Program Makan Bergizi Gratis Dimulai Hari ini di Jakarta Utara, Jepang Tawarkan Kerjasama

- Jurnalis

Senin, 13 Januari 2025 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan di Jakarta Utara pada Senin (13/1/2025). Sebanyak 21.223 peserta didik dari 64 sekolah di wilayah tersebut akan menerima manfaat dari program ini yang disiapkan oleh tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Plt Kepala Dinas Pendidikan Jakarta, Sarjoko, mengonfirmasi bahwa 7 SPPG mulai beroperasi hari ini untuk mendukung pelaksanaan MBG.

Berikut rincian SPPG yang terlibat:

1. SPPG Sagolicious Indonesia Prima Kelapa Gading: Melayani 8 sekolah dengan total 3.081 siswa.

2. SPPG Koja: Melayani 4 sekolah dengan 2.991 siswa.

3. SPPG Koja/Yayasan Megaverse Infiniti Nusantara: Melayani 5 sekolah dengan 2.759 siswa.

4. SPPG Kemang, Jakarta Selatan: Melayani 12 sekolah dengan 3.094 siswa.

5. SPPG Kota Jakarta Timur Ciracas: Melayani 13 sekolah dengan 3.045 siswa.

Baca Juga:  Silahturahmi Temu-ramah pengurus DPD AKPERSI Sumsel dengan Ketua DPD APDESI Sumsel

6. SPPG Khusus Yayasan Peleton Buaran, Jakarta Timur: Melayani 7 sekolah dengan 3.170 siswa.

7. SPPG Yayasan Mora Perkasa Pulogadung Jakarta Timur: Melayani 11 sekolah dengan 3.083 siswa.

“Mulai 6 Januari hingga 13 Januari 2025, total 11 SPPG telah beroperasi, mencakup 105 sekolah dengan 33.277 peserta didik,” ungkap Sarjoko dikutip dalam laman Liputan 6.

Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno bersama Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi, dijadwalkan menghadiri peluncuran MBG di SLB B/C Cahaya Jaya, Kelapa Gading, pada pukul 09.00 WIB.

Kerjasama dengan Jepang Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan minat Jepang untuk berkolaborasi dalam program MBG. Dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, di Istana Bogor pada Sabtu (11/1/2025), Prabowo menyampaikan bahwa Jepang memiliki pengalaman lebih dari 80 tahun dalam menjalankan program serupa.

Baca Juga:  Wonosobo Siapkan 78 Dapur Makan Bergizi Gratis, Target 100 Dapur

“Mereka (Jepang) berminat membantu di bidang makan bergizi, dengan menawarkan pelatihan dan inisiatif lainnya,” ujar Prabowo.

Selain program makan bergizi, Prabowo juga mengundang Jepang untuk bekerja sama dalam berbagai sektor, termasuk pangan, maritim, energi, dan perikanan, sebagai bagian dari upaya industrialisasi dan hilirisasi di Indonesia.

“Kami membuka diri jika Jepang ingin berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi Indonesia ke depan,” tambahnya.

Prabowo menegaskan komitmen pemerintahannya untuk mencapai swasembada pangan dan energi, serta menghilangkan kelaparan di Indonesia dalam lima tahun ke depan.

 

Berita Terkait

Muhammad Ali Puji Semangat Kerja Bakti Penghuni Rusunawa Persakih Tower 6
Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi
Realisasi Utang Negara Hingga Mei 2026 Terukur dan Sesuai Kebutuhan
SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan
Cafe Merkusi Wagir, Destinasi Nongkrong dan Camping Favorit di Kaki Gunung Kawi
Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu
Siang Bolong Nongkrong Diduga Bawa Sajam, Remaja di Utan Panjang Bikin Warga Khawatir
Marulina Dewi Resmi Pimpin Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta, Perkuat Transformasi Digital dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:45 WIB

Muhammad Ali Puji Semangat Kerja Bakti Penghuni Rusunawa Persakih Tower 6

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:31 WIB

Realisasi Utang Negara Hingga Mei 2026 Terukur dan Sesuai Kebutuhan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:22 WIB

SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:27 WIB

Cafe Merkusi Wagir, Destinasi Nongkrong dan Camping Favorit di Kaki Gunung Kawi

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:18 WIB

Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu

Berita Terbaru

Nasional

Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu

Minggu, 7 Jun 2026 - 10:08 WIB