Penjualan Bir Ilegal di Kolong Jembatan Cilincing: Peredaran Diduga Telah Berkoordinasi dengan Pihak Berwajib

- Jurnalis

Rabu, 2 April 2025 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, Teropongrakyat.co – Peredaran minuman beralkohol ilegal kembali mencuat di wilayah Jakarta Utara. Kali ini, penjualan bir tanpa izin ditemukan di bawah kolong jembatan dekat Jl. Kp. Baru, Cilincing, Kecamatan Cilincing. Praktik ilegal ini diduga telah berjalan cukup lama dan menyebar ke berbagai warung di daerah tersebut. Lebih mengejutkan lagi, aktivitas ini disinyalir diduga sudah berkoordinasi dengan pihak berwajib. Rabu, (2/4/2025).

Penjualan Bir Ilegal di Kolong Jembatan Cilincing: Peredaran Diduga Telah Berkoordinasi dengan Pihak Berwajib - Teropong Rakyat

Ancaman Serius bagi Masyarakat dan Pemerintah

Penjualan minuman beralkohol ilegal membawa dampak yang sangat merugikan, baik bagi industri, pemerintah, maupun masyarakat luas. Berikut beberapa risiko utama yang ditimbulkan:

1. Kerugian Ekonomi

Penjualan bir ilegal merugikan produsen resmi yang telah memenuhi regulasi pemerintah.

Negara kehilangan pendapatan dari pajak dan cukai yang seharusnya diperoleh dari penjualan minuman beralkohol berizin.

2. Dampak Kesehatan

Minuman beralkohol ilegal sering kali dicampur dengan bahan berbahaya seperti metanol, yang dapat menyebabkan kebutaan, kerusakan organ, hingga kematian.

Baca Juga:  Disdik DKI Jakarta Terapkan PJJ Sementara Akibat Cuaca Ekstrem hingga 28 Januari 2026

Konsumsi minuman oplosan telah menelan banyak korban jiwa di berbagai daerah di Indonesia.

3. Dampak Moral dan Sosial

Peredaran minuman beralkohol ilegal berkontribusi terhadap meningkatnya angka kriminalitas dan gangguan ketertiban masyarakat.

Pasar gelap alkohol dapat mendorong konsumsi minuman keras yang lebih kuat dan berbahaya, terutama di kalangan remaja dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Kasus kematian akibat minuman keras oplosan di Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Tanpa Perizinan Resmi, Pelaku Terancam Sanksi Hukum

Investigasi awal mengungkap bahwa penjualan bir ilegal di lokasi ini tidak memiliki perizinan yang diwajibkan oleh pemerintah, antara lain:

  • Surat Izin Tempat Usaha Penjualan Minuman Beralkohol (SITU-MB)
  • Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP-MB)
  • Surat Keterangan Penjualan Langsung (SKPL)
  • Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC)

Tanpa dokumen-dokumen tersebut, para pelaku dapat dikenakan sanksi berat sesuai dengan peraturan yang berlaku, yaitu:

Baca Juga:  TAWARKAN PAKET BUKBER ALL YOU CAN EAT KHAS NUSANTARA & TIMUR TENGAH

Pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda hingga Rp 50.000.000 bagi individu yang menjual minuman beralkohol tanpa izin.

Pidana kurungan paling lama 6 bulan dan/atau denda paling banyak Rp 50.000.000 bagi pelaku yang melanggar ketentuan dalam peredaran dan penjualan minuman beralkohol.

Tindakan Tegas Diperlukan

Pihak berwenang diharapkan segera melakukan investigasi mendalam terhadap kasus ini, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan aparat dalam melindungi peredaran bir ilegal ini. Jika terbukti ada oknum yang terlibat, hukuman berat harus diberlakukan untuk menegakkan hukum dan menjaga ketertiban di masyarakat.

Masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada terhadap peredaran minuman beralkohol ilegal dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib. Tanpa penindakan tegas, praktik ilegal semacam ini akan terus berkembang dan mengancam kesehatan serta keselamatan masyarakat luas.

Berita Terkait

Menggemaskan! Anak-Anak BKB PAUD Teratai 05 Sunter Agung Tampil Memukau dalam Pentas Seni dan Pelepasan Siswa 2026
Proyek Besar Diduga Tanpa Izin Muncul Di Depan SD, Warga Marunda Resah
Said Iqbal Sebut Buruh Tak Akan Demo Kenaikan Pertamax, Pakar: Dampaknya Tetap Dirasakan Pekerja
Resmikan Kantor Baru, Lembaga Sahabat Mikutopia Gelar Tasyakuran Kembangkan Wisata Edukasi Jamur dan Berdayakan Warga Desa Tulungrerjo
DPD LSM LIRA Kota Batu Kawal Sidang Ketiga, Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM, Putusan Sela Eksepsi Ditunggu Pekan Depan
Api Melalap Oven Kayu PT Alam Rayu Utama, Damkar Malang Turunkan 4 Unit Pemadam
Polda Metro Jaya Dalami Aliran Dana Hanania Group, Influencer Promosi Umrah Ikut Diperiksa
Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:16 WIB

Menggemaskan! Anak-Anak BKB PAUD Teratai 05 Sunter Agung Tampil Memukau dalam Pentas Seni dan Pelepasan Siswa 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:51 WIB

Proyek Besar Diduga Tanpa Izin Muncul Di Depan SD, Warga Marunda Resah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:07 WIB

Said Iqbal Sebut Buruh Tak Akan Demo Kenaikan Pertamax, Pakar: Dampaknya Tetap Dirasakan Pekerja

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:43 WIB

Resmikan Kantor Baru, Lembaga Sahabat Mikutopia Gelar Tasyakuran Kembangkan Wisata Edukasi Jamur dan Berdayakan Warga Desa Tulungrerjo

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:36 WIB

DPD LSM LIRA Kota Batu Kawal Sidang Ketiga, Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM, Putusan Sela Eksepsi Ditunggu Pekan Depan

Berita Terbaru

TNI – Polri

Koramil 1710-02/Timika Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Minggu, 14 Jun 2026 - 19:09 WIB