, diskusi yang intensif dan konstruktif dilakukan selama sidang komisi Rakernas, dengan partisipasi aktif dari semua peserta. “Setiap program kerja dianalisis secara menyeluruh untuk memastikan ketercapaian target yang realistis dan signifikan” ujar Mudaman dengan harapan Rakernas ini akan mencapai keluaran (out put) yang bermakna bagi organisasi PSB.(Tony)

 

Sumber : Media Center PSB Pelita Rakyat Grup

Berita Terkait

PPTN 2026–2030: Gabungkan Teknologi dan Teologi, Perkuat SDM demi Keadilan Pendidikan di Daerah Terpencil
Tak Gentar Terik Matahari, Petani GBLA Tanam Mentimun Demi Masa Depan yang Lebih Baik
Gubernur DKI Hadiri Peresmian Gedung Kantor Kejari Jakarta Utara
Fly Over Teluk Lamong Capai Progres Fisik 100%, Masuk Tahap Persiapan Pra-Operasi
Proses Damai Mandek, Tanah Adat Dikerjakan Seenaknya, PT NPR Diduga Mainkan Angka Luas Lahan
Pengangkutan Sampah Diduga Tersendat, Warga Tebet Barat Minta Evaluasi Kinerja Petugas
Meriah dan Penuh Kebersamaan, HUT ke-499 DKI Jakarta di Papanggo Dihadiri Ratusan Warga
Turnamen Bola Basket Wali Kota Cup Antar SMP Tahun 2026 Resmi Di Gelar Di GOR Kota Pasuruan

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:28 WIB

PPTN 2026–2030: Gabungkan Teknologi dan Teologi, Perkuat SDM demi Keadilan Pendidikan di Daerah Terpencil

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:26 WIB

Tak Gentar Terik Matahari, Petani GBLA Tanam Mentimun Demi Masa Depan yang Lebih Baik

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:56 WIB

Gubernur DKI Hadiri Peresmian Gedung Kantor Kejari Jakarta Utara

Senin, 29 Juni 2026 - 18:29 WIB

Fly Over Teluk Lamong Capai Progres Fisik 100%, Masuk Tahap Persiapan Pra-Operasi

Senin, 29 Juni 2026 - 14:15 WIB

Proses Damai Mandek, Tanah Adat Dikerjakan Seenaknya, PT NPR Diduga Mainkan Angka Luas Lahan

Berita Terbaru